Infobank
DI tengah risiko industri asuransi yang makin kompleks, kemampuan membaca data saja tidak cukup bagi seorang pemimpin. Seorang pemimpin juga dituntut memahami manusia, konteks, dan kebutuhan yang terus berubah. Hal itu diyakini Alexander Mahendrawan, SVP Product, Marketing, and Corporate Planning Tokio Marine Life Insurance Indonesia (Tokio Marine Life). Menurutnya, keputusan yang baik harus lahir dari keseimbangan antara analisis dan empati kepada seluruh stakeholder, mulai dari internal perusahaan hingga nasabah.
“Ya stakeholder itu ‘kan macam-macam ya. Saya sendiri, bos saya, teman kerja, dan yang pasti nasabah sebagai keputusan utama kami,” ujar pria yang akrab disapa Alex ini saat ditemui Infobank, Mei lalu.