Belum ada produk di keranjang belanja kamu

NOBU National Bank

Momentum Lompatan Bank Nobu: Rebut Market KPR & Pengembangan QRIS di Tengah Badai Pandemi

PT bank Nationalnobu Tbk (Bank Nobu) saat ini menjadi salah satu pemain besar yang mulai mendominasi pasar pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR) dan pangsa pasar merchant QRIS.

Oleh RAL

Dalam beberapa tahun terakhir, Bank Nobu secara konsisten telah berhasil meningkatkan jumlah penyaluran kreditnya. Di akhir September 2024, Bank Nobu telah menyalurkan kredit hingga Rp. 18,08 triliun. Jumlah tersebut terus bertumbuh dibandingkan tahun­-tahun sebelumnya, di mana di akhir 2023 mencatat Rp15,13 triliun, dan pada akhir 2022 sebesar Rp12,33 triliun.

Pertumbuhan kredit membuat aset Bank Nobu ikut menggembung dengan kenaikan menjadi 28,7% secara tahunan (yoy) atau menjadi sekitar Rp31,94 triliun di akhir September 2024.

Jika melihat ke belakang, keberhasilan Bank Nobu dalam mendongkrak bisnisnya tak lain berkat strategi perusahaan yang justru melakukan ekspansi semasa pandemi Covid­-19.

Direktur Utama Bank Nobu, Suhaimin Johan, mengungkapkan, pandemi Covid-­19 telah memukul mata rantai industri dan sendi­ekonomi nasional, namun momen tersebut justru menjadi kekuatan bagi Bank Nobu untuk bangkit dan mencatatkan pertumbuhan.

Di masa pandemi, perusahaan tetap gigih untuk menggenjot kinerjanya. Salah satunya dengan mendorong produktivitas karyawan dan mengoptimalkan work from office (WFO). Momentum itu digunakan karyawan untuk lebih dekat menyapa dan melayani nasabah meski melalui sarana elektronik. Hal sederhana seperti itu menuai hasil yang baik, sehingga membuat nasabah menjadi semakin loyal.

“Semua karyawan berkomitmen mengoptimalkan WFO. Kami justru punya speed yang lebih tinggi. Pada waktu itu kami tetap mengikuti ketentuan batas WFO dan tentunya tetap menjaga protokol kesehatan,” ujarnya kepada Infobank.

Di waktu yang sama, ketika semua bank besar sibuk melakukan restrukturisasi kredit dan memperketat likuiditas, Bank Nobu mengambil celah untuk mengakselerasi pembiayaan KPR. Kebetulan di saat yang sama, permintaan terhadap landed houses di waktu itu meningkat signifikan, ditambah lagi banyak dari developer yang membuka proyek hunian baru.

“Kami mendapatkan lonjakan sales waktu pandemi Covid di tahun 2020. Saat itu semua bank, terutama bank besar yang menguasai pasar KPR sedang konsolidasi dengan kondisi pandemic dan restrukturisasi,” sambungnya.

Menurut Suhaimin, derasnya permintaan KPR disebabkan adanya perubahan pada pola konsumsi dan gaya hidup masyarakat yang seketika bergeser di masa pandemi akibat aturan pembatasan sosial. Banyak Momentum Lompatan Bank Nobu: Rebut Market KPR & Pengembangan QRIS di Tengah Badai Pandemi PT bank Nationalnobu Tbk (Bank Nobu) saat ini menjadi salah satu pemain besar yang mulai mendominasi pasar pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR) dan pangsa pasar merchant QRIS. Keluarga muda yang membutuhkan landed house dengan ukuran yang lebih besar sebagai pengganti apartemen atau rumah pertama mereka untuk dapat bekerja dari rumah (WFH) dan anak—anaknya bersekolah daring (online).

Tidak sedikit pula dari keluarga muda yang biasanya menggunakan uang untuk berlibur, kemudian memutuskan untuk membeli rumah lantaran destinasi wisata yang mereka tuju ditutup sehingga mereka mengalokasikan uang tersebut untuk DP pembelian rumah.

“Kami pun makin dipercaya oleh developer karena memiliki komitmen tinggi dimana meski pandemi kami dapat memberikan pelayanan yang cepat bagi konsumen. Layanan berkualitas dan hubungan baik ini kami jaga dan pertahankan hingga saat ini, dan atas kepercayaan tersebut kini kami telah memiliki hampir 100 project seluruh Indonesia,” terangnya.

Selain KPR, Bank Nobu juga berhasil memanfaatkan momentum pandemi Covid­-19 untuk mendorong pengenalan QRIS (QR Code Indonesian Standard) sebagai solusi metode pembayaran yang paling aman saat itu. Dengan strategi komunikasi yang mudah dipahami dan implementasi yang efisien dengan menggunakan QRIS Static, para pelaku UMKM dapat bangkit kembali karena konsumen bisa bertransaksi tanpa uang tunai. 

Kini Bank Nobu mendulang kesuksesan di bisnis merchant QRIS sebagai buah kerja keras yang dilakukan di masa pandemic dulu. Dengan membangun interlink antara pelaku UMKM dan masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, layanan QRIS sekarang telah dinikmati masyarakat melalui berbagai platform dan di berbagai sektor (F&B, komunikasi, transportasi, services, parkir, logistik, ecommerce, vending machine, game, iuran, dsb), dengan usage yang terus meningkat. RAL

Pertumbuhan kredit membuat aset Bank Nobu ikut menggembung dengan kenaikan menjadi 28,7% secara tahunan (yoy) atau menjadi sekitar Rp31,94 triliun di akhir September 2024.

Lanjut baca artikel

Rekomendasi Terbaik

Mulai Berlangganan
Premium Infobank Digital

  • Akses ke Semua Artikel dari Semua Edisi Majalah Infobank

  • Baca Artikel & Majalah Tanpa Iklan

  • Kemudahan Akses di Berbagai Perangkat Web & Mobile

MULAI LANGGANAN

Beli majalah
Infobank Edisi November 2024

Rp 65.000

BELI