CIMB Niaga Syariah duduk paling depan di kelas UUS bank dengan aset Rp10 triliun ke atas. Dari tujuh UUS di kelas ini, empat di antaranya meraih predikat “sangat bagus”.
Sumber: Istimewa
1. Bank CIMB Niaga
KELAS unit usaha syariah (UUS) bank beraset Rp10 triliun ke atas diisi oleh tujuh UUS bank. Empat di antaranya berhasil meraih predikat “sangat bagus”, termasuk UUS Bank CIMB Niaga (CIMB Niaga Syariah) yang kembali menjadi nomor satu di UUS kelas atas ini.
UUS yang dipimpin Pandji P. Djajanegara sebagai Direktur Perbankan Syariah Bank CIMB Niaga ini membukukan kinerja keuangan solid sepanjang 2024. CIMB Niaga Syariah meraih predikat “sangat bagus” dengan total skor 96,49%. Raihan skornya ini adalah yang tertinggi dibandingkan dengan peersnya maupun seluruh UUS bank yang dirating. Fantastis!
Berdasarkan data rating, CIMB Niaga Syariah mendapat nilai sempurna di aspek penilaian rentabilitas dan kontribusi terhadap induk. Di sisi kinerja keuangan, pada 2024 CIMB Niaga Syariah meraup laba tahun berjalan Rp2,12 triliun atau tumbuh 10,88% secara tahunan.
Pertumbuhan laba CIMB Niaga Syariah ditopang oleh penyaluran pembiayaan yang mencapai Rp60,29 triliun atau tumbuh 9,14%, lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata industri sebesar 5,70%. Kinerja pembiayaan yang ciamik itu juga diimbangi dengan rasio non performing financing (NPF) gross terjaga di level 1,66%.
CIMB Niaga Syariah berhasil menghimpun dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp54,68 triliun, tumbuh 21,74%. Aset UUS ini Rp67,50 triliun atau tumbuh 7,58%, menegaskan posisi CIMB Niaga Syariah sebagai UUS dengan aset terbesar di Indonesia.
2. Bank Tabungan Negara
MESIN bisnis UUS Bank Tabungan Negara (BTN) atau BTN Syariah menderu-deru di tahun lalu. UUS yang dibawahkan Hirwandi Gafar sebagai Direktur Consumer Banking BTN ini pun meraih predikat “sangat bagus” dalam rating ini dengan total skor 89,87%. Biro Riset Infobank (birI) mencatat, BTN Syariah menjadi satu-satunya UUS di kelas ini yang mendapatkan nilai sempurna pada aspek pertumbuhan.
Jika di breakdown, penilaian aspek pertumbuhan yang meliputi aset, DPK, pembiayaan, dan laba tahun berjalan berada di angka 5,00. Indikator kinerja keuangan UUS yang siap menjadi BUS usai merger dengan Bank Victoria Syariah ini pun membiru.
3. Permata Bank
PEROLEHAN laba tahun berjalan UUS Permata Bank (Permata Bank Syariah) di 2024 tercatat paling tinggi dibandingkan dengan seluruh UUS yang dirating. Tahun lalu, Permata Bank Syariah mengantongi laba tahun berjalan Rp387,35 miliar atau tumbuh 374,14%. Laba ini ditopang penyaluran pembiayaan dan DPK yang masing-masing tumbuh 3,97% dan 17,42%. Pertumbuhan DPK juga berada di atas industri yang tercatat 10,85%.
UUS yang dipimpin Rudy Basyir Ahmad sebagai Direktur Keuangan dan Unit Usaha Syariah Permata Bank ini meraih predikat “sangat bagus” dengan total skor 83,34%. Capaian ini lebih baik dibandingkan dengan rating 2024.
4. Bank Maybank Indonesia
MELENGKAPI empat besar UUS di kelas ini, ada UUS Bank Maybank Indonesia (Maybank Syariah), yang berpredikat “sangat bagus” dan meraih total skor 81,09%. UUS yang dipimpin Romy H. Buchari sebagai Direktur Unit Usaha Syariah Bank Maybank Indonesia ini mendapatkan nilai sempurna di aspek penilaian kontribusi terhadap induk, meliputi aset, pembiayaan, DPK, dan laba tahun berjalan.
Pada 2024, penyaluran pembiayaan Maybank Syariah tumbuh 4,99% atau menjadi Rp31,75 triliun. Adapun DPK terhimpun Rp36,78 triliun atau naik 4,87%. Tahun lalu, Maybank Syariah membukukan laba Rp415,00 miliar. Rasio keuangan penting juga terjaga dengan baik.
Link tabel Tabel Rating 260 Institusi Keuangan Syariah 2025 - Unit Usaha Syariah Bank Umum Per Desember 2023-2024 dapat di akses melalui Majalah Infobank Edisi September 2025: www.infobankstore.com
KELAS unit usaha syariah (UUS) bank beraset Rp10 triliun ke atas diisi oleh tujuh UUS bank. Empat di antaranya berhasil meraih predikat “sangat bagus”, termasuk UUS Bank CIMB Niaga (CIMB Niaga Syariah) yang kembali menjadi nomor satu di UUS kelas atas ini.