PT Mitra Kasih Perkasa (MKP) Digitalkan Pelabuhan Penumpang terverifikasi sesuai dengan Surat Edaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut No.33 Tahun 2023.
Sumber: Istimewa
Peningkatan popularitas pembayaran elektronik seiring waktu dengan budaya penggunaan dompet digital dan uang elektronik pada masyarakat dibandingkan uang tunai. Dalam era digital yang terus berkembang, tren sistem pembayaran elektronik semakin mendominasi, membawa perubahan signifikan dalam kebiasaan masyarakat. Salah satu sektor yang merasakan dampak positif ini adalah industri kapal penumpang. Hadirnya E-Ticketing, masyarakat Indonesia tidak perlu mengantri di loket agen kapal dan membayar dengan uang tunai, tapi bisa membeli tiket kapal secara online dengan sistem pembayaran elektronik.
MKP menjadi perusahaan Anak Bangsa pertama dan satusatunya yang mendigitalkan ekosistem pelabuhan penumpang di Indonesia, yang telah melayani lebih dari 2 juta penumpang setiap tahunnya. Mewujudkan visi sebagai the most reliable traffic intelligence company, MKP berhasil membangun Boarding Management System yang terverifikasi oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sesuai dengan SE DJPL No. 33 Tahun 2023 tentang ‘Penerapan Pelayanan Tiket Secara Elektronik (E-Ticketing) pada Kapal Penumpang di Pelabuhan’ sejak awal tahun 2024.
MKP berkomitmen untuk memperkuat ekosistem digital di seluruh pelabuhan Indonesia melalui peluncuran produk inovatif, mulai dari pembelian tiket kapal yang semakin mudah dijangkau, sistem validasi pada pelabuhan, hingga analisa data penumpang secara akurat. Boarding Management System yang dikembangkan oleh MKP, tidak hanya akan mendukung operator kapal penumpang dalam menjalankan e-ticketing baik secara online maupun onsite, tetapi juga mendistribusikan tiket melalui channel mobile banking dan OTA domestik serta internasional.
Salah satu pencapaian MKP yang patut dicatat adalah integrasinya dengan PELNI, yang memungkinkan distribusi tiket elektronik ke berbagai platform mobile banking, termasuk BCA Mobile dan Livin Sukha Mandiri, dengan BRI Mobile yang akan segera menyusul. Berkat upaya ini, MKP dianugerahi gelar Mitra Perbankan Terbaik PELNI 2024, menegaskan posisi mereka sebagai pionir dalam digitalisasi industri kapal penumpang. Keberhasilan MKP juga terlihat dalam implementasi Boarding Management System di sejumlah pelabuhan strategis, termasuk Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, dan berbagai pelabuhan di bawah naungan BP Batam yaitu pelabuhan Domestik Telaga Punggur, Pelabuhan Sekupang, dan Harbour Bay. Lebih dari itu, MKP juga menjadi fasilitator pada berbagai pelabuhan di Provinsi Bali, di antaranya Pelabuhan Sire Angen Serangan, Pelabuhan Sampalan, Pelabuhan Bias Munjul, Pelabuhan Matahari Terbit Sanur, dan melayani e-ticketing di area Kawasan Pelabuhan Banjar Nyuh.
Di tahun 2025, MKP menargetkan untuk melanjutkan langkah digitalisasi ini dengan melakukan kolaborasi strategis bersama Asosiasi Pengusaha Kapal Penumpang Indonesia (APKAPI) dan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Inisiatif ini diharapkan tidak hanya membawa manfaat bagi pemerintah melalui data penumpang yang akurat dan real-time, tetapi juga memberikan kemudahan operasional bagi para pengusaha kapal. Penumpang pun akan merasakan keuntungan dari akses pembelian tiket yang lebih mudah melalui platform online Tiketkapal.com dan self-kiosk pelabuhan penumpang, serta terjaminnya data penumpang yang terintegrasi dengan asuransi.
Dengan semangat inovasi dan komitmen terhadap layanan yang lebih baik, MKP siap membawa industri kapal penumpang Indonesia menuju era digital yang lebih cemerlang.
Peningkatan popularitas pembayaran elektronik seiring waktu dengan budaya penggunaan dompet digital dan uang elektronik pada masyarakat dibandingkan uang tunai. Dalam era digital yang terus berkembang, tren sistem pembayaran elektronik semakin mendominasi, membawa perubahan signifikan dalam kebiasaan masyarakat. Salah satu sektor yang merasakan dampak positif ini adalah industri kapal penumpang. Hadirnya E-Ticketing, masyarakat Indonesia tidak perlu mengantri di loket agen kapal dan membayar dengan uang tunai, tapi bisa membeli tiket kapal secara online dengan sistem pembayaran elektronik.