Belum ada produk di keranjang belanja kamu

Ketika PMA Menggila, Rakyat Kebagian Apa?

PMA yang terus mendominasi realisasi investasi, menunjukkan tingginya kepercayaan investor asing terhadap Indonesia. Tapi, besarnya investasi belum otomatis menjamin pemerataan manfaat bagi masyarakat dan daerah.

Oleh Steven Widjaja
Sumber: Istimewa

Sumber: Istimewa

INDONESIA kembali mencatat kabar positif dari sektor investasi. Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, mengungkapkan bahwa realisasi investasi di Indonesia mencapai Rp498,79 triliun pada kuartal pertama 2026, tumbuh 7,22% secara tahunan dan telah memenuhi 24,4% dari target investasi nasional tahun ini.

Dari total investasi itu, penanaman modal asing (PMA) menjadi kontributor utama dengan nilai Rp249,94 triliun atau 50,11% dari keseluruhan investasi. Sementara, penanaman modal dalam negeri (PMDN) berada sedikit di bawahnya dengan nilai Rp248,84 triliun atau berkontri busi 49,89%. Komposisi ini menunjukkan bahwa investor global masih menaruh kepercayaan besar terhadap Indonesia.

Laju PMA juga lebih cepat dibandingkan dengan PMDN. Sepanjang kuartal pertama 2026, PMA meningkat 8,49%, sedangkan PMDN meningkat 5,97%. Tren ini sejalan dengan perkembangan investasi asing dalam hampir dua dekade terakhir yang terus menunjukkan kenaikan signifikan.

Lanjut baca artikel

Rekomendasi Terbaik

Mulai Berlangganan
Premium Infobank Digital

  • Akses ke Semua Artikel dari Semua Edisi Majalah Infobank

  • Baca Artikel & Majalah Tanpa Iklan

  • Kemudahan Akses di Berbagai Perangkat Web & Mobile

MULAI LANGGANAN

Beli majalah
Infobank Edisi Juli 2026

Rp 65.000

BELI