Posisi top 3 kelompok BPD tahun ini mengalami perubahan. Bank Jateng melompat ke posisi teratas. Bank Kalsel juga berhasil naik dua peringkat ke posisi kedua. Sementara, Bank Sumsel Babel mengamankan peringkat ketiga.
Sumber : Infobank
Persaingan antarĀbank pembangunan daerah (BPD) dalam memberikan layanan terbaik kepada nasabah terus menunjukkan dinamika yang menarik. Dalam survei pelayanan prima kali ini, Bank Jateng berhasil naik ke posisi teratas, menyalip beberapa pesaing utamanya. Bank yang kini dipimpin Irianto Harko Saputro sebagai direktur utama ini mencatatkan total skor (overall) 85,29%, meningkat dari 83,95% pada tahun sebelumnya.
Lonjakan ini mencerminkan adanya peningkatan signifikan dalam kualitas layanan Bank Jateng secara menyeluruh.
Salah satu kekuatan utama Bank Jateng adalah pada aspek walk-in channel atau layanan tatap muka di kantor cabang. Di aspek ini, Bank Jateng meraih skor tertinggi untuk beberapa indikator penting, seperti performa petugas keamanan (satpam), layanan customer service, dan kenyamanan ruang layanan di kantor cabang. Tak hanya itu, dalam aspek contact center, performa akun social media milik Bank Jateng juga menempati posisi teratas. Capaian ini menandakan bahwa bank ini tidak hanya unggul secara langsung, tetapi juga mampu memanfaatkan kanal digital untuk melayani nasabah dengan baik.
Keberhasilan Bank Jateng ini tak lepas dari berbagai inovasi dan continuous improvement yang dilakukan, baik dalam layanan fisik maupun digital. Pengembangan produk, optimalisasi layanan digital, dan peningkatan kenyamanan nasabah menjadi fokus utama, sejalan dengan peran Bank Jateng yang juga menjadi mitra strategis bagi pemerintah daerah.
Di posisi kedua, Bank Kalsel menunjukkan performa yang impresif. Di bawah kepemimpinan Fachrudin sebagai direktur utama, Bank Kalsel berhasil naik dua peringkat dari tahun sebelumnya, dengan total skor 83,85%, meningkat dari 81,43%. Meski tidak mendominasi pada aspek tertentu, Bank ini mampu tampil solid di hampir semua indikator penilaian. Skor yang merata ini menunjukkan kualitas layanan yang konsisten dan menyeluruh, yang membuatnya layak menempati posisi runner-up tahun ini.
Sementara itu, Bank Sumsel Babel yang sebelumnya langganan di posisi pertama, kini berada di peringkat ketiga. Bank yang dipimpin Achmad Syamsudin sebagai direktur utama ini mencatatkan total skor 81,30%. Meski peringkatnya turun, Bank Sumsel Babel tetap mempertahankan skor tertinggi di beberapa aspek penilaian, membuktikan bahwa layanan bank ini tetap prima. Namun, hasil ini juga menjadi sinyal bahwa persaingan makin ketat, dan ruang untuk terus melakukan peningkatan tetap terbuka lebar.