Belum ada produk di keranjang belanja kamu

ASET RP200 TRILIUN KE ATAS

Kembali Ke Puncak

Oleh AA
Sumber : Istimewa

Sumber : Istimewa

1.Bank OCBC NISP

 

Dari delapan bank KBMI 3 aset Rp200 triliun ke atas, tujuh di antaranya meraih predikat “sangat bagus”. Bank OCBC NISP (OCBC) mengisi posisi teratas.

Raihan total skor 97,01% membawa OCBC ke posisi kampiun, posisi yang ditempatinya pada rating dua tahun lalu. Selain itu, bank ini meraih predikat “sangat bagus”.

OCBC sendiri tercatat sebagai salah satu bank yang selalu berpredikat “sangat bagus” selama lebih dari 20 tahun.

Capaian bank yang dipimpin Parwati Surjaudaja sebagai presiden direktur ini tidak lepas dari performa bisnis dan tata kelola yang bagus. Di rating tahun ini, dari 105 bank, hanya dua bank yang meraih skor sempurna dari aspek profil manajemen risiko, dan OCBC adalah salah satunya. Bank ini juga mendapat nilai maksimal dari aspek peringkat nilai komposit good corporate governance (GCG). Dari sisi kinerja keuangan, rapor OCBC adalah biru.

Kreditnya tumbuh 11,91% secara tahunan menjadi Rp153,49 triliun. Sedikit di atas rata-rata industri yang tumbuh 10,61%. Ekspansi kredit juga dibarengi dengan prinsip kehati-hatian. Rasio kredit bermasalah (NPL) terjaga di 1,64%, jauh di bawah rata-rata industri yang sebesar 2,19%.

Dari sisi likuiditas, dana pihak ketiga (DPK) bank ini tumbuh 3,22% atau menjadi Rp181,76 triliun. Struktur DPK pun terbilang oke, dengan rasio dana murah (CASA) di level 55,77%. Kredit yang melaju kencang dan DPK yang tumbuh konservatif membuat LDR bank ini mengalami kenaikan ke range “ideal” di level 83,75%. Di tahun sebelumnya, LDR tertahan di posisi 77,20%. Di lain sisi, rasio kecukupan modal (CAR) bank ini tercatat meningkat ke level 23,48%.

OCBC menutup 2023 dengan mengantongi laba bersih Rp4,09 triliun atau meningkat 22,97% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp3,33 triliun. Total asetnya juga menggelembung, menjadi Rp249,76 triliun atau naik 4,72%.

2. Bank Syariah Indonesia


Bank Syariah Indonesia (BSI) meraih total skor 93,38% dalam rating ini. Kinerja bank yang dipimpin Hery Gunardi sebagai direk tur utama ini memang apik di tahun lalu. Sejumlah pos keuangannya tumbuh solid. Pembiayaan tumbuh 15,73% secara tahunan atau menjadi Rp239,69 triliun, dengan NPF terjaga di posisi 2,08%.

3. Bank CIMB Niaga


Bank CIMB Niaga, yang dipimpin Lani Darmawan sebagai presiden direktur, meraih total skor 92,99%. Bank ini adalah peraih laba tertinggi di antara bank-bank KBMI 3. Di tahun 2023, labanya tembus Rp6,55 triliun atau naik 28,54%. Perolehan laba di topang kredit yang tumbuh 8,52% menjadi Rp213,37 triliun. Sedangkan, DPK naik 3,82% menjadi Rp235,86 triliun.

4. Bank Danamon Indonesia


Bank Danamon Indonesia naik kelas ke kelompok aset Rp200 triliun ke atas. Di 2023, bank yang dinakhodai Daisuke Ejima sebagai direktur utama ini memacu kreditnya hingga tumbuh paling tinggi di antara peer-nya, yakni naik 19,09% menjadi Rp171,41 triliun. Ekspansi kredit ditopang likuiditas yang kuat, dengan DPK Rp138,41 triliun, naik 10,76%.

 5. Bank Tabungan Negara


 

Bank Tabungan Negara (BTN), melengkapi jajaran top 5 di kelas ini. BTN meraih predikat “sangat bagus” dengan total skor 87,07%. Bank yang dipimpin Nixon L.P. Napitupulu sebagai direktur utama ini membukukan pertumbuhan positif di 2023. Kreditnya tumbuh 11,87% menjadi Rp333,69 triliun. DPK naik 8,70% menjadi Rp349,93 triliun.

 

Lanjut baca artikel

Rekomendasi Terbaik

Mulai Berlangganan
Premium Infobank Digital

  • Akses ke Semua Artikel dari Semua Edisi Majalah Infobank

  • Baca Artikel & Majalah Tanpa Iklan

  • Kemudahan Akses di Berbagai Perangkat Web & Mobile

MULAI LANGGANAN

Beli majalah
Infobank Edisi Agustus 2024

Rp 65.000

BELI