Bank Ganesha akan melangkah dengan strategi pertumbuhan yang selektif dan terukur demi menopang profitabilitas berkelanjutan. Dengan game plan itu, bank ini membangun fondasi jangka panjang agar makin kompetitif, sehat, dan relevan dengan kebutuhan pasar.
Infobank
SEJAK ditunjuk sebagai Presiden Direktur Bank Ganesha pada Juli 2025, Setiawan Kumala langsung dihadapkan pada ekspektasi besar pemegang saham. Bank Ganesha harus tumbuh lebih menguntungkan, tapi tetap sehat dan berkelanjutan. Di tengah kondisi industri perbankan yang penuh tantangan, arah itu menuntut kombinasi kerja rapi, disiplin risiko, serta tata kelola yang konsisten.
Bank Ganesha, yang per September 2025 beraset Rp10,23 triliun, memetakan fokus pada pertumbuhan yang berkualitas melalui penguatan permodalan, intermediasi yang terukur, serta pemanfaatan digitalisasi. Bank ini memilih konsistensi sebagai kompas: menjaga keseimbangan antara ekspansi dan kehati-hatian, antara peluang dan risiko.
Dengan arah itu, seperti apa langkah Bank Ganesha ke depan untuk menjaga momentum pertumbuhan sekaligus memperkuat posisinya di industri perbankan nasional? Berikut penjelasan Setiawan Kumala, Presiden Direktur Bank Ganesha, kepada Infobank, Februari lalu. Petikannya:
Ketika Anda ditunjuk untuk memimpin Bank Ganesha, apa pesan utama pemegang saham?
Pemegang saham menyampaikan pesan yang sangat jelas, yaitu agar Bank Ganesha mampu meningkatkan profitability secara berkelanjutan. Targetnya bukan hanya pada pertumbuhan laba semata, tapi pada bagaimana laba itu dihasilkan, melalui pengelolaan aset yang optimal, disiplin manajemen risiko, serta peningkatan efisiensi operasional. Seluruh upaya itu harus berjalan seiring dengan penerapan good corporate governance (GCG) dan kepatuhan terhadap regulasi agar pertumbuhan yang dicapai benar-benar sehat dan berjangka panjang.
Seperti apa capaian kinerja Bank Ganesha berdasarkan data terkini?
Kami memiliki capaian yang positif di tengah kondisi industri perbankan yang masih penuh tantangan. Sampai dengan Desember 2025 pertumbuhan laba pencapaian[1]nya akan lebih baik dari tahun sebelumnya, mencerminkan kualitas pertumbuhan, efisiensi, serta pengelolaan margin yang lebih baik. Untuk pertumbuhan kredit, kami nilai sebagai langkah yang prudent, mengingat kami tetap mengedepankan kualitas aset dan manajemen risiko. Pertumbuhan DPK dan kredit diperkirakan berada di atas rata-rata industri, menunjukkan tingkat kepercayaan nasabah yang terus terjaga. Demikian pula NPL gross terjaga dengan baik. Ke depan, kami akan terus mendorong pertumbuhan kredit secara selektif dan terukur agar sejalan dengan target profitabilitas yang berkelanjutan tanpa mengorbankan kualitas.
Kami mencatat, sebagaimana dilaporkan Bank Indonesia (BI), pertumbuhan DPK dan kredit industri pada 2025 masing[1]masing di level 10% dan 9%. Artinya, fungsi intermediasi Bank Ganesha tahun lalu berhasil tumbuh di atas industri. Apa kunci suksesnya?
Tidak ada formula khusus. Kami sekarang punya management baru yang agile, solid, dan kompak. Baik dari sisi direksi maupun komisaris, semua saling support. Dan, tentunya juga dibantu teman-teman di bank ini. Jadi, kalau ditanya apakah ada resep khusus atau strategi khusus, saya rasa tidak ada ya. Yang ada adalah kerja keras dan kekompakan seluruh elemen di Bank Ganesha.
Di 2024, Bank Ganesha mencetak rekor laba sebelum pajak tertinggi sepanjang masa, Rp254,67 miliar. Apakah akan terulang di 2025?
Saya tidak ingin mendahului tapi saya optimis dengan strategi yang tepat dan kerja sama seluruh insan di Ganesha, pencapaian 2025 akan lebih baik dibanding 2024. Hal ini menjadi komitmen kami untuk senantiasa memastikan Bank Ganesha terus tumbuh berkelanjutan sesuai dengan pesan pemegang saham. Hal ini menjadi modal dasar bagi kami untuk terus tumbuh dan meningkatkan permodalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Segmen mana yang dinilai paling menjanjikan untuk menjadi motor pertumbuhan Bank Ganesha? Dan, apa pertimbangan utama dalam memilih fokus itu?
