Industri asuransi jiwa terus melangkah pasti – meski pendapatannya menurun, efisiensi menjadi layar yang menjaga kapal tetap melaju. Sebaliknya, asuransi umum terombang-ambing di tengah badai klaim yang bergelora.
Budi Herawan, Ketua Umum AAUI
Industri asuransi jiwa di Indonesia ibarat perahu yang berlayar di perairan tenang tapi berlumpur, bergerak lamban di tengah tantangan yang makin kompleks. Sementara itu, asuransi umum lebih seperti kapal di tengah badai, dihantam gelombang besar berupa lonjakan klaim dan tekanan underwriting. Dalam lanskap yang penuh ketidakpastian ini, efisiensi menjadi kunci utama untuk bertahan dan menjaga profitabilitas.
Tekanan ekonomi, melemahnya daya beli masyarakat, dan regulasi yang makin ketat membuat perusahaan asuransi jiwa tak lagi bisa mengandalkan strategi lama. Mereka dipaksa untuk lebih selektif dalam menerima polis, menekan biaya operasional, serta mengoptimalkan strategi investasi agar tetap kompetitif di pasar yang makin dinamis.