Belum ada produk di keranjang belanja kamu

Urutkan :
Rp 59.000

Infobank Edisi Mei 2021

Pasar perbankan ritel Indonesia masih menarik, kendati ditinggalkan Citibank. Banyak bank dari mancanegara yang ahli di corporate banking berlomba masuk ke Indonesia untuk menggarap pasar ritel dengan mencaplok bank lokal yang sudah dekat dengan pasar. Persaingan makin panas dengan hadirnya pesaing baru dengan model bisnis digital. Bagaimana lanskap perbankan ritel ke depan? Mengapa BCA berhasil di retail banking dan mampu melewati masa pandemi dengan baik serta menjadi bank terbaik dalam pelayanan prima? Bagaimana hasil survei “Bank Service Excellence Monitor 2021”?

Rp 0

Infobank Update April 2021 : Awas, Rayuan Gombal Investasi & Fintech Abal-Abal (Free)

Masyarakat harus berhati-hati dalam mencari pendanaan, terutama melalui pinjaman online. Begitu juga dalam memilih tempat-tempat berinvestasi untuk mengembangkan dananya. Sudah banyak orang yang tergiur untung selangit malah buntung. Nilai kerugian akibat investasi ilegal dengan memakai skema piramida di Indonesia telah mencapai Rp114,9 triliun selama 20 tahun terakhir.

Rp 59.000

Infobank Edisi April 2021

Bank-bank konvensional harus memperkuat layanan digital banking-nya. Pasarnya sudah dirambah e-commerce dan fintech yang mencatat pertumbuhan bisnis saat kredit perbankan merosot akibat dampak pandemi. Siapa cepat menggarap pasar 203 juta netizen?

Rp 0

Infobank Update Maret 2021 : Berebut Kendali Bank KB Bukopin (Free)

Di bawah payung besar Kookmin Financial, Bank KB Bukopin optimistis melakukan transformasi. Bosowa Corporindo yang melanggar ketentuan OJK dalam proses penyehatan Bank KB Bukopin sehingga kehilangan kendali sebagai PSP menggugat OJK yang berhasil “menekan” Kookmin untuk menyelamatkan Bank KB Bukopin yang kesulitan pada pertengahan tahun lalu.

Rp 59.000

Infobank Edisi Maret 2021

Setelah merosot 2,41% tahun lalu, kredit perbankan 2021 ditargetkan bisa naik 7% hingga 9%. Mampukah obral stimulus moneter dan fiskal menguatkan permintaan kredit dan menarik dunia usaha keluar dari zona merah akibat pandemi COVID-19? Bank mana siap berlari setelah pandemi berakhir?

Rp 59.000

Infobank Edisi Februari 2021

Industri perbankan syariah menghadapi babak persaingan baru setelah Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan BRI Syariah melebur menjadi Bank Syariah Indonesia. Bagaimana kinerja Bank Muamalat yang sudah dua dekade menghadapi rivalitas dengan Bank Syariah Mandiri? Mengapa pencapaian industri perbankan syariah tidak sesuai dengan potensi pasarnya yang besar? Mampukah BSI menjadi lokomotif untuk meningkatkan market share perbankan syariah, dan bagaimana nasib empat BUS yang modalnya di bawah Rp1 triliun?

Rp 59.000

Infobank Edisi Januari 2021

Hujan NPL belum terjadi pada 2021 karena perpanjangan deadline relaksasi restrukturisasi kredit sampai dengan 2022. Masa ujian para bankir belum usai. Para bankir menghadapi besarnya kredit berkualitas rendah, tantangan konsolidasi, pandemi COVID-19 yang melahirkan budaya baru, serta potensi disfungsi intermediasi pada 2021. Setelah diserbu fintech, kini muncul neo bank atau bank berbasis digital.

Rp 59.000

Infobank Edisi Desember 2020

Bank-bank dituntut memperkuat permodalan ketika aset produktifnya dibayang-bayangi kredit macet dan marginnya menurun sejak sebelum pandemi datang. Bank bermodal cekak yang pemiliknya tak mau menginjeksi modal membutuhkan juru selamat. Bagaimana langkah 59 bank bermodal kurang dari Rp3 triliun, dan 14 bank di antaranya bermodal inti di bawah Rp1 triliun?

Rp 0

The Finance November 2020 (Digital Only)

Tantangan industri jasa keuangan nasional makin berat setelah Indonesia mengalami resesi, terdampak pandemi COVID-19. Industri perbankan relatif baik secara industri. Namun, jika dilihat per individu bank, kewaspadaan harus ditingkatkan. Industri keuangan nonbank juga sedang dalam kondisi yang tak mudah. Meski begitu, setelah memasuki lorong gelap, pasti ada ruang yang terang. Lembaga keuangan mana saja yang mencetak rapor biru dalam tiga tahun terakhir?

Rp 59.000

Infobank Edisi November 2020

Bankir-bankir Bank Mandiri sedang laris manis direkrut Kementerian BUMN. Jebolan Citibank masih bertahan dan penyebarannya digerakkan oleh head hunter dan network mereka. Pergerakan bankir-bankir pelat merah lebih dipengaruhi oleh relasi politik atau orang yang berpengaruh. Mengapa Bank Mandiri yang sukses mendidik bankir-bankir tapi kinerjanya disalip BRI yang bankir-bankirnya low profile? Apa bedanya Mandiri Connection dengan bankir BRI dan apa kabar Geng Niaga?

Rp 59.000

Infobank Edisi Oktober 2020

Fenomena kader dan relawan politik yang berebut kursi pengurus BUMN terus terjadi. Banyak perusahaan pelat merah yang kinerjanya babak belur, di mana ada 44 perusahaan pelat merah menelan kerugian hingga Rp35,78 triliun per Juni 2020. Perombakan pengurus BUMN yang terus berlangsung karena faktor kinerja atau kepentingan dan politik balas budi? Ini rapor perusahaan-perusahaan pelat merah menurut “Rating 118 BUMN Versi Infobank 2020”