Belum ada produk di keranjang belanja kamu

peta consumer banking 2026

CIMB Niaga Membara Didukung Inovasi dan CASA Tinggi

Bisnis consumer banking Bank CIMB Niaga kian menyala. Dengan kontribusi kredit konsumsi yang besar, efisiensi pendanaan lewat CASA tinggi, dan inovasi layanan yang terus berkembang, bank ini mampu menjaga momentum pertumbuhan sekaligus diferensiasi di tengah persaingan industri. Di pasar konsumer, bank ini berniat lebih agresif.

Oleh Mohammad Adrianto Sukarso & Ari Nugroho
Sumber : Istimewa

Sumber : Istimewa

FASE pertumbuhan yang ma kin gereget tengah dimasuki Bank CIMB Niaga di bisnis consumer banking. Hal itu ditopang fundamental kuat dan ekosistem digital yang kian matang.

Dalam beberapa tahun terakhir, portofolio kredit konsumsi Bank CIMB Niaga menunjukkan tren ekspansi yang stabil, meski lanskap industri makin kompetitif. Dengan pendekatan yang lebih terukur, bank ini terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain consumer banking paling adaptif di Indonesia.

Per September 2025, kredit konsumsi Bank CIMB Niaga mencapai Rp78,22 triliun atau tumbuh 4,22% secara tahunan (year on year/yoy). Angka ini menegaskan bahwa consu mer banking tetap menjadi motor penting dalam strategi pertumbuhan bank ini, terutama di tengah perubah an perilaku belanja masyarakat yang kian digital. Pencapaian itu juga me nunjukkan hebatnya ketahanan bisnis ritel Bank CIMB Niaga, walau tekanan ekonomi belum sepenuhnya reda.

Kontribusi segmen konsumer ter ha dap total kredit Bank CIMB Niaga juga cukup signifikan. Dengan porsi 34,21% dari total kredit Rp228,65 triliun, consumer lending menjadi jangkar yang menjaga stabilitas portofolio sekaligus mendukung diversifikasi pendapatan bank ini.

"Tren pertumbuhan ini cenderung stabil, ke depan kami menargetkan peningkatan kontribusi yang terus positif, didorong oleh digital onboarding dan penurunan suku bunga," terang Noviady Wahyudi, Direktur Perbankan

Konsumer Bank CIMB Niaga, kepada Infobank, November lalu. Di dalam struktur kredit konsu mer Bank CIMB Niaga, kredit pemilik an rumah (KPR) masih menjadi kontributor terbesar dengan nilai mencapai Rp42 triliun. Ini menggam barkan dominasi sektor perumahan dalam portofolio ritel bank ini. Per mintaan yang tetap tinggi pada pem biayaan hunian, ditambah penurunan suku bunga, memberi ruang ekspansi yang lebih besar pada lini ini.

Kredit kendaraan juga mencatat pertumbuhan yang impresif. Auto loan tumbuh 18,7% secara tahunan menjadi Rp18,15 triliun. Kenaikan ini menunjukkan kuatnya permintaan pasar otomotif dan efektivitas sinergi Bank CIMB Niaga dengan anak usaha, CIMB Niaga Finance. Integrasi proses dan jaringan menjadi pendorong utama penetrasi segmen ini.

Sementara, lini kartu kredit, kre dit multiguna, dan produk konsumer lainnya menyumbang Rp16,99 triliun. Meski kontribusinya lebih kecil dibandingkan dengan KPR dan auto loan, segmen ini berperan penting dalam memperdalam hubungan nasabah dan memperluas margin berbasis fee. Kombinasi ini membuat portofolio konsumer Bank CIMB Niaga tetap seimbang.

Lebih jauh, Bank CIMB Niaga juga berhasil menjaga kualitas kredit konsumer tetap sehat. Per September 2025, non performing loan (NPL) gross segmen konsumer berada di level 2,7%, sementara secara bankwide berada di bawah 2%. Rasio ini menegaskan kehati-hatian kredit yang secara konsisten diterapkan Bank CIMB Niaga. "Kami menerapkan strategi pertumbuhan yang selektif dengan penguatan credit scoring berbasis data analytics, underwriting yang lebih presisi, serta digital monitoring untuk deteksi dini risiko agar kualitas portofolio tetap sehat," tukas Noviady.

Stabilitas kualitas kredit menjadi penting, mengingat persaingan di consumer banking makin ketat. Banyak bank berlomba menawarkan produk serupa, tapi Bank CIMB Niaga menempatkan diferensiasi pada kombinasi customer centric approach, ekosistem digital, dan integrasi layanan. Nilai tambah ini menjadi pembeda di tengah industri yang homogen.

Platform OCTO menjadi tulang punggung digitalisasi consumer banking Bank CIMB Niaga. Pengga bung an aplikasi OCTO Mobile dan OCTO Internet Banking menjadi satu identitas dan satu user ID kian memu dah kan nasabah dalam bertransaksi. Proses onboarding, transaksi, investasi, hingga fitur lifestyle kini tersaji lebih seamless.

