Pemimpin yang ingin memastikan kelangsungan bisnis perusahaan untuk jangka panjang harus mengadopsi pendekatan kepemimpinan yang transformasional dan memberi kesempatan kepada generasi penerus untuk berkembang. Forum Top 200 Future Leaders ini adalah gambaran dari pemimpin pemimpin muda di sektor keuangan dan BUMN.
Proses suksesi dalam sebuah perusahaan tidak hanya penting untuk menjaga kelangsungan organisasi atau perusahaan, tapi juga merupakan langkah strategis dalam memastikan keberlanjutan visi, misi, dan nilai-nilai dari perusahaan itu. Pemimpin yang efektif harus mampu menciptakan suksesor dari generasi di bawahnya.
Suksesi yang terencana dengan baik akan membuat transisi kepemimpinan berjalan lancar, mengurangi risiko, dan menjaga stabilitas bisnis. Suksesi kepemimpinan yang berhasil adalah buah dari persiapan yang matang dan dukungan yang berkelanjutan dari pemimpin saat ini. Menciptakan suksesor bukan hanya soal menyiapkan individu yang memiliki keterampilan teknis dan manajerial, tapi juga tentang membangun karakter dan budaya yang sejalan dengan visi perusahaan.
Berkaitan dengan itu, banyak perusahaan di Indonesia telah menciptakan pola regenerasi kepemimpinan yang baik. Buktinya, banyak generasi muda yang sudah menduduki level top dan menengah di berbagai perusahaan.
Kali ini, Infobank merilis laporan khusus bertajuk “The Top 200 Future Leaders Under 50 in Financial Sectors & SOE 2024”. Kajian ini berisi kumpulan (forum) leaders, yang saat ini bertugas sebagai direksi dan senior executive vice president (SEVP) di perusahaannya masing-masing. Usianya harus di bawah 50 tahun per 2024 ini. Khusus untuk jabatan SEVP, hanya diambil dari 10 bank terbesar.
Kelompok perusahaan yang dilibatkan dalam laporan ini adalah perbankan, asuransi jiwa, asuransi umum, multifinance, badan usaha milik negara (BUMN), dan perusahaan lain yang terkait dengan sektor keuangan. Sedangkan, bahan baku data masing-masing figur bersumber dari laporan tahunan 2023 masing-masing perusahaan dan website perusahaan. Data yang terkum pul[1]kan kemudian di-update atau divalidasi kembali oleh Biro Riset Info bank (birI), terakhir dilakukan per 25 Oktober 2024. Mengingat adanya keterba tasan, termasuk keterbatasan halaman pada Majalah Infobank, Dewan Redaksi Infobank memutuskan, penerbitan laporan “The Top 200 Future Leaders Under 50 in Financial Sectors & SOE 2024” hanya menampilkan 200 figur. Sebetulnya, figur direksi dan SEVP yang berusia di bawah 50 tahun, yang datanya dapat dikumpulkan Biro Riset Infobank, jumlahnya lebih dari 200 orang.
Selain itu, terjadi juga dalam satu perusahaan, ada lebih dari satu direksi atau SEVP yang usianya di bawah 50 tahun, tapi Infobank hanya menampilkan satu atau dua figur sebagai perwakilan. Ini dilakukan untuk memberi kesempatan kepada figur-figur dari perusahaan lain untuk bisa masuk dalam kumpulan Top 200 Future Leaders ini.
Ada sejumlah kriteria yang membuat seorang leader bisa masuk dalam kumpulan Top 200 Future Leaders ini (lihat boks: Ringkasan Kriteria). Sekali lagi, “The Top 200 Future Leaders Under 50 in Financial Sectors & SOE 2024” versi Infobank ini adalah forum atau kumpulan leaders berusia di bawah 50 tahun pilihan Infobank. Forum ini tidak dibuat untuk mengatakan bahwa leader yang satu lebih baik daripada leader yang lain, terutama para leaders yang tidak masuk dalam kumpulan ini. Infobank menyadari bahwa setiap figur pemimpin muda – meski tidak masuk dalam forum ini – adalah figur-figur terbaik dan pilihan. Untuk mengakses Top 200 Future Leaders 2024 dapat di akses melalui Majalah Infobank Edisi November 2024 di https://www.infobankstore.com/magazine/detail/2024/1186/infobank-edisi-november-2024
Suksesi yang terencana dengan baik akan membuat transisi kepemimpinan berjalan lancar, mengurangi risiko, dan menjaga stabilitas bisnis. Suksesi kepemimpinan yang berhasil adalah buah dari persiapan yang matang dan dukungan yang berkelanjutan dari pemimpin saat ini. Menciptakan suksesor bukan hanya soal menyiapkan individu yang memiliki keterampilan teknis dan manajerial, tapi juga tentang membangun karakter dan budaya yang sejalan dengan visi perusahaan.