Belum ada produk di keranjang belanja kamu

PERUSAHAAN ASURANSI JIWA BERMODAL SENDIRI RP5 TRILIUN ke ATAS

Kinerja Menguat, Kini “Sangat Bagus”

Di tengah persaingan para pemain kelas kakap industri asuransi jiwa, Panin Dai-ichi Life berhasil mencuri perhatian. Perusahaan ini menjadi yang terbaik di kelompok perusahaan asuransi jiwa bermodal sendiri Rp5 triliun ke atas. Kelompok ini dihuni 12 perusahaan, dan 8 di antaranya berpredikat “sangat bagus”.

Oleh Alfi Salima Puteri
Sumber : Istimewa

Sumber : Istimewa



PANIN Dai-ichi Life meraih predikat “sangat bagus” dalam rating asuransi 2026 versi Infobank dengan total skor 96,90%. Di rating tahun sebelumnya, perusahaan yang dipimpin Fadjar Gunawan sebagai presiden direktur ini hanya berpredikat “bagus”. Lompatan gemilang ini menjadi bukti keberhasilan Panin Dai-ichi Life memperbaiki kualitas bisnis secara menyeluruh di 2025, di tengah tantangan industri asuransi jiwa.

Berdasarkan data rating, Panin Dai-ichi Life tampak menonjol di aspek penilaian permodalan, rasio likuiditas, rasio kecukupan investasi, pertumbuhan pendapatan jasa asuransi, pertumbuhan laba, rasio hasil jasa asuransi terhadap pendapatan jasa asuransi, rasio beban asuransi terhadap pendapatan asuransi, rasio laba setelah pajak terhadap rata-rata modal sendiri, rasio laba sebelum pajak terhadap rata-rata aset, dan hasil investasi. Di sejumlah aspek itu, perusahaan asuransi ini membukukan nilai terbaik.

Perbaikan kinerja Panin Dai-ichi Life yang paling mencolok di 2025 terlihat pada pos underwriting. Perusahaan asuransi jiwa ini membukukan pendapatan jasa asuransi sebesar Rp1,16 triliun, tumbuh 24,34% dari Rp933,23 miliar pada 2024. Sementara, beban jasa asuransi berhasil ditekan 6,51% menjadi Rp1,04 triliun. Kombinasi kenaikan pendapatan dan penurunan beban ini mendorong hasil jasa asuransi berbalik dari posisi rugi Rp115,84 miliar pada 2024 menjadi positif Rp119,42 miliar.

Kontributor penting lainnya adalah portofolio investasi. Hasil investasi Panin Dai-ichi Life melonjak 108,98% menjadi Rp600,93 miliar, hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan signifikan itu menunjukkan strategi pengelolaan investasi Panin Dai-ichi Life yang kian optimal di tengah dinamika pasar keuangan. Membaiknya bisnis inti dan meningkatnya hasil investasi kemudian mendorong laba bersihnya melonjak 163,09% menjadi Rp384,58 miliar dari Rp146,18 miliar di 2024.

Dari sisi neraca, Panin Dai-ichi Life juga berhasil memperkuat fundamental keuangannya. Total aset tumbuh 14,01% menjadi Rp10,08 triliun, didukung peningkatan nilai investasi sebesar 21,41% menjadi Rp7,06 triliun. Artinya, lebih dari 70% aset perusahaan ditopang oleh portofolio investasi yang dikelola secara produktif. Kenaikan aset itu juga memperkuat kapasitas Panin Dai-ichi Life dalam memenuhi kewajiban jangka panjang kepada para pemegang polis sekaligus menjadi fondasi bagi pertumbuhan bisnis di masa mendatang.

Kekuatan permodalan Panin Dai-ichi Life juga berada di level yang sangat memadai. Hingga akhir 2025, perusahaan ini mencatatkan risk based capital (RBC) sebesar 1.032% atau lebih dari delapan kali lipat di atas ketentuan minimum regulator yang sebesar 120%. Tingkat solvabilitas itu menjadi salah satu yang tertinggi di industri asuransi jiwa dan mencerminkan kemampuan Panin Dai-ichi Life dalam menyerap berbagai potensi risiko sekaligus menjaga keamanan dana nasabah. Rasio likuiditas yang mencapai 169% dan rasio kecukupan investasi sebesar 332% kian mempertegas kuatnya struktur keuangan perusahaan.

ASURANSI Jiwa Sequis Life (Sequis Life) membukukan kinerja solid di 2025. Total pendapatan jasa asuransi meningkat 11,02% menjadi Rp1,73 triliun, sejalan dengan kenaikan total beban jasa asuransi 3,13% menjadi Rp1,51 triliun. Kondisi itu mendorong hasil jasa asuransi melonjak 132,89% menjadi Rp220,73 miliar, mencerminkan peningkatan kualitas underwriting.

Kontribusi hasil investasi menjadi salah satu penopang utama kinerja Sequis Life. Hasil pendapatan investasi perusaha an yang dipimpin Ted Margono sebagai presiden direktur dan CEO ini melonjak 467,50% menjadi Rp5,39 triliun sehingga laba bersihnya memelesat 1.578,55% menjadi Rp4,11 triliun.

