PASAR modal Indonesia saat ini berada pada fase penantian pen ting, terutama menjelang hasil evaluasi Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait status kelayakan investasi yang sempat dibekukan akibat isu tata kelola. Di sisi lain, sentimen negatif muncul dari penurunan outlook peringkat utang oleh Moody’s Ratings dan Fitch Ratings, yang turut memberi te kanan terhadap keperca yaan inves tor. Selain terus memperbaiki tata kelola dan meningkatkan transpa ransi kebijakan ekonomi, pemerintah dan pelaku industri diharapkan dapat mendorong penguatan likuiditas domestik, khususnya dari investor lokal, agar pasar modal tetap stabil dan mampu bangkit dari tekanan capital outflow.