Sebanyak empat dari delapan unit syariah perusahaan asuransi umum di kelompok modal sendiri di bawah Rp100 miliar mendapatkan predikat “sangat bagus”. UUS BRI Insurance paling cemerlang.
Sumber: Istimewa
1. BRI Insurance
KELOMPOK unit syariah perusahaan asuransi umum bermodal sendiri di bawah Rp100 miliar diisi delapan institusi. Separuh atau empat di antaranya mendapatkan predikat “sangat bagus” di rating kali ini.
Unit syariah BRI Insurance, perusahaan asuransi umum anak usaha Bank Rakyat Indonesia (BRI), menjadi yang terbaik di kelompoknya. Total skornya tercatat 94,13%, salah satu yang tertinggi di antara perusahaan-perusahaan yang dirating. Kinerja unit syariah dari perusahaan asuransi umum yang dikomandani R. Budi Legowo sebagai direktur utama ini memang moncer di 2024, baik dari sisi pertumbuhan maupun rasio-rasio keuangan lainnya.
Kontribusi bruto UUS ini mengalami kenaikan 8,29% year on year (yoy), dari Rp103,04 miliar menjadi Rp111,59 miliar di 2024. Sementara, jumlah investasi melonjak dari Rp171,46 miliar menjadi Rp223,67 miliar atau tumbuh 30,45%. Pertumbuhan dua komponen itu turut mendongkrak perolehan laba sebelum zakat dan pajak menjadi Rp15,44 miliar atau meningkat 30,56% dalam setahunan.
Fundamental permodalan UUS BRI Insurance juga makin kuat. Modal sendirinya bertambah dari Rp49,47 miliar menjadi Rp61,10 miliar atau meningkat 23,51%. Menutup tahun buku 2024, unit syariah BRI Insurance tercatat memiliki total aset Rp282,25 miliar atau mengembang 21,83% secara tahunan.
Rapor keuangan yang membiru itu membawa unit syariah BRI Insurance meraih skor tinggi dalam rating, mengungguli para pesaingnya.
2. Asuransi Staco Mandiri
UNIT syariah Asuransi Staco Mandiri meraih total skor 92,00% dan berpredikat “sangat bagus”. Di 2024, sejumlah komponen keuangan unit syariah ini tumbuh mengesankan. Kontribusi bruto tumbuh 5,51% menjadi Rp80,93 miliar, investasi meningkat 18,93% menjadi Rp131,54 miliar, dan modal sendiri naik menjadi Rp79,77 miliar. Di akhir 2024, unit syariah dari perusahaan asuransi umum yang dipimpin Andi Pratjihwan sebagai direktur utama ini meraup laba sebelum zakat dan pajak Rp8,31 miliar. Adapun total asetnya mengembang 19,81% menjadi Rp151,25 miliar.
3. Asuransi Allianz Utama Indonesia
DERU mesin bisnis unit syariah Asuransi Allianz Utama Indonesia melaju kencang di 2024. Kontribusi brutonya tumbuh 19,00% menjadi Rp5,03 miliar dari Rp4,23 miliar di 2023. Sementara, jumlah investasinya naik 0,12% menjadi Rp12,87 miliar, dengan modal sendiri Rp54,19 miliar atau meningkat 5,07%. Raihan laba sebelum zakat dan pajak UUS ini naik menjadi Rp2,59 miliar dari Rp2,53 miliar di 2023. Unit syariah dari perusahaan asuransi umum yang dinakhodai Sunadi sebagai direktur utama ini pun mendapat predikat “sangat bagus” dengan total skor 87,92%.
4. Asuransi Reliance Indonesia
DI 2024, unit syariah Asuransi Reliance Indonesia meraup laba sebelum zakat dan pajak sebesar Rp6,18 miliar. Angka itu melonjak 56,31% dibandingkan dengan 2023 yang hanya Rp3,95 miliar. Sementara, kontribusi bruto dan jumlah investasinya masing-masing tercatat Rp68,29 miliar dan Rp50,03 miliar. Modal sendiri unit syariah ini pun meningkat dari Rp34,88 miliar menjadi Rp40,96 miliar, dengan total aset Rp120,91 miliar. Dari total 12 aspek penilaian, unit syariah ini unggul di 7 aspek. Alhasil, UUS Asuransi Reliance Indonesia berhak atas predikat “sangat bagus” dengan total skor 87,90%.
KELOMPOK unit syariah perusahaan asuransi umum bermodal sendiri di bawah Rp100 miliar diisi delapan institusi. Separuh atau empat di antaranya mendapatkan predikat “sangat bagus” di rating kali ini.