Inovasi digital juga diperluas melalui OCTO Call dan OCTO WhatsApp, menjadikan Bank CIMB Niaga sebagai bank pertama di Indo nesia yang menghadirkan layanan panggilan berbasis WhatsApp. Langkah ini memperkuat positioning bank ini sebagai institusi ritel yang progresif dan adaptif terhadap preferensi komunikasi generasi digital.

Selain kredit, consumer banking berperan penting sebagai kanal penghimpun dana pihak ketiga (DPK) Bank CIMB Niaga. DPK konsumer per September 2025 mencapai Rp115,96 triliun atau 41,7% dari total DPK. Dengan rasio CASA 68,5% dan cost of fund di bawah 2%, consumer banking memberikan fondasi likuiditas yang kokoh bagi ekspansi bisnis.

Efisiensi pendanaan ini menjadi keunggulan strategis Bank CIMB Niaga, terutama ketika bank hanya menyalurkan sekitar dua pertiga dari DPK konsumer menjadi kredit. Dengan LDR konsumer sebesar 66,5%, ruang pertumbuhan leasing, KPR, dan produk lain masih sangat terbuka.

Dari sisi diferensiasi layanan, Bank CIMB Niaga mengedepankan personalisasi berbasis data. Program loyalitas, integrasi ekosistem, dan pengalaman omnichannel menjadi elemen penting dalam mempertahan kan nasabah kelas menengah serta segmen affluent seperti preferred dan private. Ini berkontribusi pada hubung an jangka panjang yang lebih kuat.

Ke depan, strategi consumer banking Bank CIMB Niaga mengacu pada visi Forward30 (F30) yang berfokus pada empat pilar: CASA, cross selling, capability, dan capital. Menurut Noviady, F30 adalah arah jangka panjang Bank CIMB Niaga untuk tumbuh lebih inklusif, berkelanjutan, dan relevan bagi setiap fase kehidupan nasabah.

Pendekatan ini memungkinkan Bank CIMB Niaga menghadirkan layanan yang lebih adaptif, mulai dari tabungan masa depan, pembiayaan pendidikan, hingga kebutuhan investasi. Dengan lebih dari 9,1 juta nasabah, peluang memperluas engagement sangat besar di tengah makin kuatnya digital lifestyle.

Peluang pertumbuhan consumer banking juga didorong tren penurun an suku bunga dan normalisasi ekonomi. Momentum ini meningkat kan pembiayaan hunian dan otomotif. Noviady menuturkan, dengan tren penurunan suku bunga, pihaknya optimistis penyaluran KPR dan KPM dapat tumbuh dua digit, terutama di segmen milenial dan gen Z. Tapi, peluang besar kerap diiringi tantangan signifikan, mulai dari perubahan perilaku konsumen, penetrasi pemain digital, hingga risiko kualitas kredit di periode volatilitas ekonomi. Bank CIMB Niaga meresponsnya dengan memperkuat data analytics, meningkatkan precision underwriting, dan memper luas kemitraan ekosistem yang lebih efektif.

Tantangan kompetisi juga mendorong Bank CIMB Niaga untuk mem per besar kapasitas digital onboarding. Efisiensi proses dan biaya akuisisi nasabah menjadi faktor kunci untuk menjaga pertumbuhan yang sustain able. Layanan digital memungkinkan bank ini memperpendek waktu persetujuan kredit dan meningkatkan customer journey secara keseluruhan.

Dalam horizon 2025-2026, Bank CIMB Niaga menargetkan pertumbuh an konsumer yang agresif tapi tetap prudent. Fokusnya memperbesar CASA; mendorong kredit berkualitas, terutama KPR dan auto loan; serta memperkuat market share melalui integrasi ekosistem dan kapabilitas OCTO yang menjadi growth engine, baik untuk funding maupun lending.

Dengan aset konsolidasi Rp369,45 triliun per September 2025 dan menyandang predikat sebagai bank terbesar ketujuh di Indonesia, Bank CIMB Niaga berada dalam posisi yang solid untuk memperluas dominasi di consumer banking. Di bawah kepe mim pinan Lani Darmawan sebagai presiden direktur dan penguatan strategi konsumer yang makin matang, bank ini menegaskan posisinya sebagai salah satu motor penting pertumbuhan sektor perbankan ritel di republik ini.

 

 

Dalam beberapa tahun terakhir, portofolio kredit konsumsi Bank CIMB Niaga menunjukkan tren ekspansi yang stabil, meski lanskap industri makin kompetitif. Dengan pendekatan yang lebih terukur, bank ini terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain consumer banking paling adaptif di Indonesia.

Lanjut baca artikel

Rekomendasi Terbaik

Mulai Berlangganan
Premium Infobank Digital

  • Akses ke Semua Artikel dari Semua Edisi Majalah Infobank

  • Baca Artikel & Majalah Tanpa Iklan

  • Kemudahan Akses di Berbagai Perangkat Web & Mobile

MULAI LANGGANAN

Beli majalah
Infobank Edisi Desember 2025

Rp 65.000

BELI