Belum ada produk di keranjang belanja kamu

PERUSAHAAN ASURANSI UMUM BERPREMI BRUTO RP2,5 TRILIUN KE ATAS

BRI Insurance Cetak Tiga Prestasi Hebat

BRI Insurance menegaskan posisinya sebagai perusahaan asuransi umum terbaik di Indonesia. Dalam rating ini, BRI Insurance, yang kini di kelas elite, meraih predikat “sangat bagus” dan duduk di peringkat pertama. Setelahnya, menyusul Asuransi Astra Buana dan Asuransi Wahana Tata

Oleh Ari Nugroho
Direksi BRI Insurance; tumbuh mengesankan

Direksi BRI Insurance; tumbuh mengesankan

 

KELOMPOK perusahaan asuransi umum raksasa atau berpremi bruto Rp2,5 triliun ke atas dihuni oleh sembilan perusahaan. Enam perusahaan berhasil meraih predikat “sangat bagus” karena kinerjanya cemerlang di 2023. BRI Asuransi Indonesia yang juga dikenal sebagai BRI Insurance (BRINS) memimpin di kelompok ini.

Di rating asuransi 2024 ini, dalam catatan Infobank, BRI Insurance, yang dipimpin R. Budi Legowo sebagai Direktur Utama, sekurangnya berhasil mengukir tiga prestasi. Pertama, BRI Insurance mampu mencatatkan jumlah pendapatan premi sebesar Rp3,30 triliun atau tumbuh sebesar 26,60% dibandingkan tahun 2022 yang sebesar Rp2,60 triliun.

Berdasarkan data rating, BRI Insurance mendapat total skor 93,00%. Karenanya, perusahaan asuransi umum yang merupakan bagian dari BRI Group ini berhak meraih predikat “sangat bagus”. Nah, dengan didapatnya predikat prestisius itu, artinya, di tahun ini, BRI Insurance berhasil mencatatkan namanya sebagai perusahaan asuransi umum berpredikat “sangat bagus” selama 15 tahun berturut-turut. Top!

Ketiga, sebagai “pendatang baru” di kelas elite, BRI Insurance langsung menunjukkan kelasnya sebagai salah satu perusahaan asuransi umum terbaik di Indonesia. Hal itu ditandai dengan keberhasilannya duduk di peringkat pertama. BRI Insurance mampu mengungguli perusahaan-perusahaan asuransi umum raksasa lainnya.

Dalam rating ini, dari 12 aspek penilaian, BRI Insurance meraih skor sempurna di 11 aspek, yakni rasio pencapaian solvabilitas minimum (RBC), likuiditas, investasi plus aset lancar banding total aset, rasio kecukupan investasi, pertumbuhan premi bruto, pertumbuhan modal sendiri, beban banding pendapatan premi neto, hasil underwriting banding premi neto, perimbangan hasil investasi dengan pendapatan premi neto, laba sebelum pajak banding rata-rata modal sendiri, dan laba komprehensif banding rata-rata modal sendiri. Sedangkan, untuk satu aspek penilaian lainnya, yakni premi retensi sendiri banding modal sendiri, nilai yang didapat BRI Insurance terbilang cukup baik.

Prestasi gemilang yang dicapai BRI Insurance di rating kali ini tak lepas dari kinerjanya yang apik tahun lalu. Menurut data Biro Riset Infobank (birI) di tahun 2023 BRI Insurance mampu menggenjot bisnisnya dengan optimal. Jumlah pendapatan premi sebesar Rp3,30 triliun. Di sisi profitabilitas, menutup 2023 BRI Insurance membukukan laba bersih Rp483,09 miliar atau tumbuh 29,25% dari Rp373,77 miliar di tahun 2022.

Lebih jauh, bisnis BRI Insurance yang moncer di tahun lalu juga menunjukkan komitmen perusahaan asuransi umum ini dalam berkontribusi menjaga ketahanan sekaligus pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan baik. Dalam peta industri perasuransian nasional, BRI Insurance merupakan perusahaan asuransi umum yang senantiasa mencapai pertumbuhan di atas rata-rata pertumbuhan industri. Perusahaan yang pada April 2024

lalu genap berusia 35 tahun ini berupaya untuk mewujudkan aspirasinya untuk menjadi perusahaan yang secure dan focus pada pertumbuhan jangka panjang yang kuat dan sehat.

