Oni Marbun, Deputy of Communications BPJS Ketenagakerjaan
Seperti pohon yang kuat karena akarnya, seorang pemimpin harus berpijak pada nilai-nilai yang benar. Prinsip inilah yang dipegang Oni Marbun, Deputy of Communications BPJS Ketenagakerjaan. Baginya, memimpin bukan sekadar posisi, tetapi sebuah bentuk pelayanan kepada sesama.
“Di hidup saya, termasuk berkarier, saya selalu percaya to lead is to serve. Kalau kita belum selesai dengan diri sendiri, bagaimana kita mau melayani orang,” kata wanita kelahiran Medan, 1974, ini kepada Infobank, beberapa waktu lalu.
Oni menyadari bahwa menjalani hidup memerlukan fondasi yang kuat. Baginya, fondasi terbaik adalah keyakinan kepada Tuhan yang diwujudkan dalam tindakan nyata membantu sesama. Prinsip inilah yang mendorongnya untuk berkontribusi di institusi negara, meski sebelumnya memiliki pengalaman di sektor swasta.
Sebelum mengambil keputusan besar ini, Oni berdiskusi dengan mendiang suaminya. “Suami saya bilang, ‘kalau di swasta atau multinasional, kamu malah membawa dampak ke luar negeri. Kamu harus di pemerintahan kalau mau berdampak lebih besar’,” ujar Oni menirukan pendapat suaminya.
Doa dan keyakinan Oni akhirnya berbuah manis. Ia mendapat kesempatan bergabung dengan BPJS Ketenagakerjaan pada 2022. Visi lembaga yang berfokus pada perlindungan pekerja Indonesia ini sejalan dengan prinsip hidupnya. “Bayangkan kalau saya bisa membuat strategi membantu negara ini untuk melindungi, sekarang kita sudah 42 juta (pekerja terdaftar), target kita 70 juta. Itulah doa saya, ada rasa to lead is to serve-nya teraplikasi,” ujarnya.
Oni juga berusaha menanamkan nilai kepemimpinan yang melayani pada timnya. Ia percaya, bekerja dengan tujuan akan memberikan makna dan kepuasan dalam setiap langkah. “Kepada setiap orang saya katakan, cari purpose kamu. Karena, kita ada di badan negara dan kita melayani,” tutupnya dengan penuh keyakinan.
“Di hidup saya, termasuk berkarier, saya selalu percaya to lead is to serve. Kalau kita belum selesai dengan diri sendiri, bagaimana kita mau melayani orang,” kata wanita kelahiran Medan, 1974, ini kepada Infobank, beberapa waktu lalu.