Belum ada produk di keranjang belanja kamu

Peluang Datang dengan Memantaskan Diri

Oleh SW
Infobank

Infobank

BAGI Edi Yoga Prasetyo, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Asuransi Tugu Pratama Indonesia (Tugu Insurance), jabatan tinggi bukan sesuatu yang perlu dikejar dengan ambisi berlebihan. Pria yang akrab disapa Yoga ini percaya, peluang besar akan datang saat seseorang terus memantaskan diri.

“Misalkan atasan kita melihat orang yang memantaskan diri dengan orang yang ambisius. Itu pasti akan terlihat kita sebagai atasan, mana yang ambisius, mana yang pantas,” ujarnya kepada Infobank, bulan lalu.

Sebelum dipercaya menangani bidang kepatuhan dan manajemen risiko, Yoga lebih banyak berkecimpung di sektor komersial. Hal itu membuatnya sempat merasa minim wawasan di bidang governance, risk, and compliance (GRC). Tapi, keterbatasan itu justru menjadi pemantik baginya untuk terus belajar dan keluar dari zona nyaman.

Sejak dipercaya menjadi Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Tugu Insurance pada 2023, Yoga memilih menjalani proses adaptasi dengan rendah hati. Ia tak segan belajar dari tim internal yang lebih memahami pekerjaan teknis sehari-hari. “Saya banyak belajar dari mereka, terutama untuk hal yang baru buat saya,” tegasnya. Yoga juga memperdalam ilmu lewat Program Mini Magister Hukum Pertamina 2024 di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Sikap humanis Yoga dibentuk kuat oleh lingkungan keluarga. Di antaranya, sang ibunda yang menanamkan nilai empati dan ketulusan sejak kecil melalui prinsip give and forget, yakni memberi tanpa berharap balasan langsung. “Karena, nanti take-nya bisa jadi bukan dari situ. Take-nya bisa dari tempat lain. Mungkin Allah punya jalan sendiri memberikan ke kita,” tuturnya.

Selain dari sang ibu, Yoga mengaku banyak belajar soal disiplin dari istrinya yang selalu mengingatkan pentingnya tepat waktu dan menjaga komitmen pekerjaan. Dua sosok terdekat itu menjadi penyeimbang dalam perjalanan kariernya sebagai pemimpin di industri asuransi.

Di balik posisi strategis yang kini ditempatinya, Yoga menunjukkan bahwa integritas, empati, dan kemauan belajar tetap menjadi fondasi utama dalam membangun leadership yang kuat. Baginya, karier bukan sekadar soal naik jabatan, melainkan tentang proses menjadi pribadi yang makin layak dipercaya.

“Misalkan atasan kita melihat orang yang memantaskan diri dengan orang yang ambisius. Itu pasti akan terlihat kita sebagai atasan, mana yang ambisius, mana yang pantas,” ujarnya kepada Infobank, bulan lalu.

Lanjut baca artikel

Rekomendasi Terbaik

Mulai Berlangganan
Premium Infobank Digital

  • Akses ke Semua Artikel dari Semua Edisi Majalah Infobank

  • Baca Artikel & Majalah Tanpa Iklan

  • Kemudahan Akses di Berbagai Perangkat Web & Mobile

MULAI LANGGANAN

Beli majalah
Infobank Edisi Juni 2026

Rp 65.000

BELI