Belum ada produk di keranjang belanja kamu

LEADERSHIP & SPIRITUALISME di Balik Peci Hitam “Paduka”

Leader satu ini telah mengukir karier cemerlang di industri asuransi umum selama hampir tiga dekade. Ia meniti karier dari bawah dan selalu menegakkan integritas sebagai prinsip utama sebagai profesional. Dia yakin, menjaga hak dan kejujuran adalah kunci kesuksesan dan kehormatan dalam hidup.

Oleh Infobank
BUDI HERAWAN, DIREKTUR UTAMA ASURANSI CANDI UTAMA & KETUA UMUM AAUI

BUDI HERAWAN, DIREKTUR UTAMA ASURANSI CANDI UTAMA & KETUA UMUM AAUI

SEBUTAN “paduka” mungkin mengingatkan kita ke masa kerajaan di Nusantara, sebuah panggilan kehormatan bagi raja atau bangsawan. Namun, di industri asuransi umum Indonesia, panggilan ini hidup kembali melalui sosok Budi Herawan, Direktur Utama Asuransi Candi Utama sekaligus Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI). Uniknya, gelar tersebut tidak ia sematkan sendiri, tapi muncul dari kebiasaan menghormati semua orang.

“Saya selalu menghormati semua lapisan orang. Hormat terhadap siapa pun. Lalu, saya melihat salah satu film, dulu, ada kata-kata ‘sri paduka’. Kemudian, kata ‘paduka’ itu saya gunakan (untuk panggilan) ke semua orang, maksudnya untuk menghormati mereka. Kemudian, mereka malah berbalik manggil saya paduka juga,” kata Budi, menceritakan asal-usul tersematnya panggilan paduka untuk dirinya, kepada Infobank, di sebuah coffee shop, di kawasan Kuningan, Jakarta, Senin, 20 Januari 2025.

Sambil menikmati avocado coffee, Budi berbagi pandangannya tentang leadership yang dilandasi rasa hormat. Menurutnya, menghormati sesama tidak memiliki tolok ukur. Ini adalah panggilan hati yang tulus, bukan karena paksaan. Sikap ini menjadi landasan penting dalam membangun kepercayaan dan integritas seorang pemimpin.

Budi Herawan, pria kelahiran Jakarta, 2 Oktober 1961, memiliki garis keturunan bangsawan dari pihak ibunya, termasuk hubungan darah dengan pahlawan nasional seperti Mohammad Husni Thamrin dan Abdulrachman Saleh. Walaupun demikian, ia memilih menjalani hidup dengan rendah hati. Status ningrat tidak ia gunakan untuk keuntungan pribadi. Sebaliknya, ia meniti karier dari nol di dunia asuransi umum.

Mengawali karier sebagai konsultan, Budi terjun ke industri asuransi. Ia pernah menjabat sebagai tenaga ahli di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Direktur Utama Asuransi ASPAN, hingga Direktur Teknik Tugu Reasuransi Indonesia. Setiap tantangan, ia hadapi dengan prinsip tidak setengah-setengah. Kini, dengan pengalaman 36 tahun, Budi dikenal sebagai spesialis turnaround yang mampu membawa perusahaan bangkit dari krisis.

“Saya tidak pernah menolak jika diberi amanah dan tugas. Seringan atau seberat apa pun, saya terima. Yang penting dalam menjalankan tugas harus dengan ketekunan, keberanian. Dan, kalau mau menyelesaikan persoalan jangan setengah-setengah,” ujarnya.

Ada satu hal unik yang melekat pada sosok Budi: peci (kopiah) hitam yang selalu ia kenakan dalam berbagai kesempatan. Baginya, peci bukan sekadar aksesori, melainkan simbol kebijaksanaan dan integritas. Ia terinspirasi oleh para pemimpin bangsa terdahulu yang menjadikan peci sebagai bagian dari identitas nasional.

