BPR Mas Giri Wangi Jawara di Papan Tengah
Sumber : Infobank
1. BPR Mas Giri Wangi Jawara di Papan Tengah
KELAS BPR beraset Rp250 miliar sampai dengan di bawah Rp500 miliar dihuni 91 bank. Sebanyak 47 di antaranya diganjar predikat “sangat bagus” dalam rating kali ini.
Di kelas ini, BPR Mas Giri Wangi dinobatkan sebagai yang terbaik berkat perolehan skor tertinggi, yak ni 99,13%. Meski situasi dan kondisi tak mendukung, BPR yang dipimpin I Ketut Sirta sebagai direktur utama ini tetap mampu mencatatkan kinerja impresif.
BPR asal Kabupaten Gianyar, Bali, ini berhasil memacu pertumbuhan kredit hingga 30,59% year on year (yoy), menjadi Rp265,51 miliar. Jauh lebih tinggi dibandingkan dengan rerata industri BPR yang hanya naik 5,76%. Dari sisi kualitas juga mengalami perbaikan. Rasio kredit bermasalah (NPL) turun dari 1,75% menjadi 1,53%. Selanjutnya, dari sisi dana pihak ketiga (DPK) terjadi kenaikan 30,75%, menjadi Rp288,35 miliar.
Untuk memperkuat modal perusahaan, pemegang saham menyuntikkan modal tambahan. Modal inti BPR ini tercatat meningkat 39,27% menjadi Rp25,13 miliar. Alhasil, CAR BPR Mas Giri Wangi pun meningkat dari 16,61% menjadi 27,69%. Modal yang kuat ditambah likuiditas yang mumpuni memberikan keleluasaan bagi BPR ini dalam ekspansi bisnis. Dari sisi profitabilitas, BPR ini mengantongi cuan sebesar Rp10,08 miliar, tumbuh 30,80% secara tahunan. Asetnya pun kian gemuk, dengan kenaikan 35,36% menjadi Rp384,28 miliar. BPR ini mendapatkan skor sempurna pada empat aspek penilaian, yakni permodalan, rentabilitas, likuiditas, dan efisiensi.
2. BPR Citra Dana Mandiri
BPR Citra Dana Mandiri, yang bermarkas di Kota Bandar Lampung, Lampung, sukses mempertahankan predikat “sangat bagus” dengan skor 99,04%. Skor tinggi itu tidak lepas dari ciamiknya kinerja keuangan BPR ini. Kreditnya tumbuh 12,87% menjadi Rp346,59 miliar.
Sementara, labanya tumbuh 22,20% menjadi Rp20,00 miliar. BPR yang dinakhodai Irawan Edyson sebagai direktur utama ini cukup menonjol dari sisi rentabilitas. Kemampuannya menghasilkan cuan terbaca dari ROA dan ROE yang masing-masing 6,77% dan 208,34%.
3. BPR Restu Artha Abadi
MAKSUR Istanto, Direktur Utama BPR Restu Artha Abadi dan jajarannya menggeber mesin bisnis BPR yang dipimpinnya. Dari sisi intermediasi, BPR ini sukses menyalurkan kredit sebesar Rp296,88 miliar. DPKnya pun tumbuh 303,70%, menjadi Rp239,69 miliar. Bisnis yang tumbuh solid itu mendongkrak perolehan laba BPR ini, yang naik 230,79% menjadi Rp11,86 miliar. Total asetnya mengembang 330,16% menjadi Rp358,86 miliar. Berkat kinerja mentereng, BPR yang berbasis di Klaten ini pun mendapatkan predikat “sangat bagus” dalam rating ini. Total skornya 97,84%.
4. BPR BKK Blora Perseroda
DIPIMPIN Puguh Haryono sebagai direktur utama, kinerja BPR BKK Blora Perseroda terjaga positif. Kreditnya tumbuh 10,59% menjadi Rp314,45 miliar pada 2024. Lalu, DPK juga tumbuh 11,13% menjadi Rp393,72 miliar. BPR ini pun mengantongi laba bersih Rp13,47 miliar, tumbuh 10,82%. BPR asal Kabupaten Blora, Jawa Tengah, ini memiliki total aset Rp464,12 mili ar, tumbuh 10,73% dalam setahunan. Berkat kinerja apiknya, di rating kali ini, BPR BKK Blora berhak atas predikat “sangat bagus”, dengan total skor 97,71%.
5. BPR Aruna Nirmaladuta
BPR Aruna Nirmaladuta mencatatkan pertumbuhan laba tertinggi kedua di kelompoknya pada 2024. Di bawah kepemimpinan I Ketut Gede Mardawa sebagai direktur utama, laba BPR yang berlokasi di Kabupaten Gianyar, Bali, ini melonjak 190,39% menjadi Rp4,55 miliar. Kinerja impresif tersebut ditopang kredit yang meningkat 20,79% menjadi Rp239,08 miliar. Sementara, DPK tumbuh 27,47% menjadi Rp314,45 miliar. Total asetnya pun menjadi Rp361,03 miliar, naik 26,49% secara tahunan.
6. BPR Mega Mas Lestari
MENGGENAPI jajaran enam besar di kelas ini ada BPR Mega Mas Lestari, yang meraih predikat “sangat bagus” dengan total skor 97,51%. Kinerja BPR asal Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, ini terbilang solid. Kreditnya melaju 10,18% menjadi Rp280,69 miliar pada 2024. Funding BPR ini juga tumbuh kuat. DPK naik 13,93% menjadi Rp272,54 miliar. Laju bisnis yang konsisten ini turut mendorong peningkatan profitabilitas. Dinakhodai Franky Jimmy Mandang sebagai direktur utama, BPR Mega Mas Lestari membukukan laba Rp8,62 miliar, tumbuh 5,66%.
Untuk mengakses tabel 413 BPR Terbaik 2025 Per Desember 2023 - 2024 dapat di akses melalui Majalah Infobank Edisi Agustus 2025 : www.infobankstore.com
KELAS BPR beraset Rp250 miliar sampai dengan di bawah Rp500 miliar dihuni 91 bank. Sebanyak 47 di antaranya diganjar predikat “sangat bagus” dalam rating kali ini.