Belum ada produk di keranjang belanja kamu

Perusahaan Asuransi Umum Syariah

Dari empat reasuransi syariah yang dirating, hanya unit syariah Nusantara Re yang meraih predikat “sangat bagus”. Pertumbuhan bisnis dan profitabilitas menjadi penopang kinerja unit syariah ini di 2025.

Oleh Alfi Salima Puteri

DALAM rating Infobank ini terdapat satu perusahaan pada kategori reasuransi syariah dan tiga unit syariah perusahaan reasuransi yang masuk dalam pemeringkatan. Dari keempat institusi itu, hanya dua yang dapat dinilai. Hasilnya, predikat “sangat bagus” hanya diraih oleh unit syariah Reasuransi Nusantara Makmur (Nusantara Re) dengan total skor 86,87%.

Predikat itu sejalan dengan perkembangan kinerja unit syariah dari perusahaan yang dipimpin Eka Priadi Wongso sebagai presiden direktur ini di sepanjang 2025. Unit syariah Nusantara Re mencatat pendapatan usaha sebesar Rp46,73 miliar, meningkat 83,93% dibandingkan dengan 2024 yang sebesar Rp25,41 miliar. Pertumbuhan ini menunjukkan ekspansi bisnis yang cukup kuat sekaligus menjadi salah satu penopang utama kinerja unit syariah Nusantara Re sepanjang tahun.

Penguatan juga terlihat dari sisi underwriting. Surplus underwriting tercatat Rp18,12 miliar pada 2025, naik 44,97% dari Rp12,50 miliar pada tahun sebelumnya.

Pertumbuhan surplus underwriting yang tetap tinggi menunjukkan kemampuan unit syariah Nusantara Re dalam menciptakan hasil positif dari kegiatan inti reasuransi syariah.

Kinerja yang membaik turut mendorong pe ningkatan laba usaha. Pada 2025, laba usaha unit syariah Nusantara Re mencapai Rp9,76 miliar dari sebelumnya Rp8,35 miliar pada 2024. Dengan demikian, pertumbuhan bisnis yang tecermin dari kenaikan pendapatan usaha juga diikuti dengan penguatan hasil operasional.

Dari sisi neraca, unit syariah Nusantara Re memperlihatkan fondasi yang makin kokoh. Total aset pada akhir 2025 mencapai Rp230,69 miliar, tumbuh 36,49% dari Rp169,03 miliar pada 2024. Modal sendiri juga bergerak positif. Pada 2025, total modal sendiri tercatat Rp105,51 miliar, meningkat dari Rp98,11 miliar pada tahun sebelumnya.

Sejumlah indikator lainnya makin memperlihatkan kondisi yang solid. Tingkat solvabilitas dana perusahaan tercatat 5.584,10%, jauh di atas batas minimum yang dipersyaratkan. Sementara, tingkat solvabilitas dana tabarru mencapai 824,60%. Rasio likuiditas gabungan berada di level 596,78%, menunjukkan kemampuan unit syariah Nusantara Re dalam memenuhi kewajibannya tetap terjaga.

Di lain sisi, kinerja investasi ikut memberikan kontribusi. Hasil investasi pada 2025 tercatat Rp4,94 miliar, meningkat dari sebelumnya Rp2,13 miliar pada 2024. Hasil rating tahun ini pun menjadi cerminan dari kemampuan unit syariah Nusantara Re menjaga momentum pertumbuhan sekaligus memperkuat fondasi bisnis reasuransi syariahnya.

Predikat itu sejalan dengan perkembangan kinerja unit syariah dari perusahaan yang dipimpin Eka Priadi Wongso sebagai presiden direktur ini di sepanjang 2025. Unit syariah Nusantara Re mencatat pendapatan usaha sebesar Rp46,73 miliar, meningkat 83,93% dibandingkan dengan 2024 yang sebesar Rp25,41 miliar. Pertumbuhan ini menunjukkan ekspansi bisnis yang cukup kuat sekaligus menjadi salah satu penopang utama kinerja unit syariah Nusantara Re sepanjang tahun.

Lanjut baca artikel

Rekomendasi Terbaik

Mulai Berlangganan
Premium Infobank Digital

  • Akses ke Semua Artikel dari Semua Edisi Majalah Infobank

  • Baca Artikel & Majalah Tanpa Iklan

  • Kemudahan Akses di Berbagai Perangkat Web & Mobile

MULAI LANGGANAN

Beli majalah
Infobank Edisi September 2026

Rp 65.000

BELI