Belum ada produk di keranjang belanja kamu

Menguji Kepastian KPR Syariah

Di tengah fluktuasi suku bunga, KPR syariah makin dilirik berkat skema angsuran tetap. Tapi, besarnya porsi pembiayaan konsumsi menyisakan pekerjaan rumah bagi industri perbankan syariah.

Oleh Ayu Utami Saraswati
Sumber : Istimewa

Sumber : Istimewa

PEMBIAYAAN konsumsi masih menjadi motor pertumbuhan bisnis bagi industri perbankan syariah. Segmen ini ditopang oleh berbagai produk, mulai dari pembiayaan rumah atau kredit pemilikan rumah (KPR) syariah, pembiayaan kendaraan bermotor, pembiayaan emas, hingga pembiayaan multiguna. 

Per April 2026, Biro Riset Infobank (birI) mencatat total penyaluran pembiayaan bank umum syariah (BUS) dan unit usaha syariah (UUS) mencapai Rp702,78 triliun atau tumbuh 10,84% secara tahunan. Segmen pembiayaan konsumsi mendominasi dengan pangsa 55,03% atau senilai Rp386,76 triliun. Dari jumlah itu, pembiayaan konsumsi BUS mencapai Rp308,47 triliun atau menguasai pangsa 43,89%, sedangkan UUS sebesar Rp78,29 triliun dengan pangsa 11,14%.

Lanjut baca artikel

Rekomendasi Terbaik

Mulai Berlangganan
Premium Infobank Digital

  • Akses ke Semua Artikel dari Semua Edisi Majalah Infobank

  • Baca Artikel & Majalah Tanpa Iklan

  • Kemudahan Akses di Berbagai Perangkat Web & Mobile

MULAI LANGGANAN

Beli majalah
Infobank Edisi Agustus 2026

Rp 65.000

BELI