Belum ada produk di keranjang belanja kamu

Paling Top! Ini Profil Bank Intidana, BPR yang Raih Penghargaan di Infobank BPR Awards 2024

Prestasi Membanggakan Datang Dari PT BPR Intidana Sukses Makmur (Bank Intidana). Hanya Berselang Setahun, Bank Terbesar di Jabodetabek Ini Mampu Menggapai Kinerja yang Signifikan di Semua Aspek Keuangannya.

Oleh Infobank Institute
ILUSTRASI. Direktur Utama BPR Intidana Sukses Makmur Polycarpus Feriyanto, (kanan) bersama Direktur Kepatuhan Wage Abdi Pradja (tengah) dan Direktur Eddy S. Hertanto (kiri)

ILUSTRASI. Direktur Utama BPR Intidana Sukses Makmur Polycarpus Feriyanto, (kanan) bersama Direktur Kepatuhan Wage Abdi Pradja (tengah) dan Direktur Eddy S. Hertanto (kiri)

Bagaimana tidak, dalam setahun terakhir Bank Intidana sukses besar menggenjot pertumbuhan labanya hingga 95,02%, atau menjadi Rp24,61 miliar, dibandingkan periode sebelumnya, yaitu Rp12,62 miliar.

Capaian tersebut menghantarkan bank yang dinavigasi Firman A. Moeis ini sukses menyabet penghargaan di ajang “BPR Awards 2024” dari Majalah Infobank.

Tumbuhnya laba bank ditopang oleh pendapatan bunga yang naik 41,86% menjadi Rp214,04 miliar, dari sebelumnya Rp150,89 miliar. Mengekor di belakangnya ada pendapatan lain yang tumbuh 36,88% atau mencapai Rp6,6 miliar, dari periode yang sama sebelumnya di 2022 sebesar Rp4,83 miliar.  Meroketnya laba tak terlepas dari menguatnya penetrasi kredit yang disalurkan perseroan. Tercatat, pada 2023 fasilitas kredit yang digelontorkan kepada nonbank pihak terkait melesat hingga 199,02% atau mencapai Rp15,85 miliar, dari tahun sebelumnya yang hanya Rp5,3 miliar.

Meroketnya laba tak terlepas dari menguatnya penetrasi kredit yang disalurkan perseroan. Tercatat, pada 2023 fasilitas kredit yang digelontorkan kepada nonbank pihak terkait melesat hingga 199,02% atau mencapai Rp15,85 miliar, dari tahun sebelumnya yang hanya Rp5,3 miliar.

Demikian dengan kredit kepada nonbank pihak tidak terkait yang juga tumbuh 13,77% menjadi Rp1,1 triliun dari tahun sebelumnya, yaitu Rp998,13 miliar.

Bank Intidana menyasar kredit untuk segmen korporasi dan usaha kecil menengah (UKM) melalui 2 produk unggulannya. Pertama, Kredit Umum dengan plafon Rp200 juta ­ Rp20 miliar. Fasilitas kredit ini disalurkan untuk kebutuhan multiguna, modal kerja, KPR, dan investasi nasabah.

Kedua, Kredit Jempolan yang ditujukan untuk kebutuhan konsumtif dengan plafon mulai Rp1 miliar ­ Rp3 miliar dengan suku bunga kompetitif. Menariknya, Bank Intidana menjamin proses pencairan kredit dapat diputuskan dalam hitungan hari setelah data permohonan lengkap.

Sementara dari sisi himpunan dana pihak ketiga (DPK), Bank Intidana mengumpulkan nilai deposito yang terbilang besar, yaitu Rp1,28 triliun. Berikut dengan besaran tabungan yang dihimpun mencapai Rp43,3 miliar. Jumlah tabungan tersebut melompat 68,29% dari yang sebelumnya sebesar Rp25,73 miliar pada 2022.

Jika dilihat lebih jauh, Bank Intidana memang tampak serius dalam mengawal pertumbuhan dana murah ini. Sejumlah benefit ditawarkan, mulai dari bunga tabungan yang tinggi, bebas biaya tambahan, dan setoran awal yang hanya Rp100.000. Pun, saat membuka tabungan, nasabah dipastikan terbebas dari biaya pembukaan, penggantian buku, administrasi bulanan dan rekening pasif.

Mulusnya sejumlah komponen bisnis, berimbas positif pada total aset perseroan, di mana pada tahun 2023 aset bank melejit 24,13%, atau menjadi Rp1,9 triliun dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp1,53 triliun.

Kantor Pusat Baru

Untuk memperbesar cakupan bisnisnya, Bank Intidana berkomitmen ekspansif dan memaksimalkan pelayanan yang lebih dekat dengan nasabah. Di tahun ini, tepatnya 12 Februari 2024, perseroan menghadirkan kantor pusat baru yang berlokasi kawasan sentra bisnis di RDTX Square, Jakarta.

Keberadaan kantor pusat baru ini akan menggantikan kantor pusat sebelumnya yang berada di kawasan Kota Tua, Jakarta, yang diperkuat dengan 9 kantor cabang di area Jabodetabek.

Tak hanya itu, Bank Intidana juga terus mematangkan kualitas SDM­nya agar mampu secara dinamis mengikuti setiap perubahan, baik dari sisi target bisnis, segmen pasar, keamanan data, dan mengikuti setiap ketentuan dari regulator.

Oleh karenanya, diperlukan strategi pengembangan yang sejalan dengan visi­misi dan nilai­nilai perusahaan disertai target yang jelas.

Dalam hal ini, Bank Intidana telah mengembangkan sistem yang mengatur perekrutan karyawan hingga memasuki masa pensiun. Sistem itu juga dibangun untuk memberikan kejelasan atas job description, penilaian kinerja, rencana karir, kepuasan kerja, termasuk di dalamnya pengembangan karyawan melalui training, rotasi, dan coaching. RA

Capaian tersebut menghantarkan bank yang dinavigasi Firman A. Moeis ini sukses menyabet penghargaan di ajang “BPR Awards 2024” dari Majalah Infobank.

Lanjut baca artikel

Rekomendasi Terbaik

Mulai Berlangganan
Premium Infobank Digital

  • Akses ke Semua Artikel dari Semua Edisi Majalah Infobank

  • Baca Artikel & Majalah Tanpa Iklan

  • Kemudahan Akses di Berbagai Perangkat Web & Mobile

MULAI LANGGANAN

Beli majalah
Infobank Edisi September 2024

Rp 65.000

BELI