Keamanan Siber Bank
Rp 249.000
Sejarah membuktikan bahwa doktrin pertahanan Indonesia tidak pernah bersandar semata-mata pada keunggulan persenjataan fisik (pure military hardware). Sejak era Panglima Besar Jenderal Soedirman memimpin perang gerilya di bumi Jawa, kekuatan utama pertahanan kita berakar pada manunggalnya tentara dengan rakyat melalui Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). Namun, di era abad ke-21 yang sarat dengan peperangan asimetris, perang hibrida, serta disrupsi global, tantangan kedaulatan bangsa bermutasi menjadi kian kompleks.