Total aset Sequis Life tahun lalu tumbuh 21,10% men ja di Rp22,44 triliun, didukung kenaikan investasi sebesar 29,26% menjadi Rp19,66 triliun. Struktur permodalan juga sangat kuat dengan RBC 626%, jauh di atas ketentuan minimum regulator. Berkat kinerja menawan, Sequis Life meraih predikat “sangat bagus” dengan total skor 96,57%, lebih baik daripada capaian sebelumnya. ASP

ASURANSI Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) mempertahankan predikat “sangat bagus” dengan total skor 96,17%. Di bawah kepemimpinan Lauren Sulistiawati sebagai presiden direktur, perusahaan ini mencatatkan salah satu capaian penting di 2025 dengan membalikkan hasil jasa asuransi dari rugi menjadi positif. Total pendapatan jasa asuransi Manulife tercatat meningkat 7,82% menjadi Rp3,98 triliun, sementara total beban jasa asuransi berhasil ditekan 3,80% menjadi Rp3,68 triliun. Perbaikan ini mendorong hasil jasa asuransi berbalik dari rugi Rp134,32 miliar pada 2024 menjadi positif Rp299,77 miliar pada 2025. Kontribusi hasil investasi yang naik 59,49% menjadi Rp4,99 triliun makin memperkuat kinerja Manulife Indonesia. Laba bersihnya pun melonjak 161,46% menjadi Rp1,28 triliun. Di lain sisi, total aset meningkat 8,34% menjadi Rp66,17 triliun dengan nilai investasi mencapai Rp43,33 triliun atau tumbuh 15,21%. Struktur permodalannya pun sangat kuat, tecermin dari RBC sebesar 650%, jauh di atas batas minimum regulator. ASP

DINAKHODAI Harsya Wardhana Prasetyo sebagai presiden direktur, AIA Financial (AIA Indonesia) membukukan kinerja menawan di 2025. Pertumbuhan bisnis inti yang diiringi lonjakan hasil investasi menjadi penopang utama kinerja biru perusahaan ini.

Tahun lalu, pendapatan jasa asuransi AIA Indonesia meningkat 13,57% menjadi Rp4,32 triliun dari Rp3,80 triliun di 2024. Seiring dengan meningkatnya aktivitas bisnis, total beban jasa asuransi turut naik 9,91% menjadi Rp3,49 triliun sehingga hasil jasa asuransi tumbuh 32,10% menjadi Rp827,97 miliar. Kontribusi terbesar berasal dari hasil investasi yang melonjak 228,46% menjadi Rp3,59 triliun.

Meski laba setelah pajak AIA Indonesia turun 25,72% menjadi Rp844,31 miliar, total laba komprehensifnya jus tru meningkat 4,85% menjadi Rp1,13 triliun. Sementara, to tal aset tumbuh 7,29% menjadi Rp42,42 triliun dengan ni lai investasi meningkat 7,81% menjadi Rp35,77 triliun. ASP

DI rating tahun ini, Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life Indonesia) berhasil meraih predikat “sangat bagus” dengan total skor 92,67%. Predikat itu diberikan karena kinerja perusahaan ini mengesankan di 2025.

Kinerja investasi menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan Allianz Life Indonesia di tahun lalu. Hasil investasinya tercatat Rp1,98 triliun, melonjak 260,95% secara tahunan. Sementara, nilai investasi mengembang 30,03% menjadi Rp11,05 triliun, menandakan pengelolaan portofolio yang makin optimal di tengah dinamika pasar keuangan.

Pertumbuhan itu seiring dengan peningkatan bisnis inti. Pendapatan jasa asuransi Allianz Life Indonesia naik 18,19% menjadi Rp10,11 triliun, sedangkan total beban jasa asuransi meningkat 29,03% menjadi Rp9,37 triliun. Per usahaan ini tetap mampu membukukan hasil jasa asuransi sebesar Rp737,56 miliar, dengan total aset meningkat 4,05% menjadi Rp36,42 triliun dan RBC 260%. ASP

 

 

Berdasarkan data rating, Panin Dai-ichi Life tampak menonjol di aspek penilaian permodalan, rasio likuiditas, rasio kecukupan investasi, pertumbuhan pendapatan jasa asuransi, pertumbuhan laba, rasio hasil jasa asuransi terhadap pendapatan jasa asuransi, rasio beban asuransi terhadap pendapatan asuransi, rasio laba setelah pajak terhadap rata-rata modal sendiri, rasio laba sebelum pajak terhadap rata-rata aset, dan hasil investasi. Di sejumlah aspek itu, perusahaan asuransi ini membukukan nilai terbaik.

Lanjut baca artikel

Rekomendasi Terbaik

Mulai Berlangganan
Premium Infobank Digital

  • Akses ke Semua Artikel dari Semua Edisi Majalah Infobank

  • Baca Artikel & Majalah Tanpa Iklan

  • Kemudahan Akses di Berbagai Perangkat Web & Mobile

MULAI LANGGANAN

Beli majalah
Infobank Edisi Agustus 2026

Rp 65.000

BELI