“Kopiah bukan identik dengan satu agama saja, tapi menonjolkan budaya Indonesia. Seperti pemimpin bangsa terdahulu yang memakai kopiah hitam. Menurut saya, kopiah hitam ini punya filosofi bahwa pemimpin tidak boleh berbuat hal buruk dan harus memegang nilai kejujuran. Jadi, mungkin itu yang menjadi trigger saya kenapa (suka) pakai kopiah,” ungkap pria yang juga pernah menjabat sebagai Komisaris Independen Asuransi Bintang, Direktur Marketing Asuransi Bosowa Periskop, dan Presiden Direktur Asuransi Victoria ini.

Budi mengaku, kedua orang tuanya adalah sumber inspirasi terbesar dalam hidupnya. Sebagai anak tunggal, ia dididik dengan keras untuk menjadi mandiri dan mampu bertahan dalam situasi sulit. Ayahnya, seorang pejabat pemerintah, selalu menanamkan pentingnya integritas.

“Orang tua juga berpesan jaga integritas. Kerja di mana pun harus menjaga integritas, karena kejujuran adalah kunci dari segalanya. Itu saja yang saya pegang hingga saat ini. Kalau mau dipercaya orang harus punya integritas,” tambahnya.

Nilai-nilai ini juga tecermin dalam filosofi Budi mengenai kepemilikan. Ia menceritakan tentang pusaka keluarga berupa keris yang akhirnya ia titipkan pada pihak yang lebih berhak. “Jabatan, harta, semua itu hanya sementara. Kita tidak boleh mengambil yang bukan hak kita,” ujarnya bijak.

Di luar dunia asuransi, Budi memiliki hobi yang beragam. Ia menyukai otomotif, khususnya sepeda motor klasik seperti Vespa. Saat ini, ia memiliki koleksi 12 Vespa vintage yang menjadi kebanggaannya. Baginya, barang klasik memiliki daya tarik tersendiri karena sarat dengan cerita dan sejarah.

Selain itu, Budi mencintai burung. Ia pernah memelihara hampir 100 burung, dari murai batu hingga kakaktua. Hobi ini memberinya kebahagiaan sederhana di tengah kesibukannya sebagai profesional.

Bagi Budi, kepemimpinan tidak hanya soal kemampuan memimpin, tetapi juga bagaimana membawa nilai spiritual dalam setiap langkah. Peci hitam yang ia kenakan menjadi perumpamaan akan tanggung jawab besar seorang pemimpin, seperti kapal yang membawa penumpang di tengah badai. Hanya dengan integritas, keberanian, dan kejujuran, seorang pemimpin dapat mencapai tujuan dengan selamat.

Dengan karier gemilang, filosofi hidup yang mendalam, dan kecintaan pada budaya, Budi Herawan menjadi contoh nyata bagaimana leadership dapat berjalan seiring dengan spiritualisme. Ia membuktikan bahwa seorang pemimpin tidak hanya ditentukan oleh posisi, tetapi juga oleh nilai-nilai yang ia pegang teguh.

“Saya selalu menghormati semua lapisan orang. Hormat terhadap siapa pun. Lalu, saya melihat salah satu film, dulu, ada kata-kata ‘sri paduka’. Kemudian, kata ‘paduka’ itu saya gunakan (untuk panggilan) ke semua orang, maksudnya untuk menghormati mereka. Kemudian, mereka malah berbalik manggil saya paduka juga,” kata Budi, menceritakan asal-usul tersematnya panggilan paduka untuk dirinya, kepada Infobank, di sebuah coffee shop, di kawasan Kuningan, Jakarta, Senin, 20 Januari 2025.

Lanjut baca artikel

Rekomendasi Terbaik

Mulai Berlangganan
Premium Infobank Digital

  • Akses ke Semua Artikel dari Semua Edisi Majalah Infobank

  • Baca Artikel & Majalah Tanpa Iklan

  • Kemudahan Akses di Berbagai Perangkat Web & Mobile

MULAI LANGGANAN

Beli majalah
Infobank Edisi Februari 2025

Rp 65.000

BELI