Bank IBK Korea melihat Indonesia tidak hanya dari sisi ekonomi, yaitu pertumbuhan ekonomi yang stabil dan tinggi atau lebih dari 5% per tahun, tapi juga dari demografi dan sumber daya yang dimiliki Indonesia. Jumlah penduduk Indonesia yang berjumlah lebih dari 280 juta jiwa memberikan dampak positif terhadap perkembangan pasar domestik Indonesia dan melimpahnya pasokan tenaga kerja produktif. Kondisi sosial politik yang stabil dan kebijakan pemerintah Indonesia yang pro investasi juga mendorong perusahaan Korea untuk memasuki pasar Indonesia.
Sumber : Infobank
Bagaimana Bank IBK Group melihat pasar Indonesia dan seberapa penting pasar Indonesia bagi Bank IBK Group?
Bank IBK Korea melihat Indonesia tidak hanya dari sisi ekonomi, yaitu pertumbuhan ekonomi yang stabil dan tinggi atau lebih dari 5% per tahun, tapi juga dari demografi dan sumber daya yang dimiliki Indonesia. Jumlah penduduk Indonesia yang berjumlah lebih dari 280 juta jiwa memberikan dampak positif terhadap perkembangan pasar domestik Indonesia dan melimpahnya pasokan tenaga kerja produktif. Kondisi sosial politik yang stabil dan kebijakan pemerintah Indonesia yang pro investasi juga mendorong perusahaan Korea untuk memasuki pasar Indonesia.
IBK Korea masuk ke pasar Indonesia dengan salah satu pertimbangan, yaitu banyaknya perusahaan Korea yang masuk ke Indonesia dan melihat potensi pertumbuhan bisnis, khususnya di bidang perbankan. IBK Korea menjadikan IBK Indonesia sebagai pusat pertumbuhan bisnisnya di kawasan Asia Tenggara. Bank IBK Indonesia berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui dukungan, baik kepada perusahaan lokal maupun perusahaan Korea di Indonesia.
Selain itu, kalau pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah mencapai 6%-7%, maka kemungkinan IBK akan melakukan investasi tambahan, misalnya membeli bank atau institusi keuangan lain, atau IBK Group sendiri yang masuk ke pasar Indonesia. Meskipun belum fixed, kami selalu laporkan perkembangan ekonomi Indonesia ke (perusahaan) induk. Namun, sekarang kami fokus di corporate banking dulu.
Sebetulnya, apa spesialisasi Bank IBK Indonesia? Pasar seperti apa yang menjadi fokus?
Terkait dengan bisnis, karena spesialisasi kami di corporate banking, jadi kredit yang difokuskan ke kredit korporasi, dan ini meningkat terus. Di sisi lain, kami memperbanyak permodalan dan dana pihak ketiga (DPK) sehingga kami bisa mencapai pertumbuhan yang seimbang. Menurut IBK, industri manufaktur ikut menentukan pertumbuhan suatu negara.
Sementara, komposisi manufaktur di GDP Indonesia baru sekitar 20%, diprediksi akan meningkat terus. IBK punya keahlian 60 tahun di bidang corporate banking, dan dibentuk untuk kemajuan industrialisasi, perusahaan, serta mendukung industri manufaktur. Kami mendukung perkembangan manufaktur sebagai supply chain. Oleh karena itu, dengan pengalaman ini, kami juga bisa support industri manufaktur yang jadi based pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Seperti apa realisasi kinerja Bank IBK Indonesia berdasarkan data terkini? Dan, bagaimana target di 2024 ini?
Kami memulai langkah di 2024 dengan semangat bahwa kami dapat mencapai target yang telah ditetapkan sebelumnya. Pada Maret 2024, kami berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp9,40 triliun, meningkat 18% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Rasio NPL (gross) juga membaik dari 1,81% menjadi 1,42%.
Pada 2024, kami menargetkan pertumbuhan kredit Rp3 triliun, DPK Rp2,5 triliun, dan laba bersih Rp238 miliar, dengan rasio NPL terjaga di kisaran 2%. Untuk mencapai target tersebut, kami terus berupaya mendorong kinerja bisnis dengan meningkatkan aset (kredit) yang sehat serta menghimpun dana simpanan murah (CASA) dari masyarakat. Melalui pertumbuhan bisnis yang konsisten dan stabil, Bank IBK Indonesia menargetkan total aset Rp50 triliun dan total laba bersih Rp1 triliun pada 2030.
Bank IBK Korea melihat Indonesia tidak hanya dari sisi ekonomi, yaitu pertumbuhan ekonomi yang stabil dan tinggi atau lebih dari 5% per tahun, tapi juga dari demografi dan sumber daya yang dimiliki Indonesia. Jumlah penduduk Indonesia yang berjumlah lebih dari 280 juta jiwa memberikan dampak positif terhadap perkembangan pasar domestik Indonesia dan melimpahnya pasokan tenaga kerja produktif. Kondisi sosial politik yang stabil dan kebijakan pemerintah Indonesia yang pro investasi juga mendorong perusahaan Korea untuk memasuki pasar Indonesia.
IBK Korea masuk ke pasar Indonesia dengan salah satu pertimbangan, yaitu banyaknya perusahaan Korea yang masuk ke Indonesia dan melihat potensi pertumbuhan bisnis, khususnya di bidang perbankan. IBK Korea menjadikan IBK Indonesia sebagai pusat pertumbuhan bisnisnya di kawasan Asia Tenggara. Bank IBK Indonesia berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui dukungan, baik kepada perusahaan lokal maupun perusahaan Korea di Indonesia.