Dalam peta bisnis ke depan, kami melihat segmen komersial dan konsumer secara selektif dengan tetap menempatkan sektor UMKM sebagai salah satu motor pertumbuhan yang paling menjanjikan bagi kami. Segmen ini menawarkan potensi kontribusi laba yang menarik, sekaligus memungkinkan terbangunnya hubungan jangka panjang dengan nasabah. Pertimbangan utama dalam memilih fokus itu adalah keseimbangan antara potensi margin, kualitas debitur, serta struktur pembiayaan yang dapat dikelola secara prudent.
Apa sebetulnya kekuatan dan keunggulan utama Bank Ganesha?
Kekuatan utama Bank Ganesha terletak pada kombinasi permodalan yang sangat solid, disiplin manajemen risiko, serta pendekatan bisnis yang fokus pada kualitas dan profitabilitas. Model bisnis kami dirancang dengan pendekatan prudent sehingga setiap pertumbuhan yang dicapai benar-benar dapat memberikan nilai tambah bagi bank dan stakeholders.
Bank Ganesha ke depan akan dikenal sebagai bank yang kuat secara permodalan, menjadi salah satu yang terbaik dari sisi profitabilitas dan efisiensi, serta menjadi mitra keuangan tepercaya bagi nasabah dan pemangku kepentingan.
Dari sisi layanan, kami mengedepankan hubungan jangka panjang dengan nasabah melalui pemahaman yang mendalam terhadap kebutuhan mereka. Pendekatan ini memungkinkan kami menghadirkan solusi yang lebih tailor made, didukung oleh penguatan layanan dan infrastruktur yang adaptif terhadap kebutuhan nasabah yang terus berkembang.
Sejauh mana peran digitalisasi dalam mendorong kinerja Bank Ganesha? Dan, inovasi digital apa yang sedang dan akan dikembangkan?
Digitalisasi berperan penting dalam meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan Bank Ganesha. Kami senantiasa memanfaatkan teknologi untuk memperkuat proses internal, manajemen risiko, serta pengambilan keputusan strategis sehingga berdampak langsung pada efisiensi dan profitabilitas. Ke depan, pengembangan kapabilitas digital akan dilakukan secara bertahap dan terukur, baik pada sisi layanan maupun optimalisasi produk-produk eksisting.
Seperti apa target Bank Ganesha pada 2026, dan apa strategi untuk mencapainya?
Di 2026, Bank Ganesha menargetkan pertumbuhan kinerja yang sehat dengan fokus utama pada sustainable profitability. Target ini akan dicapai melalui pertumbuhan laba yang konsisten, perbaikan efisiensi, serta pengelolaan kualitas aset yang tetap terjaga. Strategi utama meliputi penyaluran kredit dengan prinsip kehati-hatian pada segmen dengan potensi margin yang optimal, penguatan manajemen risiko dan monitoring portofolio, serta optimalisasi permodalan. Di saat yang sama, kami juga akan terus memperkuat kapabilitas organisasi dan digitalisasi pada layanan dan proses bisnis agar seluruh strategi dapat dieksekusi secara efektif dan tepat sasaran.
Dalam visi Anda, akan seperti apa Bank Ganesha ke depan?
Dalam 5-10 tahun ke depan, saya memandang Bank Ganesha sebagai institusi perbankan yang tumbuh berkelanjutan, sehat secara finansial, dan kompetitif di kelompoknya, dengan ekosistem digital yang terintegrasi. Fokus kami bukan hanya pada peningkatan profitabilitas dan kualitas layanan, tetapi juga pada pemanfaatan inovasi digital untuk mempercepat proses bisnis, memperkaya pengalaman nasabah, serta memperkuat manajemen risiko secara real-time. Bank Ganesha ke depan akan dikenal sebagai bank yang kuat secara permodalan, menjadi salah satu yang terbaik dari sisi profitabilitas dan efisiensi, serta menjadi mitra keuangan tepercaya bagi nasabah dan pemangku kepentingan
Bank Ganesha, yang per September 2025 beraset Rp10,23 triliun, memetakan fokus pada pertumbuhan yang berkualitas melalui penguatan permodalan, intermediasi yang terukur, serta pemanfaatan digitalisasi. Bank ini memilih konsistensi sebagai kompas: menjaga keseimbangan antara ekspansi dan kehati-hatian, antara peluang dan risiko.