“Sejalan dengan aspirasi pemegang saham, BRI Insurance melalui transformasi kultur dan digital memiliki komitmen untuk dapat memberikan pelayanan terbaik dalam memberikan solusi perlindungan terhadap seluruh stakeholder. BRI Insurance bertekad untuk menjadi perusahaan asuransi umum terbaik di kelasnya dengan fokus pada bisnis mikro dan ritel, pengembangan teknologi yang unggul, serta berorientasi pada layanan pelanggan,”

R. Budi Legowo, Direktur Utama BRI Insurance.

“BRI Insurance bertekad untuk menjadi perusahaan asuransi umum terbaik di kelasnya dengan fokus pada bisnis mikro dan ritel, pengembangan teknologi yang unggul, serta berorientasi pada layanan pelanggan,” tambah Budi Legowo.

Untuk merealisasikan aspirasi tersebut, BRI Insurance mengandalkan bisnis yang berpilar pada bisnis mikro, ritel, wholesale, dan syariah. Empat pilar ini sebagai dasar pengembangan bisnis dan penentuan langkah strategis dengan diversifikasi saluran distribusi, baik konvensional maupun digital. Hal ini ditopang oleh kualitas produk dan layanan, optimalisasi dan digitalisasi proses bisnis, budaya kepatuhan dan pengelolaan eksposur risiko, kompetensi dan kinerja pekerja, dan implementasi budaya kerja yang sesuai dengan nilai-nilai perusahaan.

Budi Legowo menegaskan, BRI Insurance juga melakukan diversifikasi sumber bisnis serta digitalisasi bisnis dengan tetap menerapkan risk management dan tata kelola perusahaan yang baik. Perluasan penjualan produk ritel melalui channel digital diakselerasi dengan membuat ekosistem yang terintegrasi dengan insurtech. BRI Insurance membuka pintu lebar-lebar untuk kolaborasi bisnis yang mendukung keberhasilan bersama.

Untuk menjaga loyalitas nasabah dengan standardisasi layanan yang optimal, BRI Insurance secara terukur melakukan peningkatan kualitas pelayanan, kualitas produk, serta kompetensi sumber daya manusia (SDM) yang unggul dalam inovasi dan kompetensi. Perwujudan dari komitmen ini adalah transformasi proses bisnis dan budaya.

“Dengan strategi ini, kami yakin, BRI Insurance dapat tumbuh secara berkelanjutan dengan meningkatkan market share industri serta menjadi perusahaan yang sehat dan mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada seluruh stakeholder,” tukas Budi Legowo.

Kinerja ciamik BRI Insurance di 2023 berlanjut hingga awal 2024, Itu tercermin dari kinerjanya yang tumbuh solid. Pada triwulan pertama tahun ini, BRI Insurance mampu mencatatkan pendapatan premi bruto sebesar Rp1.02 triliun atau tumbuh sebesar 40,49% dibandingkan dengan triwulan pertama 2023 yang sebesar Rp724 miliar.

Pertumbuhan premi bruto di triwulan pertama didukung juga dengan keberhasilan BRI Insurance untuk kinerjanya, yang ditandai dengan sejumlah prestasi berupa berbagai penghargaan penting, baik di bidang utamanya yakni industri asuransi maupun untuk kegiatan sosial dan lingkungan.

Tercatat, sepanjang triwulan pertama 2024, setidaknya lebih dari enam penghargaan bergengsi telah diraih BRI Insurance. Penghargaan tersebut berasal dari berbagai lembaga maupun organisasi dan media massa tingkat nasional yang dianggap kredibel. Sebut saja sebagai Best Public Relation in Expanding Market Segmentation Through Product Innovation and Distribution Channel Optimization (Category General Insurance) dari Warta Ekonomi; Perusahaan Pembayar Zakat Terbaik BAZNAS RI 2024 dari Baznas; Indonesia Excellence Good Corporate Governance Ethics in Strategy Implementation to Increase Performance Growth (Category General Insurance) dari Warta Ekonomi; Terbaik II Kategori Program Perusahaan Pengembangan UMKM Anak Perusahaan BUMN dari BUMN Track Best CEO in Developing Performance Driven Culture - R. Budi Legowo dari BUMN Track; dan terakhir sebagai Indonesia Best 50 CEO 2024 In General Insurance Category “Employees’ Choice” dari The Iconomic.

Sederet prestasi itu menjadi bukti nyata bahwa BRI Insurance mampu menunjukkan kinerjanya dengan sangat baik di awal 2024, khususnya di industri asuransi kerugian nasional. Capaian-capaian itu tentu tak terlepas dari kontribusi insan BRI Insurance melalui kinerja dan budaya kerja yang baik serta kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan BRI Insurance selama ini.

Ditegaskan Fenti Octaviani, Vice President Corporate Secretary BRI Insurance, untuk mencapai keberhasilan yang optimal, berbagai upaya akan terus dilakukan BRI Insurance. Baik dari sisi pelayanan terhadap nasabah maupun dari sisi culture transformasi di internal yang selaras dengan semangat BRI Group.

