PT Bank Negara Indonesia (persero) tbk atau BNI telah menyatakan kesiapannya untuk menjawab perubahan pasar yang semakin dinamis dengan menghadirkan transformasi modern, unik, dan serba digital.
BNI Digital Banking Café
Bertepatan dengan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2024, BNI tampil berbekal inovasi teranyar yang mengusung konsep “New Look New Image”. Konsep ini merupakan bagian dari upaya BNI untuk terus memberikan layanan berkualitas dan customer experience yang berbeda bagi nasabah.
Melalui konsep ini, BNI memperkenalkan format Outlet baru berbasis digital, peluncuran seragam baru untuk petugas frontliner, hingga Layanan mobile banking terbaru wondr by BNI.
Direktur Network & Services Ronny Venir menjelaskan, format Outlet baru diperkenalkan BNI sejak tahun lalu melalui 5 format Outlet yaitu Super Flagship, Business Flagship, Digital First, Thematic dan Smart Conventional.
Jika diurai, outlet Super Flagship melayani hampir semua kegiatan finansial. Sementara outlet Business Flagship menjadi pusat pelayanan terpadu untuk komunitas bisnis, sedangkan outlet Thematic untuk memberikan pengalaman yang mendalam sesuai dengan tema lokasi.
Digital First khusus untuk pelayanan fast moving customer dan terakhir Smart Conventional, kini dilengkapi dengan mesin-mesin digital BNI yang siap menjawab kebutuhan nasabah dalam bertransaksi perbankan.
Pada tahun ini BNI meluncurkan desain format yang lebih modern dan digital, dikenal sebagai BNI Digital Banking Café. Format ini merupakan pengembangan dan bagian dari format Outlet Thematic yang dikemas dalam format café untuk menjawab kebutuhan nasabah yang menginginkan kepraktisan dalam bertransaksi.
"Nasabah yang datang bertransaksi ke cabang kecendrungannya akan terus menurun. Nasabah saat ini cenderung bertransaksi lewat ATM, CRM Mobile Banking dan layanan digital BNI lainnya. Sehingga fungsi cabang kami reformat. Jadi, New Look New Image ini menyesuaikan dengan perubahan behaviour nasabah,” ujarnya.
BNI Digital Banking Café menggabungkan kenyamanan ruang publik dan fasilitas perbankan digital. Terkini, BNI baru saja meresmikan BNI Digital Banking Café di Hunian ASN-4 Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam, Kalimantan Timur yang juga turut dihadiri oleh Presiden Joko Widodo beserta beberapa Menteri pada tanggal 12 Agustus 2024.
“Yang menarik di sana, kami menyediakan working space. Jadi kalau nasabah yang biasanya kerja di kantor, bisa ke sana sambil bekerja. Di situ free wifi, bisa transaksi, sekaligus belanja. Tapi, BNI Digital Banking Cafe itu bukan berarti kafe seperti pada umumnya. Itu outlet banking, tetapi kami menyediakan kafe, sehingga itu menarik,” sambungnya.
Ronny mengatakan, BNI Digital Banking Café dilengkapi dengan fasilitas perangkat digital perbankan terkini, mulai dari BNI DigiCS, ATM, CRM.
Fasilitas bank yang modern ini bertujuan mempermudah nasabah dalam bertransaksi secara mandiri tanpa perlu antri sambil bersantai menikmati kopi dan makanan sehingga memberikan experience baru bagi nasabah.
“Di Hunian ASN BNI juga menghadirkan ekosistem digital dengan menyediakan platform BNI Smart Tenant Plus sebagai modul untuk mengelola rumah hunian ASN di IKN secara digital dan modern,” terangnya.
“Dengan berubahnya format Outlet tersebut, tentu interaksi dengan orang akan semakin berkurang. Saat ini apabila Nasabah datang ke Outlet/ Cabang BNI akan dihadapkan dengan mesin-mesin digital BNI. Apabila terdapat transaksi yang tidak dapat diselesaikan dengan mesin, baru Nasabah diarahkan ke frontliner,” terangnya.
Selain pembukaan BNI Digital Banking Café, BNI Agen46 turut dihadirkan di hunian pekerja konstruksi dan beberapa area di sekitar IKN. Hal ini menurut Ronny menjadi salah satu upaya pengenalan kegiatan perbankan yang dekat dengan masyarakat sekitar.
