Pertarungan antara empat BPD kakap bukan hanya soal menjadi yang terbesar, tapi juga kemampuan menjalankan operasional yang efisien dan mengoptimalkan capaian laba. Ekspansi bisnis harus dilakukan secara prudent di tengah tren penurunan kualitas aset.
Sumber: Istimewa
PERSAINGAN antara bank pembangunan daerah (BPD) kakap dalam memacu kinerja keuangan makin seru. Di tengah dinamika ekonomi yang jauh dari kondisi stabil, strategi ekspansi kredit dan penghimpunan dana masyarakat diuji.
Di saat bersamaan, upaya menjaga pertumbuhan laba makin challenging. Tekanan biaya dana dan risiko penurunan kualitas aset pun jadi tantangan. Maka, pertarungan “the big four” BPD bukan hanya soal menjadi yang terbesar, tapi juga bank mana yang paling efisien dan mampu mengonversi aset menjadi laba dengan optimal.