Dari sembilan unit syariah perusahaan asuransi umum di kelompok modal sendiri Rp100 miliar ke atas, enam di antaranya berpredikat “sangat bagus”. Unit syariah Asuransi Tugu Pratama Indonesia menjadi yang terbaik di kelompok ini.
Sumber: Istimewa
1. Asuransi Tugu Pratama Indonesia
UNIT syariah Asuransi Tugu Pratama Indonesia mengukuhkan diri sebagai yang teratas dengan total skor 89,97%. Performa keuangan unit syariah perusahaan yang dinakhodai Adi Pramana sebagai direktur utama ini apik di 2024, baik dari sisi pertumbuhan maupun rasio keuangan.
Dari 12 aspek penilaian, unit syariah Asuransi Tugu Pratama Indonesia meraih skor maksimal di sembilan aspek. Di antaranya, aspek likuiditas, pertumbuhan kontribusi bruto, cadangan teknis terhadap investasi, pertumbuhan dana, perimbangan investasi dengan liabilitas, beban klaim neto terhadap kontribusi neto, dan surplus (defisit) dana tabarru terhadap pendapatan kontribusi neto.
Di 2024, kontribusi bruto unit syariah ini mencapai Rp56,23 miliar. Capaian itu melonjak 99,35% year on year (yoy). Jumlah investasinya pun naik signifikan menjadi Rp105,82 miliar atau tumbuh 44,24%.
Unit syariah Asuaransi Tugu Pratama Indonesia juga mencatatkan surplus underwriting sebesar Rp8,97 miliar, meroket 119,32% dari Rp4,09 miliar di tahun sebelumnya. Demikian pula dengan surplus dana tabarru yang meningkat menjadi Rp12,92 miliar, atau tumbuh 21,62%.
Sementara itu, laba sebelum zakat dan pajaknya tumbuh 20,70% menjadi Rp11,04 miliar. Modal sendirinya pun makin tebal, tumbuh 25,48% menjadi Rp102,87 miliar dari Rp81,98 miliar di 2023. Adapun total asetnya mengembang 33,06% menjadi Rp187,67 miliar dari Rp141,04 miliar di tahun sebelumnya.
2. Asuransi Astra Buana
UNIT syariah Asuransi Astra Buana kembali mengamankan predikat “sangat bagus” dengan total skor 87,35%. Kinerja keuangan unit syariah dari perusahaan yang dipimpin Maximiliaan Agatisianus sebagai presiden direktur ini memang mentereng. Pada 2024, perolehan laba sebelum zakat dan pajaknya mencapai Rp105,03 miliar, melonjak 34,25%. Raihan ini antara lain ditopang pendapatan kontribusi bruto yang tumbuh 38,42% menjadi Rp249,04 miliar. Investasinya pun meningkat 18,42% menjadi Rp811,99 miliar. Alhasil, total aset unit syariah perusahaan di bawah naungan Astra Financial ini naik 17,42% menjadi Rp1,05 triliun.
3. Asuransi Ramayana
UNIT syariah Asuransi Ramayana membukukan kinerja laba mengesankan pada 2024. Laba sebelum zakat dan pajaknya meroket 1.192,13% dari Rp2,53 miliar menjadi Rp32,69 miliar. Pertumbuhan yang impresif ini patut mendapat apresiasi. Dari sisi kontribusi bruto, angkanya naik tipis 1,11% menjadi Rp80,95 miliar. Sementara, jumlah investasinya tercatat Rp55,24 miliar dengan aset Rp237,41 miliar atau meningkat 5,83% dalam setahunan. Berkat kinerja apik itu, unit syariah Asuransi Ramayana mendapat predikat “sangat bagus” dengan total skor 86,84%.
4. Asuransi Tri Pakarta
DENGAN skor 86,30%, unit syariah Asuransi Tri Pakarta mampu mengamankan predikat “sangat bagus”. Rasio-rasio keuangan unit syariah ini terjaga dengan baik, meski dari sisi pertumbuhan sedikit mengalami tantangan. Di 2024, unit syariah dari perusahaan yang dikomandoi G.C. Koen Yulianto sebagai direktur utama ini menghimpun pendapatan kontribusi bruto sebesar Rp79,54 miliar dengan nilai investasi Rp235,94 miliar. Sementara, laba sebelum zakat dan pajaknya tercatat Rp14,03 miliar dengan total aset Rp306,59 miliar. Aset unit syariah Asuransi Tri Pakarta pun naik 6,15%.
Link tabel Tabel Rating 260 Institusi Keuangan Syariah 2025 - Asuransi Umum Syariah Per Desember 2023-2024 dapat di akses melalui Majalah Infobank Edisi September 2025: www.infobankstore.com
UNIT syariah Asuransi Tugu Pratama Indonesia mengukuhkan diri sebagai yang teratas dengan total skor 89,97%. Performa keuangan unit syariah perusahaan yang dinakhodai Adi Pramana sebagai direktur utama ini apik di 2024, baik dari sisi pertumbuhan maupun rasio keuangan.