Implementasi data center menjadi salah satu cara bank memastikan pengelolaan data berjalan optimal. Namun, penguatan fundamental tetap diperlukan agar manfaat transformasi digital dapat dirasakan secara maksimal.
Sumber: Istimewa
BAGI industri perbankan, data merupakan komoditas penting yang menjadi tulang punggung perusahaan. Kerusakan atau kehilangan data dapat menimbulkan efek domino yang luas bagi perbankan, mulai dari terganggunya fungsi intermediasi, operasional harian, hingga kondisi keuangan.
Perubahan mendasar sebenarnya tidak hanya pada teknologi yang digunakan bank, tapi juga pada cara bank beroperasi. Jika sebelumnya aktivitas perbankan masih mengenal jeda pemrosesan di akhir hari, kini layanan berjalan secara real-time dan nyaris tanpa henti. Transfer dana, pembayaran digital, hingga transaksi berbasis QR berlangsung sepanjang waktu, sehingga gangguan sekecil apa pun langsung dirasakan nasabah.