Eric Nemitz yang saat ini menjabat sebagai Presiden Direktur ompo Insurance memiliki segudang pengalaman di dunia profesional. Kecintaannya pada budaya Jepang menjadi awal perjalanan kariernya.
Eric Nemitz
Sosok Eric Nemitz bukanlah orang baru di industri asuransi. Pria berkebangsaan Jerman ini telah berkecimpung di industri asuransi selama 24 tahun, baik di Indonesia maupun luar negeri. Di Indonesia, Eric tercatat sudah memulai kariernya di Bumi Nusantara sejak 2009. Kala itu, ia diberikan kepercayaan untuk mengemban amanah sebagai Head of Target Operating Model Allianz Life selama delapan bulan, yakni dari Mei sampai Desember 2009.
Setelah mengemban tugas sebagai Head of Target Operating Model, pria lulusan jurusan Japanese Studies dari HumboldtUniversitat zu Berlin ini kemudian dipercaya untuk mengemban tugas sebagai Chief Operation Officer (COO) Allianz Utama Indonesia sejak 2010 hingga 2015, sebelum akhirnya bergabung ke PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Insurance) di tahun 2015 dengan posisi yang sama yakni Chief Operation Officer.
Kinerjanya yang apik selama menjabat sebagai COO di Sompo Insurance lalu mengantarkannya ke posisi Chief Executive Officer (CEO) atau Presiden Direktur Sompo Insurance pada 2018. Terhitung sejak 1 April 2018, Eric resmi diangkat sebagai CEO Sompo Insurance, jabatan yang ia terus emban sampai sekarang.
Ditemui Infobank belum lama ini, Eric menceritakan bahwa perjalanan kariernya di industri asuransi adalah suatu rencana yang tak disengaja. Saat di sekolah menengah, ia ingin menjadi arkeolog. Saat di sekolah menengah itu jugalah, ia lalu jatuh cinta terhadap segala hal yang berhubungan dengan Jepang.
“Oleh karenanya, saya memutuskan untuk belajar Japanese Science di Jerman, dan lalu saya belajar hukum di Jepang,” ucap Eric.
Ia mengungkapkan bahwa bergabungnya ia pertama kali ke industri asuransi di Jerman diawali oleh niatnya untuk bekerja di perusahaan Jepang. Kariernya pada perusahaan asuransi milik Jepang di Jerman diawali di departemen penjualan.
“Dan perlahan, saya mengerti betapa pentingnya asuransi. Karena setiap gedung, setiap kendaraan, setiap individu, segalanya dalam beberapa level, terhubung dengan asuransi,” jelas Eric.
Hal yang membuat asuransi tambah menarik bagi Eric adalah bagaimana konsep asuransi sesungguhnya telah eksis sejak lebih dari 4.000 tahun yang lalu.
“Itu adalah perasaan yang menyenangkan mengetahui bahwa kita dan perusahaan asuransi lain bisa benar bagi sesama, baik itu untuk individual dan korporasi,” paparnya.
Kinerja yang Ciamik
Laba bersih setelah pajak PT Sompo Insurance Indonesia (SII) melonjak 33,50 persen year on year (yoy), dari Rp66,98 miliar per September 2023 menjadi Rp89,42 miliar per September 2024.
Dikutip dari laporan keuangan perseroan, premi penutupan langsung SII per September 2024 Rp2,24 triliun, naik 13,12 persen yoy jika dibandingkan dengan premi penutupan langsung per September 2023 yang sebesar Rp1,98 triliun.
Dari sisi rasio solvabilitas, risk based capital (RBC) Sompo Insurance Indonesia per September 2024 tercatat sebesar 224,57 persen. Jauh di atas threshold yang ditetapkan regulator yakni sebesar 120 persen. Sedangkan rasio kecukupan investasi perseroan per September 2024 sebesar 172,31 persen.
Eric menjelaskan, tantangan yang dihadapi pihaknya adalah bagaimana membuat layanan Sompo Insurance tetap relevan dengan kebutuhan konsumen yang selalu dinamis mengikuti perkembangan zaman.
Berdasarkan landasan itu pula, pihaknya telah memakai teknologi artificial intelligence (AI) di sisi back office untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi operasional perusahaan. Namun, di satu sisi, tetap mengedepankan human touch pada sisi layanannya.
“Kita mencoba untuk menyelaraskan SDM kita dengan digitalisasi, yakni berinovasi untuk support di back office sehingga dengan kemudahan teknologi kita bisa bekerja lebih efisien dan akurat,” tukas pria yang menerima penghargaan Infobank Top 100 CEO 2024 ini.
Setelah mengemban tugas sebagai Head of Target Operating Model, pria lulusan jurusan Japanese Studies dari HumboldtUniversitat zu Berlin ini kemudian dipercaya untuk mengemban tugas sebagai Chief Operation Officer (COO) Allianz Utama Indonesia sejak 2010 hingga 2015, sebelum akhirnya bergabung ke PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Insurance) di tahun 2015 dengan posisi yang sama yakni Chief Operation Officer.