Belum ada produk di keranjang belanja kamu

Lompatan Hebat Rabana Investindo

Total ada 26 perusahaan di kelompok perusahaan pembiayaan beraset Rp100 miliar sampai dengan di bawah Rp250 miliar. Sebanyak 14 perusahaan di antaranya meraih predikat “sangat bagus”. Rabana Investindo teratas, dikuntit Sharia Multifinance Astra dan IFS Capital Indonesia.

Oleh Steven Widjaja
Infobank

Infobank

RABANA Investindo memang yahud dalam rating kali ini. Perusahaan pembiayaan ini mendapatkan total skor 97,19%, tertinggi di kelompok aset Rp100 miliar sampai dengan di bawah Rp250 miliar. Hal itu pun mengantarkan Rabana Investindo meraih predikat “sangat bagus” sekaligus menduduki posisi teratas di kelompoknya. Luar biasa, naik lima tingkat dari hasil rating tahun sebelumnya.

Prestasi luar biasa itu tentunya tak lepas dari apiknya kinerja keuangan perusahaan selama 2025. Berdasarkan data Biro Riset Infobank (birl), perusahaan pembiayaan yang dipimpin Suhartini selaku direktur utama terlihat kuat di semua aspek penilaian.

Yang paling menonjol adalah di aspek pertumbuhan. Di aspek tersebut, Rabana Investindo meraih nilai sempurna (10%).

Aspek pertumbuhan sendiri mencakup pertumbuhan aset total, pembiayaan, modal sendiri, dan laba bersih. Untuk aspek lainnya, Rabana Investindo meraih skor sempurna pada pembiayaan banding kewajiban, rasio modal sendiri banding aset total di aspek solvabilitas, rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BO/PO), serta return on asset (ROA) di aspek rentabilitas.

Pada 2025, pembiayaan Rabana Investindo tumbuh 24,36% secara tahunan menjadi Rp164,14 miliar. Pertumbuhan pembiayaan ini jauh melampaui pertumbuhan rata-rata industri yang hanya 0,61%.

Kemudian, modal sendiri meningkat 4,28% menjadi Rp195,16 miliar, mencerminkan struktur permodalan yang sehat dan berdaya tahan. Dari sisi profitabilitas, Rabana Investindo mencatatkan ROA 4,74% dan ROE 4,20%.

Sepanjang tahun lalu, multifinance ini mengantongi pendapatan operasional sebesar Rp12,42 miliar, atau naik 20,54%. Kenaikan ini juga lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata industri, yang di kisaran 3,13%. Pertumbuhan pendapatan operasional turut mengerek laba bersih hingga 9,14%, atau menjadi Rp8,04 miliar. Juga jauh di atas rata-rata industri yang justru tumbuh minus 18,07%.

Sementara itu, total aset Rabana Investindo tumbuh 3,89%, dari Rp193,24 miliar di 2024 menjadi Rp200,77 miliar di 2025. Berbanding terbalik dengan total aset industri yang terkontraksi 0,01%. Perusahaan ini juga terbilang sangat efisien. Salah satunya tecermin dari rasio BO/PO yang sangat rendah, di level 47,67%.

Capaian Rabana Investindo pada 2025 lalu juga tak lepas dari strategi bisnisnya yang terus berkembang. Didirikan pada 1994, perusahaan ini awalnya hanya fokus pada penyaluran pembiayaan leasing (sewa guna usaha). Namun, seiring dengan perkembangan usaha dan perubahan peraturan, Rabana Investindo saat ini melayani berbagai jenis pembiayaan, yang meliputi pembiayaan investasi, pembiayaan modal kerja, dan pembiayaan multiguna baik kepada perorangan maupun korporasi.

SHARIA Multifinance Astra menempati posisi runner-up pada rating ini di kelompok aset Rp100 miliar sampai dengan di bawah Rp250 miliar. Perusahaan pembiayaan yang dinakhodai Inung Widi Setiadji selaku presiden direktur ini memperoleh predikat “sangat bagus” dengan total skor 96,41%.

