Sebanyak enam unit syariah menghuni kelompok unit syariah asuransi umum dengan modal sendiri di bawah Rp100 miliar. Tapi, hanya unit syariah BRI Insurance yang berhasil meraih predikat “sangat bagus”.
Sumber : Istimewa
Satu-Satunya “Sangat Bagus”
1. BRI Insurance
RAPOR keuangan unit syariah BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance) membiru di 2025. Mesin bisnis unit syariah ini menderu dengan baik sehingga tetap mampu mencatatkan pertumbuhan kinerja yang menawan.
Pada 2025, unit syariah dari perusahaan asuransi umum dengan direktur utama R. Budi Legowo ini berhasil mencatat pertumbuhan positif di berbagai aspek. Diawali dengan peningkatan modal sendiri sebesar 20,84% secara tahunan (yoy), dari Rp61,10 miliar menjadi Rp73,84 miliar. Total aset mengalami peningkatan 17,59% ke angka Rp331,89 miliar.
Di pos lainnya, kontribusi bruto tumbuh 6,41% menjadi Rp118,74 miliar. Strategi investasi unit syariah ini juga terbilang moncer, terlihat dari perolehan investasi yang mencapai Rp273,88 miliar atau tumbuh 22,45% dibandingkan dengan 2024.
Dari sisi rasio keuangan, unit syariah BRI Insurance mampu mencatat rasio solvabilitas yang apik. Masing masing dari rasio tingkat solvabilitas dana tabarru dan dana tanahud serta rasio tingkat solvabilitas dana perusahaan berada di posisi 1.588,27% dan juga 2.888,27%. Rasio likuiditas terjaga di angka 278,29%.
Hal itu semua pada akhirnya berimbas pada laba bersih yang meningkat menjadi Rp12,73 miliar. Atau meningkat 9,47% dari Rp11,63 miliar di 2024.
Di rating kali ini, unit syariah BRI Insurance mendapat predikat “sangat bagus” dengan total skor 94,13%. Unit syariah ini mendapat nilai sempurna di sejumlah aspek penilaian, antara lain cadangan teknis ditambah modal sendiri terhadap pendapatan kontribusi neto, laba setelah pajak terhadap rata-rata modal sendiri, perubahan dana, perubahan kontribusi bruto, likuiditas, dan rasio pencapaian solvabilitas. Keberhasilan ini merupakan buah dari implementasi strategi manajemen yang tepat dan akurat di tengah dinamika maupun gejolak industri.