When Security Becomes The Greatest Risk In Financial Industry
When Security Becomes The Greatest Risk In Financial Industry
When Security Becomes The Greatest Risk In Financial Industry
Perekonomian nasional masih berhadapan dengan ketidakpastian global dan pelemahan daya beli. Perbankan punya modal besar untuk menyalurkan kredit, setelah likuiditas melonggar, tapi permintaan masih lemah sehingga pertumbuhan kredit agak lambat. Industri asuransi, baik jiwa maupun umum, berada di fase transisi mencari keseimbangan antara inovasi dan proteksi, sedangkan multifinance harus berjuang menjaga kualitas pembiayaan di tengah melambatnya permintaan. Ke depan, seluruh sektor dituntut lebih adaptif demi memperkuat fondasi ekonomi.
Industri BPR tengah menghadapi tekanan berat akibat gejolak ekonomi global dan domestik. Di lain sisi, regulasi yang makin ketat mempersempit ruang gerak BPR yang juga dibayangi oleh meningkatnya angka kredit bermasalah. Meski demikian, dengan penguatan manajemen risiko, digitalisasi, dan dukungan kebijakan yang akomodatif, BPR masih memiliki peluang untuk bertahan sebagai garda terdepan inklusi keuangan rakyat.
Industri BPR tengah menghadapi tekanan berat akibat gejolak ekonomi global dan domestik. Di lain sisi, regulasi yang makin ketat mempersempit ruang gerak BPR yang juga dibayangi oleh meningkatnya angka kredit bermasalah. Meski demikian, dengan penguatan manajemen risiko, digitalisasi, dan dukungan kebijakan yang akomodatif, BPR masih memiliki peluang untuk bertahan sebagai garda terdepan inklusi keuangan rakyat.
Pengembangan teknologi maupun modernisasi core banking system harus disesuaikan juga dengan kebutuhan hingga fokus bisnis dari bank masing-masing
Sektor keuangan dalam negeri dalam kondisi terjaga stabil. Dunia sedang menuju era suku bunga yang lebih rendah, ditandai dengan dimulainya fase cut cycle oleh bank-bank sentral. Peluang bagi sektor keuangan untuk terus tumbuh terbuka lebih lebar, kendati awan mendung dari melemahnya aktivitas perekonomian dunia tampak belum akan segera hilang.
Berdasarkan hasil penghitungan indeks, sebanyak 10 perusahaan mendapat peringkat sangat komunikatif. Kemudian, sebanyak 46 perusahaan mendapatkan peringkat cukup komunikatif. Terakhir, 44 perusahaan mendapatkan peringkat kurang komunikatif.
SDM menjadi salah satu kunci dalam memenangi persaingan di industri perbankan yang semakin ketat. Terkait hal itu, Bank Sumut bertransformasi dalam melakukan pengelolaan SDM.
SDM menjadi salah satu kunci dalam memenangi persaingan di industri perbankan yang semakin ketat. Terkait hal itu, Bank Sumut bertransformasi dalam melakukan pengelolaan SDM.
Bertahan di Era Suku Bunga Tinggi & Dorongan untuk Lebih Sehat. Melemahnya rupiah dan naiknya suku bunga menjadi tantangan bagi industri perbankan, termasuk BPR. Bank-bank rural didorong untuk makin sehat dan kuat agar daya saingnya meningkat sehingga kontribusinya terhadap perekonomian nasional kian besar. Seperti apa hasil rating “The Finance Top 100 BPR 2024”? BPR mana saja yang mampu mencetak pertumbuhan dalam tiga tahun terakhir?
53 Tahun Askrindo: Melesat Pasti, Mengukir Prestasi.
Industri Keuangan meredam Turbulensi Ekonomi yang makin kuat. Kinerja industri keuangan dalam tiga tahun terakhir terbilang baik. Tahun lalu, booming komoditas membawa berkah di tengah fase pemulihan pascapandemi COVID-19. Kini, situasinya sudah berubah. Turbulensi perekonomian global yang makin kuat membuat masa depan terlihat lebih suram daripada sebelumnya.