Sumber : Infobank
PERSAINGAN produk internet banking berlangsung ketat. Dua nama tetap konsisten berada di posisi teratas, yakni KlikBCA dari Bank Central Asia (BCA) dan Kopra milik Bank Mandiri. Lalu, ada QLola besutan Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang kini mencuri perhatian. Ketiganya mencatatkan brand exposure yang kuat di saluran internet, dengan mayoritas pembicaraan bernada positif, mencerminkan tingkat kepercayaan nasabah yang solid.
KlikBCA kembali menempati posisi puncak sebagai produk internet banking paling tenar. Total indeksnya tercatat 2.079, dengan volume pem bicaraan sebanyak 2.587 kali di 2025. Dari jumlah itu, 1.266 percakapan ber nada sangat positif. Capaian ini mene gaskan posisi KlikBCA sebagai market leader, melanjutkan dominasi nya dari riset tahun sebelumnya.
Popularitas KlikBCA ditopang oleh kemudahan, kepraktisan, dan faktor keamanan yang konsisten dijaga. Nasabah dapat bertransaksi kapan saja dan di mana saja dengan rasa aman sehingga user experience tetap terjaga dan relevan di tengah meningkatnya kebutuhan transaksi perbankan berbasis online.
Di urutan kedua, Kopra dari Bank Mandiri mencatatkan total indeks 1.943 dengan jumlah pembicaraan 1.999 kali. Dan, 1.830 di antaranya bernada sangat positif. Hal ini menun jukkan penerima an yang kuat, khusus nya dari segmen bisnis yang mem butuhkan layanan perbankan terintegrasi. Kopra dikenal unggul dalam pengelolaan cash management, trade finance, serta transaksi valuta asing secara real-time dan aman.
QLola dari BRI melengkapi jajaran teratas dengan total indeks 1.745 dan 1.853 pembicaraan. Sebanyak 1.493 di antaranya bernada sangat positif. QLola dirancang untuk memudahkan nasabah korporasi mengelola keuangan secara online dan efisien. Ar
KlikBCA kembali menempati posisi puncak sebagai produk internet banking paling tenar. Total indeksnya tercatat 2.079, dengan volume pem bicaraan sebanyak 2.587 kali di 2025. Dari jumlah itu, 1.266 percakapan ber nada sangat positif. Capaian ini mene gaskan posisi KlikBCA sebagai market leader, melanjutkan dominasi nya dari riset tahun sebelumnya.