Lima perusahaan mendapatkan predikat “sangat bagus” di kelompok perusahaan asuransi umum berpremi bruto Rp100 miliar dengan sampai di bawah Rp250 miliar. Asuransi Sumit Oto yang terdepan, dibuntuti Arthagraha General Insurance dan Pan Pacific Insurance
Manajemen Asuransi Sumit Oto; sempurna di sejumlah aspek
Asuransi Sumit Oto sukses melanjutkan tradisi predikat “sangat bagus” selama tiga tahun (2021-2023) pada rating asuransi umum versi Infobank untuk kelompok asuransi umum berpremi bruto Rp100 miliar hingga di bawah Rp250 miliar. Tak hanya meraih predikat “sangat bagus”, Asuransi Sumit Oto juga menjadi yang terbaik di kelompoknya.
Keberhasilan Asuransi Sumit Oto dalam menjaga predikat “sangat bagus” selama tiga tahun beruntun dan menempati posisi terdepan di rating kali ini tak lepas dari kepiawaian dan kapasitas segenap jajaran manajemen dan karyawan perusahaan dalam menjaga kinerja bisnisnya.
Berdasarkan data rating, perusahaan asuransi umum yang dipimpin Mohammad Haryadi Jayaputra selaku presiden direktur ini tercatat meraih nilai yang baik, bahkan sempurna pada sejumlah aspek penilaian, seperti rasio pencapaian solvabilitas minimum (RBC), likuiditas, beban banding pendapatan premi neto, hasil underwriting banding premi neto, dan perimbangan hasil investasi dengan pendapatan premi neto. Secara keseluruhan, Asuransi Sumit Oto mendapatkan total skor 93,00%.
Asuransi Sumit Oto juga tercatat unggul dalam hal pertumbuhan kinerja. Tahun lalu, perusahaan asuransi umum ini menorehkan pertumbuhan pendapatan premi bruto sebesar 38,81% secara tahunan dari Rp118,39 miliar pada 2022 menjadi Rp164,35 miliar di 2023. Pertumbuhan pendapatan premi bruto itu melampaui rata-rata pertumbuhan pendapatan premi bruto industri asuransi umum nasional yang sebesar 27,18% secara tahunan.
Sementara itu, di sisi laba bersih, Asuransi Sumit Oto mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 22,21% pada 2023 menjadi Rp40,85 miliar dari Rp33,42 miliar pada 2022. Kemudian, dari segi aset, total aset Asuransi Sumit Oto pada 2023 sebesar Rp495,89 miliar, naik 26,94% dari Rp390,64 miliar di 2022.
Selain itu, pertumbuhan jumlah investasinya melampaui rata-rata pertumbuhan industri asuransi umum nasional. Investasinya tumbuh 26,10%, sementara pertumbuhan investasi industri hanya sebesar 22,67%. Sedangkan, untuk modal sendiri Asuransi Sumit Oto tumbuh 17,09%.
Asuransi Sumit Oto adalah salah satu perusahaan asuransi umum nasional yang didirikan pada Oktober 2010. Perusahaan asuransi kerugian ini memperoleh izin usaha di bidang asuransi kerugian dari Menteri Keuangan berdasarkan Surat Keputusan No. KEP-343/KM.10/2011 tanggal 25 April 2011.
Asuransi Sumit Oto memulai kegiatan operasi komersialnya pada 4 Mei 2011. Susunan pemegang sahamnya yaitu PT Summit Investment Indonesia sebanyak 51.000 lembar saham atau setara 51% saham perseroan, PT Asuransi Sinar Mas sebanyak 48.000 lembar saham atau setara 48% saham perseroan, serta Djohan Marzuki sebanyak 1.000 lembar saham atau setara 1% saham perseroan.
Perolehan total skor 87,92% mengantarkan Arthagraha General Insurance meraih predikat “sangat bagus” pada rating kali ini. Raihan total skor itu juga membawa Arthagraha General Insurance duduk di posisi kedua di kelompok industri asuransi umum berpremi bruto Rp100 miliar sampai dengan di bawah Rp250 miliar.
