Bank Sumsel Babel tetap mengukir pertumbuhan yang solid di tengah banyaknya Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang mencatatkan kinerja kurang menggembirakan. Semuanya itu tak lepas dari andil besar seorang Sang Navigator, Achmad Syamsudin.
Achmad Syamsudin, Direktur Utama Bank Sumsel
Kemampuan Achmad Syamsudin dalam mengelola korporasi secara strategis sudah tidak diragukan lagi. Bankir yang dikenal murah senyum dan bersahaja ini telah sukses mendongkrak kinerja bank selama beberapa tahun terakhir, bahkan saat semua industri berada dalam situasi krisis.
Berkat capaiannya itu di tahun ini Achmad Syamsudin kembali menyabet penghargaan leader terbaik “TOP 100 CEO 2024” dari Majalah Infobank.
Sejak ditunjuk menjadi Direktur Utama pada lima tahun lalu, Achmad Syamsudin telah membuktikan kapasitasnya sebagai seorang leader yang transformatif dan digitalized. Bank Sumsel Babel menjalankan program transformasi di tiga bidang. Pertama transformasi proses bisnis yang dilakukan dengan membangun ekosistem bisnis, utamanya menjadikan ekosistem pemerintah daerah sebagai core system. Kedua, transformasi sistem dengan membentuk program digitalisasi sesuai roadmap digitalisasi yang telah disiapkan. Ketiga, transformasi people, utamanya melalui internalisasi digital culture bagi BSBnian (sebutan untuk insan BSB).
Achmad Syamsudin ingin membawa Bank Sumsel Babel berdiri adaptif dengan mengedepankan layanan dengan aksesibilitas yang mudah, inovatif dan kekinian.
Berbagai inovasi yang ditelurkan itu mulai dari atur pada layanan e-banking yang selalu up to date seperti virtual account, Open API, layanan pembukaan rekening melalui Aplikasi/ Opening Account Via Mobile Apps, dan BI-Fast pada Mobile Banking.
Ditambah, dengan adanya atur dan fasilitas unggulan seperti RDN online dan QRIS yang memberikan kemudahan dalam bertransaksi. Kehadiran QRIS di layanan e-banking membantu nasabah saat membutuhkan pembayaran digital yang cepat dan aman. Bank juga tetap menghadirkan layanan asik yang dapat dijangkau oleh para nasabahnya hingga ke pelosok.
Gagasan kekinian itu merupakan bukti bahwa Achmad Syamsudin serius dalam memberikan pelayanan prima dan nilai tambah bagi pemegang saham dan para pelanggan.
Sebagai seorang leader, Achmad Syamsudin menjadi agen perubahan yang mampu membangun kerja sama tim dengan baik. Ia juga memiliki ieksibilitas untuk memecahkan masalah.
Alhasil, di bawah tangan dingin Achmad Syamsudin, Bank Sumsel Babel mencatatkan kinerja yang tangguh dan stabil hingga kuartal III 2024. Hal ini dapat diamati dari total aset yang dimiliki Bank Sumsel Babel di mana meningkat sebesar 7,5% menjadi Rp38,56 triliun secara tahunan (year on year/yoy), dari posisi September 2022 yang sebesar Rp35,87 triliun.
Kenaikan aset ditopang oleh menguatnya himpunan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 8,6% atau menjadi Rp9,80 triliun, dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yakni Rp9,02 triliun. Lalu, deposito Bank Sumsel Babel juga naik tipis 2,4% menjadi Rp9,66 triliun dari yang sebelumnya Rp9,43 triliun.
Capaian itu menandakan kepercayaan yang terus meningkat dari para nasabah serta peningkatan kapabilitas dalam mengelola dan mengalokasikan sumber daya secara efsien.
Sebagai komitmen mendukung sektor ekonomi lokal, terutama UMKM, Bank Sumsel Babel secara konsisten terus meningkatkan penetrasi kredit dengan tetap memerhatikan prinsip kehati-hatian.
Hal ini tecermin dari pertumbuhan kredit di kuartal III 2024 sebesar 3,70% atau mencapai Rp21,85 triliun, dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp21,07 triliun. Demikian halnya dengan pembiayaan syariah yang turut naik 5,7% menjadi Rp2,41 triliun dari yang sebelumnya hanya Rp2,28 triliun di September 2022.
Kredit yang mengalir cukup deras tersebut berimplikasi positif pada laba bersih perusahaan. Di kuartal III 2024, Bank Sumsel Babel sukses mengantongi laba tahun berjalan sebesar Rp430,21 miliar yang ditopang oleh pendapatan bunga bersih sebesar Rp1,75 triliun.
Selanjutnya, dari sisi rasio penting perusahaan, Bank Sumsel Babel tercatat masih tetap efsien, di mana rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BO/PO) 79,31%. Untuk rasio pro?tabilitas, mencatatkan pertumbuhan tingkat pengembalian aset (return on asset/ROA) yang di level 1,98% dan tingkat pengembalian ekuitas (return on equity/ROE) sebesar 13,03%.
Berkat capaiannya itu di tahun ini Achmad Syamsudin kembali menyabet penghargaan leader terbaik “TOP 100 CEO 2024” dari Majalah Infobank.