Sumber: Istimewa
1.BPRS Gajahtongga Kotopiliang
DI tengah persaingan ketat industri perbankan syariah, BPRS Gajahtongga Kotopiliang kembali membuktikan diri sebagai salah satu yang terbaik. Dari 25 BPRS dengan aset Rp25 miliar hingga di bawah Rp50 miliar, hanya enam yang berhasil meraih predikat “sangat bagus” dalam rating ini. BPRS yang bermarkas di Kota Sawahlunto, Sumatra Barat, ini kembali menempati posisi teratas dengan skor tinggi, 97,39%.
Dari lima aspek penilaian rating, BPRS Gajahtongga Kotopiliang mencetak nilai sempurna pada aspek permodalan, rentabilitas, dan efisiensi. Hal ini menunjukkan kemampuan manajemen dalam menjaga kesehatan modal, menghasilkan keuntungan yang stabil, serta mengelola biaya operasional secara optimal.
Fungsi intermediasi BPRS yang dipimpin Efi Mulya Putra sebagai direktur utama ini berjalan efektif pada 2024. Pembiayaan tumbuh 3,67% menjadi Rp40,05 miliar, sementara tingkat pembiayaan bermasalah (NPF) terjaga di 0,99%.
DPK BPRS ini meningkat 2,96% menjadi Rp32,71 miliar, menandakan kepercayaan masyarakat yang terus terjaga. Aset pun ikut bertambah 3,11% menjadi Rp44,57 miliar. Efisiensi operasional tetap menjadi salah satu kekuatan BPRS ini, dengan rasio BO/PO 72,66%, lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata industri yang sebesar 90,61%.
Dari sisi permodalan, BPRS ini terlihat solid. Dengan modal inti Rp8,57 miliar pada 2024, rasio kecukupan modal (CAR) mencapai 30,26%, melampaui rata-rata industri yang di angka 26,45%. Jadi, punya modal cukup untuk ekspansi dan pengembangan bisnis di masa depan.
2. BPRS Fajar Sejahtera Bali
BPRS Fajar Sejahtera Bali berkinerja apik di 2024. Pembiayaan tumbuh 6,67% secara tahunan menjadi Rp13,34 miliar, dengan NPF 0,51%. DPK sebesar Rp19,03 miliar, naik 23,68%. Total aset BPRS ini meningkat 9,41% menjadi Rp30,11 miliar. BPRS yang dipimpin Ida Bagus Putu Swara Hamdani sebagai direktur utama ini meraih nilai sempurna pada dua aspek, yaitu permodalan dan efisiensi. Dengan total skor 95,27%, predikat “sangat bagus” pun berhak disandang.
3. BPRS Rahmania Dana Sejahtera
BPRS Rahmania Dana Sejahtera mengamankan predikat “sangat bagus” pada rating ini, dengan total skor 94,13%. BPRS yang mencatatkan pertumbuhan laba 160,13% di 2024 atau menjadi Rp675,32 juta ini telah menyalurkan pembiayaan Rp26,52 miliar selama 2024. Adapun DPK Rp24,39 miliar atau tumbuh 15,63%. Sementara, total aset naik 4,24% menjadi Rp42,27 miliar. BPRS yang dipimpin T. Ahmad Naufal selaku direktur utama ini memperoleh nilai sempurna pada aspek permodalan, likuiditas, dan efisiensi.
4. BPRS Serambi Mekah
BPRS Serambi Mekah membukukan pertumbuhan laba bersih 44,94% secara tahunan di 2024 menjadi Rp448,77 juta. Pertumbuhan laba ditopang pembiayaan Rp26,12 miliar atau naik 9,16%. Kemudian, DPK tumbuh 25,81% menjadi Rp12,55 miliar. ROA meningkat dari 0,02% di 2023 menjadi 6,67% di 2024, sementara ROE naik dari 6,41% di 2023 menjadi 8,63% di 2024. BPRS ini meraih predikat “sangat bagus” dengan total skor 93,41%, dengan nilai sempurna di aspek permodalan dan likuiditas.
5. BPRS Saruma Sejahtera
KINERJA BPRS Saruma Sejahtera mantap di 2024. BPRS yang beraset Rp43,27 miliar di 2024 ini menyalurkan pembiayaan Rp34,02 miliar atau tumbuh 6,67%. NPF-nya pun turun drastis dari 27,64% di 2023 ke 4,55% di 2024. BPRS ini juga efisien dalam menjalankan bisnisnya. Terlihat dari BO/PO yang turun dari 217,50% menjadi 58,13%. Efisiennya operasional berimbas pada net imbalan (NI) yang naik dari 5,04% menjadi 7,54% di 2024. BPRS ini memperoleh predikat “sangat bagus” dengan total skor 92,25%.
6. BPRS Tengku Chiek Dipante
RAPOR keuangan BPRS Tengku Chiek Dipante biru di 2024. Karenanya, dalam rating ini, BPRS ini berhak atas predikat “sangat bagus”, dengan total skor 84,12%. Berdasarkan penilaian rating, BPRS ini terlihat kuat di aspek likuiditas dan efisiensi. Di 2024, BPRS ini meraup laba bersih Rp340,60 juta atau melonjak 63,21% secara tahunan. Peningkatan laba itu disokong oleh DPK yang mengembang 5,17% menjadi Rp15,08 miliar dan penyaluran pembiayaan yang meningkat 5,00% menjadi Rp27,61 miliar.
Link tabel Tabel Rating 260 Institusi Keuangan Syariah 2025 - BPR Syariah Terbaik Per Desember 2023-2024 dapat di akses melalui Majalah Infobank Edisi September 2025: www.infobankstore.com
DI tengah persaingan ketat industri perbankan syariah, BPRS Gajahtongga Kotopiliang kembali membuktikan diri sebagai salah satu yang terbaik. Dari 25 BPRS dengan aset Rp25 miliar hingga di bawah Rp50 miliar, hanya enam yang berhasil meraih predikat “sangat bagus” dalam rating ini. BPRS yang bermarkas di Kota Sawahlunto, Sumatra Barat, ini kembali menempati posisi teratas dengan skor tinggi, 97,39%.