Saat ini jumlah BNI Agen46 telah mencapai lebih dari 200 ribu yang hadir sebagai entry point pertama masyarakat akan transaksi perbankan khususnya untuk menjangkau area blank spot yang tidak ter-cover oleh Outlet BNI. Selain itu BNI Agen46 dapat menjadi perpanjangan tangan BNI dalam memberikan kemudahan akses channel layanan yang menjangkau masyarakat lebih dekat sehingga dapat melakukan kegiatan perbankan sama seperti di outlet BNI sesuai kebutuhan dengan mudah dan cepat.
Sebagai bagian dari program pelindungan konsumen, BNI juga aktif memberikan edukasi dan literasi keuangan bagi para pekerja konstruksi di IKN. Edukasi ini dimaksudkan untuk melindungi para pekerja konstruksi dari modus penipuan investasi, pinjaman online illegal dan judi online yang tengah marak terjadi di masyarakat.
Konsep New Look New Image yang diperkenalkan BNI tak berhenti sampai di situ. Di waktu yang sama, BNI meluncurkan seragam baru yang digunakan oleh frontliner. Peluncuran seragam baru petugas frontliner merupakan komitmen BNI dalam memberikan pelayanan yang lebih cepat, mudah dan fleksibel, serta mencerminkan perusahaan yang muda, energik, dan dinamis.
“Seragam baru ini dirancang dengan desain yang berbeda setiap harinya, lebih fresh, stylish, fleksibel untuk mendukung aktivitas BNI Hi-Movers yang lebih produktif serta tentunya akan membuat nasabah lebih nyaman dalam bertransaksi.” Imbuhnya.
Luncurkan “wondr by BNI”
Sejalan dengan upaya BNI untuk terus memberikan layanan yang terbaik untuk nasabah berbasis teknologi tinggi, BNI meluncurkan layanan mobile banking terbaru wondr by BNI.
Layanan mobile banking terbaru wondr by BNI menurut Ronny mengakomodir semua kebutuhan finansial nasabah dengan aman, cepat dan nyaman.
“Kami menghadirkan aplikasi yang kaya akan fitur, user-friendly dengan langkah-langkah transaksi yang lebih ringkas dan mudah pada wondr by BNI. Nasabah akan lebih cepat dan mudah dalam bertransaksi, tentunya disertai dengan fitur keamanan dengan standar tinggi,” urainya.
Aplikasi perbankan wondr by BNI memberikan solusi pengelolaan keuangan yang lebih terencana melalui fitur 3 Dimensi Keuangan, yakni Insight, Transaksi dan Growth.
Dimensi Insight mengusung konsep ‘masa lalu’, nasabah dapat melihat sekaligus menganalisis jumlah pendapatan dan pemasukan mereka secara real time setiap harinya. Khusus untuk pengeluaran disertai kategori / klasifikasi pos pengeluarannya.
Dimensi ini memungkinkan masyarakat untuk melakukan pengelolaan keuangan yang lebih optimal berdasarkan data historis serta membantu memahami kondisi keuangan saat ini dan bagaimana pengelolaan yang tepat.
Dimensi Transaksi mengusung konsep ‘masa kini’, nasabah dapat memanfaatkan berbagai fitur transaksi seperti transfer, pembayaran tagihan, pembelian, dan sebagainya. Selain itu wondr by BNI juga memiliki fitur pengaturan jadwal transfer, yang dapat membantu nasabah melakukan transfer berjadwal setiap bulannya. Semuanya dapat dilakukan dengan langkah yang ringkas dan sederhana untuk memudahkan nasabah dalam pengelolaan transaksi harian.
Sementara itu, dimensi Growth fokus pada investasi dan perencanaan masa depan dengan menyediakan berbagai pilihan produk finansial yang sesuai kebutuhan nasabah.
“Melalui wondr by BNI, nasabah juga bisa membuat financial planning. Misalnya dia mau ke luar negeri tahun depan. Mulai sekarang nabung berapa biayanya. Jadi wondr by BNI ini mengedukasi nasabah untuk tertib keuangan,” ungkapnya.
Selanjutnya, untuk memperluas layanan dan jaringan BNI di luar negeri, pada 5 September lalu perseroan meresmikan kantor perwakilan BNI di Sydney, Australia.
BNI menjadi bank pertama dari Indonesia yang membuka kantor di Australia. Keberadaan kantor perwakilan ini diharapkan dapat menjadi pintu gerbang yang lebih lebar untuk meningkatkan bisnis, kerja sama ekonomi dan bisnis antara Indonesia dan Australia, serta negaranegara di kawasan Asia-Pasifik
Melalui konsep ini, BNI memperkenalkan format Outlet baru berbasis digital, peluncuran seragam baru untuk petugas frontliner, hingga Layanan mobile banking terbaru wondr by BNI.