“Mewakili apa yang sedang dilakukan manajemen, tahun ini dan ke depannya, BRI Insurance akan terus melakukan pembenahan dalam layanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atas proteksi aset dan diri dari BRI Insurance,” terang Fenti.

Selain itu, Fenti menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder atas kepercayaan yang telah diberikan kepada BRI Insurance sehingga capaian dan prestasi tersebut dapat dijadikan semangat dalam memberikan pelayanan terbaik.

Di lain sisi, sebagai upaya dalam menciptakan portofolio bisnis yang tumbuh sehat dan berkelanjutan, di 2024 ini, BRI Insurance mengusung tema tahunan “Strengthening Interconnected Business to Drive Sustainability with Business Diversification and Partnership”. Tema itu diterjemahkan dengan komitmen BRI Insurance untuk selalu meningkatkan kinerja yang lebih baik serta memberikan pelayanan yang terbaik bagi nasabah dengan cara berkolaborasi, baik di dalam BRI Group maupun mitra bisnis lainnya dalam meningkatkan customer engagement yang mampu menghasilkan value dan manfaat dari BRI Insurance sebagai mitra tepercaya yang andal untuk solusi perlindungan.

 

CHRISTIAN Wirawan Wanandi, Presiden Direktur Asuransi Wahana Tata (Aswata) dan jajarannya pantas berbangga hati kala menutup 2023. Pasalnya, rapor kinerja keuangannya tertulis dengan tinta emas. Aswata berhasil meraih pertumbuhan kinerja yang mengesankan. Atas capaian itu, Aswata berhak menerima predikat “sangat bagus” dalam rating asuransi tahun ini, dengan total skor 91,17%. Menurut Biro Riset Infobank (birI), di akhir 2023, Aswata membukukan pendapatan premi bruto Rp2,68 triliun atau tumbuh 13,34% secara tahunan, dengan laba bersih Rp214,96 miliar atau naik 42,32%. Ar


ASURANSI Tugu Pratama Indonesia (Tugu Insurance) kembali meraih predikat “sangat bagus” dalam rating asuransi versi Infobank, untuk penerbitan 2024. Predikat itu diberikan karena kinerja perusahaan asuransi umum yang dipimpin Tatang Nurhidayat sebagai presiden direktur ini gemilang di tahun lalu. Tugu Insurance pun mencatatkan namanya sebagai perusahaan asuransi umum berpredikat “sangat bagus” selama 13 tahun berturut-turut. Di akhir 2023, Tugu Insurance berpremi bruto Rp4,69 triliun atau tumbuh 24,63%. Adapun laba bersihnya Rp1,56 triliun atau memelesat 213,38% secara tahunan. Ar

ASURANSI Sinar Mas, yang dipimpin Howen Widjaja sebagai direktur utama, membukukan pendapatan premi bruto Rp8,28 triliun di 2023 atau tumbuh 13,64% secara tahunan. Secara absolut, premi bruto Asuransi Sinar Mas merupakan yang terbesar dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan asuransi umum lainnya. Di rating ini, Asuransi Sinar Mas meraih predikat “sangat bagus” dengan total skor 90,76%. Dari sisi penilaian rating, Asuransi Sinar Mas tampak unggul di sejumlah aspek, seperti beban banding pendapatan premi neto dan perimbangan hasil investasi dengan pendapatan premi neto. Ar

PREDIKAT “sangat bagus” kembali diraih Asuransi Central Asia (ACA). Penopangnya ialah kinerja keuangan yang tumbuh solid di 2023. Tahun lalu, perusahaan asuransi umum yang dipimpin Juliati Boddhiya sebagai direktur utama ini mencetak laba Rp409,87 miliar atau tumbuh 13,76%. Pendapatan premi bruto yang mengembang 30,96% atau menjadi Rp3,99 triliun adalah salah satu faktor pendorong pertumbuhan laba. Pertumbuhan premi bruto ACA menjadi salah satu yang tertinggi di kelas elite atau kelompok perusahaan asuransi umum raksasa ini, sekaligus di atas industri yang tercatat 27,18%. Ar

Lanjut baca artikel

Rekomendasi Terbaik

Mulai Berlangganan
Premium Infobank Digital

  • Akses ke Semua Artikel dari Semua Edisi Majalah Infobank

  • Baca Artikel & Majalah Tanpa Iklan

  • Kemudahan Akses di Berbagai Perangkat Web & Mobile

MULAI LANGGANAN

Beli majalah
Infobank Edisi Juli 2024

Rp 65.000

BELI