Belum ada produk di keranjang belanja kamu

Urutkan :
Rp 59.000

Infobank Edisi Februari 2020

OJK menjadi sorotan karena dianggap gagal mendeteksi simpul-simpul kerawanan di lembaga keuangan dan tidak mampu menjinakkan “bom” yang meledak dalam skandal Jiwasraya. Survei yang dilakukan CitiAsia terhadap para praktisi di industri jasa keuangan memberikan rapor merah terhadap kinerja OJK. Pengawasan perbankan harus dikembalikan ke BI seperti diusulkan DPR?

Rp 49.500

Infobank Edisi April 2019

Kegiatan bisnis start up company sudah menyeberangi sektor keuangan dan perbankan. Bisnis fintech memelesat dan patut dicermati oleh kalangan perbankan. Bank dan fintech memiliki keunggulan masingmasing. Sejumlah bankir senior sudah memasuki bisnis digital. Pemberantasan fintech P2P ilegal akan menyisakan pemain yang kuat. Apakah bisnis fintech akan memasuki musim gugur seperti yang terjadi di Tiongkok?

Rp 49.500

Infobank Edisi Agustus 2019

Lima tahun sudah industri multifinance mengarungi masa sulit. Kendati tumbuh positif dua tahun terakhir, kinerja sebagian perusahaan pembiayaan remuk dan merugi. Bagaimana masa depan 45 perusahaan pembiayaan yang tahun lalu merugi, dan belasan di antaranya sudah menderita kerugian tiga tahun berturut-turut? Bagaimana nasib kreditur di 16 perusahaan multifinance yang dicabut izinnya sejak 2017? Bagaimana kinerja industri multifinance di 2019?

Rp 49.500

Infobank Edisi Khusus Syariah 2019

Bank konvensional yang menggarap pasar perbankan syariah harus ancang-ancang memisahkan unit usaha syariah (UUS)-nya sampai batas waktu 2023. Separuh bank umum syariah (BUS) kinerjanya masih lemah. Kendati NPF menurun, pembiayaan berkualitas rendah masih tinggi di BUS dengan credit at risk sebesar 14,49%. Mengapa pangsa 5% yang diraih perbankan syariah pada 2013 belum beranjak signifikan dan bagaimana peta perbankan syariah setelah konversi Bank NTB dan pemberlakuan Qanun Aceh? Seperti apa hasil kajian “Rating Institusi Keuangan Syariah Versi Infobank 2019”?

Rp 49.500

Infobank Edisi Oktober 2019

Ketidakpastian ekonomi global berlanjut. Perang dagang ASTiongkok belum berakhir dan perekonomian dunia menuju perlambatan. Pertumbuhan kredit di Indonesia pun masih akan terbatas hingga 2020. Para pengusaha masih harus mengencangkan ikat pinggang dan para bankir mesti berhati-hati melempar kredit, menjaga kualitas aset, serta memperkuat permodalan.

Rp 49.500

Infobank Edisi November 2019

Perbankan Indonesia sudah mem- PHK 38.831 karyawannya selama empat tahun terakhir. Melemahnya ekonomi dan disrupsi teknologi membuat banyak bank kesulitan mencetak pertumbuhan pendapatan yang sejalan dengan peningkatan biaya. Karyawan yang menguasai bidang teknologi digital laku keras. Bank mana paling banyak memangkas jumlah karyawannya? Berapa kenaikan gaji bankir di tengah gelombang pasang PHK?

Rp 49.500

Infobank Edisi September 2019

Kursi direksi dan komisaris perusahaan BUMN kelas “Mercy” yang berkinerja sehat sedang menjadi incaran, seperti halnya kursi menteri yang tengah menjadi incaran partai-partai politik. Mengapa Menteri BUMN ingin melakukan perubahan pengurus BUMN pada masa injury time? Benarkah ada pasar gelap pengurus BUMN dan kursi pengurus BUMN kelas “Mercy” seperti BRI menjadi incaran? Siapa menteri BUMN pengganti Rini Soemarno?

Rp 49.500

Infobank Edisi Juli 2019

Ada 37 bank yang labanya anjlok, delapan di antaranya merugi. Tahun ini pertumbuhan kredit masih terhalang oleh ketatnya likuiditas dan ketidakpastian ekonomi makro akibat perang dagang AS dan Tiongkok. Apa jurus para bankir yang modal banknya makin kuat, tapi ekspansi kreditnya lambat? Transformasi digital dan caplokmencaplok bank masih berlanjut? Bagaimana hasil rating 114 bank umum versi Infobank 2019?

Rp 49.500

Infobank Edisi Juni 2019

Dalam "Rating 127 Asuransi Versi Infobank 2019" yang mengukur kinerja keuangan pada 2018, hanya ada 13 perusahaan asuransi jiwa dan 40 perusahaan asuransi umum yang meraih predikat "sangat bagus". Bagaimana kinerja perusahaan-perusahaan asuransi 2019?

Rp 49.500

Infobank Edisi Mei 2019

Industri perbankan diwarnai gelombang akuisisi dan merger. Bank-bank bermodal kuat sibuk memproduktifkan kapasitas modalnya di tengah lambatnya ekspansi kredit. Bagaimana peta pelayanan prima di tengah maraknya merger dan akuisisi pada era digital? Bank mana yang memiliki pelayanan terbaik menurut Bank Service Excellence Monitor 2019?