Pada 2025, multifinance ini membukukan laba bersih Rp20,06 miliar atau tumbuh hingga 412,87%. Sedangkan, pembiayaannya tercatat Rp133,77 miliar atau naik 68,58%, jauh melebihi rata-rata industri yang cuma 0,61%. SW

DENGAN total skor 96,30%, IFS Capital Indonesia berhak duduk di posisi ketiga. Perusahaan yang dipimpin Ken Han selaku presiden direktur ini pun meraih predikat “sangat bagus”, naik dari “cukup bagus” di rating sebelumnya.

Sepanjang 2025, IFS Capital Indonesia mencatatkan pertumbuhan pembiayaan 147,66%, atau menjadi Rp225,66 miliar. Laba bersihnya pun ikut melonjak 156,46% secara tahunan. Berbalik dari rugi Rp9,07 miliar di tahun sebelumnya menjadi untung Rp5,12 miliar. SW

ASTRIDO Pacific Finance (Astrido Finance) berkinerja apik di 2025. Perusahaan ini menyalurkan pembiayaan sebesar Rp174,44 miliar di 2025, atau tumbuh 26,76% secara tahunan. Perusahaan yang digawangi Edhi Moeljono selaku presiden direktur ini membukukan pertumbuhan laba dan aset masing masing 19,59% dan 21,23%, jauh di atas rata-rata industri pembiayaan nasional.

Raihan laba itu juga diimbangi dengan operasional yang relatif efisien. BO/PO cukup terjaga di level 83,78%. Dengan kinerjanya tersebut, Astrido Finance berhak menyandang predikat “sangat bagus” dengan total skor 93,27%. SW

MESIN bisnis Anugerah Buana Central Multifinance menderu mantap dan mampu mendorong pertumbuhan piutang pembiayaan sebesar 27,96% menjadi Rp87,74 miliar di 2025. Perusahaan ini juga terbilang sangat efisien dalam menjalankan bisnisnya. Lihat saja BO/ PO-nya yang berada di level 34,20%.

Sementara, total asetnya terhimpun Rp162,10 miliar, naik 11,47% secara tahunan. Di lain sisi, modal sendiri tumbuh 11,52% menjadi Rp161,85 miliar.

Perusahaan yang dipimpin Arjanto Bobi Hoe sebagai direktur utama ini pun diganjar predikat “sangat bagus” dengan total skor 93,22%. SW

MELENGKAPI enam besar di kelompok ini ada Asia Multidana, yang meraih total skor 92,78%. Predikat “sangat bagus” digenggam Asia Multidana yang di tahun lalu membukukan piutang pembiayaan sebesar Rp114,32 miliar, atau tumbuh 14,60% secara tahunan.

Dari sisi indikator efisiensi dan rentabilitas, multifinance yang dikepalai Fernando Iskandar sebagai direktur utama ini juga terpantau cukup solid. Operasionalnya terbilang efisien dengan rasio BO/PO di posisi 64,36%. Sedangkan, ROA dan ROE masing-masing di 3,54% dan 3,27%. SW

Prestasi luar biasa itu tentunya tak lepas dari apiknya kinerja keuangan perusahaan selama 2025. Berdasarkan data Biro Riset Infobank (birl), perusahaan pembiayaan yang dipimpin Suhartini selaku direktur utama terlihat kuat di semua aspek penilaian.

Lanjut baca artikel

Rekomendasi Terbaik

Mulai Berlangganan
Premium Infobank Digital

  • Akses ke Semua Artikel dari Semua Edisi Majalah Infobank

  • Baca Artikel & Majalah Tanpa Iklan

  • Kemudahan Akses di Berbagai Perangkat Web & Mobile

MULAI LANGGANAN

Beli majalah
Infobank Edisi Juni 2026

Rp 65.000

BELI