Sumber : Istimewa
RENCANA pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) patut diapresiasi karena menun jukkan keseriusan pemerin tah menjadikan Indonesia sebagai tujuan investasi global. Berbagai insentif pajak yang ditawarkan me mang bisa menarik minat investor, tapi jangan sampai kebijakan ini hanya menjadi “hadiah” tanpa menghasilkan dampak nyata bagi perekonomian nasional. Insentif seharusnya diberikan dengan ukuran yang jelas, yaitu mampu mencip ta kan investasi baru, membuka lapangan kerja, memperkuat sector keuangan, serta mendorong trans fer teknologi dan keahlian.
Yang paling penting, PFII harus memberi manfaat langsung bagi Indonesia. Pemerintah perlu memastikan se tiap fasilitas yang diberikan benar-benar menghasil kan nilai tambah bagi industri dalam negeri, mem per luas akses pembiayaan, dan memperkuat daya saing ekonomi nasional. Kalau fondasi itu dibangun dengan baik, PFII bukan sekadar pusat keuangan berkelas dunia, tapi juga bisa men ja di mesin pertumbuhan ekonomi yang berke lanjutan bagi Indonesia.