Di era digital, kantor cabang bank tak lagi sekadar tempat bertransaksi, melainkan pusat pengalaman dan konsultasi yang memadukan teknologi dengan sentuhan manusia. Karena itu, transformasi cabang harus diiringi peningkatan kemampuan staf agar mampu memberikan layanan yang lebih personal, solutif, dan bernilai bagi nasabah.
Infobank
DALAM satu dekade terakhir, industri perbankan mengalami akselerasi transformasi digital yang masif. Bank dengan gencar mengembangkan layanan digital guna menjawab kebutuhan dan ekspektasi nasabah terhadap akses layanan keuangan yang praktis, cepat, dan mudah.
Tetapi, bukan berarti pentingnya kantor cabang menjadi berkurang akibat transformasi digital tersebut. Sebaliknya, ketika nasabah tidak lagi perlu datang untuk transaksi rutin, maka setiap kunjungan ke cabang menjadi momen yang jauh lebih penting.