Bagi Frandy Priya Purwanto, pagi bukan sekadar awal hari, melainkan waktu untuk menyusun arah. Di setiap langkah lari yang ia tempuh, terdapat ruang untuk berpikir, mengevaluasi, dan mengambil jarak dari hiruk-pikuk operasional bank. Dari lintasan itulah, banyak keputusan penting justru lahir dengan pikiran yang lebih jernih.
Sumber : Istimewa
Di mata Dodi, sapaan akrabnya, lari selalu mengandung filosofi yang relevan dengan dunia yang digelutinya. Dalam sebuah maraton, kemenangan tidak ditentukan oleh siapa yang berlari paling cepat pada awal lintasan, melainkan oleh siapa yang mampu menjaga konsistensi hingga garis akhir. Pandangan itu pula yang ia terapkan dalam memimpin Bank Tata Asia.