Perusahaan yang dipimpin Herry Kusnadi sebagai presiden direktur ini menorehkan premi bruto Rp197,00 miliar di 2023 atau tumbuh 13,22% dari Rp174 miliar pada 2022. Pertumbuhan premi bruto tersebut mendorong pertumbuhan investasi sebesar 15,06% atau menjadi Rp292,51 miliar dari Rp254,23 miliar di 2022.
Arthagraha General Insurance, yang per 2023 memiliki aset Rp594,08 miliar ini, mencatatkan pertumbuhan modal sendiri sebesar 3,42% menjadi Rp217,50 miliar. Kesehatan keuangan Arthagraha General Insurance terlihat kuat dengan risk based capital (RBC) sebesar 300% dan likuiditas 164%. SW
Perusahaan asuransi umum yang dipimpin Candra Gunawan, Slamet R. Adijuwono, dan Dody Sjachroerodly selaku direktur ini mencatatkan premi bruto senilai Rp134,22 miliar pada 2023, atau tumbuh 70,23% secara tahunan. Pertumbuhan premi bruto itu di atas rata-rata pertumbuhan premi bruto industri asuransi umum yang sebesar 27,18%.
Tahun lalu, pemegang saham perusahaan juga memperkokoh permodalan Pan Pacific Insurance sehingga modal sendiri naik 103,91% menjadi Rp133,68 miliar. Pertumbuhan modal sendiri itu melampaui industri yang sebesar 22,07%. Lalu, asetnya mengembang 19,77% menjadi Rp587,87 miliar.
Predikat “sangat bagus” kembali diraih Asuransi Binagriya Upakara pada rating kali ini. Raihan total skor 84,40% pada rating kali ini tak bisa dipisahkan dari performa kinerja keuangan yang apik di 2023.
Menurut data Biro Riset Infobank (birI), perusahaan asuransi umum yang dipimpin Syamsul Bahri, Mohammad Faiz, dan Heru Wicaksono selaku direktur ini membukukan pendapatan premi bruto Rp246,82 miliar di 2023, naik 0,62% secara tahunan. Sedangkan, laba bersih perusahaan tercatat naik 2,54% menjadi Rp42,61 miliar.
Hasil underwriting Asuransi Binagriya Upakara juga bertumbuh, yaitu sebesar 19,01% ke Rp101,68 miliar pada 2023. Sementara, total asetnya naik 20,21% ke Rp862,56 miliar pada 2023, melampaui pertumbuhan aset rata-rata industri yang sebesar 13,87%. Permo dalannya pun sangat baik dengan RBC 260,89%. SW
Asuransi Bhakti Bhayangkara melengkapi jajaran lima terbaik di kelompok perusahaan asuransi umum berpremi bruto Rp100 miliar sampai dengan di bawah Rp250 miliar. Predikat “sangat bagus” dengan total skor 82,61% berhasil diraihnya di rating kali ini. Tak hanya itu, Asuransi Bhakti Bhayangkara juga sukses mempertahankan predikat “sangat bagus” selama menjadi Rp408,53 miliar, melebihi pertumbuhan aset industri yang sebesar 13,87%. Di pos lainnya, jumlah investasi meningkat 19,85% ke Rp87,08 miliar. Permodalan Asuransi empat tahun berturut-turut (2020-2023). Perusahaan asuransi yang dipimpin Adjar Triadi selaku direktur utama ini mencatatkan pertumbuhan premi bruto 8,36% secara tahunan menjadi Rp222,39 miliar di 2023. Sementara, total asetnya meningkat 32,19% Bhakti Bhayangkara juga sangat kuat. Bisa dilihat dari RBC-nya yang jauh melebihi threshold 120%, yakni sebesar 239,27%. SW
Keberhasilan Asuransi Sumit Oto dalam menjaga predikat “sangat bagus” selama tiga tahun beruntun dan menempati posisi terdepan di rating kali ini tak lepas dari kepiawaian dan kapasitas segenap jajaran manajemen dan karyawan perusahaan dalam menjaga kinerja bisnisnya.