Belum ada produk di keranjang belanja kamu

Mahendra Koesumawardhana, Kepala Unit Usaha Syariah Bank OCBC NISP

Menulis Mimpi, Menjaga Arah

Oleh SW
Infobank

Infobank

MAHENDRA Koesumawardhana meyakini bahwa kesuksesan tidak datang secara kebetulan. Sejak awal berkarier, Kepala Unit Usaha Syariah Bank OCBC NISP (OCBC) ini membiasakan diri menuliskan berbagai target hidup yang ingin dicapainya. Bahkan, jauh sebelum era smartphone, ia sudah menyimpan secarik kertas berisi daftar mimpi dan tujuan di dalam dompetnya.

            Menurut Mahendra, mimpi tak cukup hanya diucapkan atau dipikirkan. Ia percaya bahwa menuliskan tujuan akan membantu seseorang menjaga fokus sekaligus mengukur perkembangan diri. “Kalau punya mimpi, jangan cuma diucapkan, jangan cuma dipikirkan. Kalau bisa, ditulis,” ujarnya kepada Infobank, beberapa waktu lalu.

            Kebiasaan sederhana itu kemudian membentuk pola kepemimpinan yang disiplin dan terarah. Setiap beberapa tahun, ia memperbarui catatan targetnya sebagai bagian dari evaluasi dan perencanaan jangka panjang. Cara itu menjadi semacam personal road map yang membantunya tetap konsisten dalam mengambil langkah karier maupun keputusan penting.

            Di tengah ruang yang luas untuk berinovasi dan menciptakan terobosan, Mahendra menempatkan integritas sebagai nilai yang tidak bisa ditawar. Baginya, nama baik pribadi dan perusahaan merupakan aset paling berharga. “Karena, once itu terlanggar, sebetulnya itu impact-nya bisa ke mana-mana: nama baik perusahaan kita. Bahkan, hingga nama baik kita pribadi serta keluarga kita,” tegas pria yang telah 23 tahun berkarier di dunia perbankan.

            Dalam memimpin, Mahendra juga mendorong budaya kerja yang terbuka dan egaliter. Ia memberi ruang kepada anggota tim untuk menyampaikan pandangan berbeda agar setiap keputusan lahir dari berbagai perspektif. Kepada generasi muda, ia berpesan untuk berani bermimpi besar, mempersiapkan diri dengan matang, dan memiliki tujuan yang jelas. “Kalau mimpi, sekalian besar. Kalau gagal pun, jatuhnya tidak akan jauh dari sana,” pungkasnya. SW

            Menurut Mahendra, mimpi tak cukup hanya diucapkan atau dipikirkan. Ia percaya bahwa menuliskan tujuan akan membantu seseorang menjaga fokus sekaligus mengukur perkembangan diri. “Kalau punya mimpi, jangan cuma diucapkan, jangan cuma dipikirkan. Kalau bisa, ditulis,” ujarnya kepada Infobank, beberapa waktu lalu.

Lanjut baca artikel

Rekomendasi Terbaik

Mulai Berlangganan
Premium Infobank Digital

  • Akses ke Semua Artikel dari Semua Edisi Majalah Infobank

  • Baca Artikel & Majalah Tanpa Iklan

  • Kemudahan Akses di Berbagai Perangkat Web & Mobile

MULAI LANGGANAN

Beli majalah
Infobank Edisi Juli 2026

Rp 65.000

BELI