Belum ada produk di keranjang belanja kamu

Urutkan :
Infobank Edisi September 2014
Rp 49.000

Infobank Edisi September 2014

PRESIDEN terpilih Joko Widodo dan wakilnya Jusuf Kalla tak hanya sibuk menyusun nama-nama menteri, tapi juga pengurus di BUMN. Bos-bos di sebagian BUMN siap berganti wajah. Siapa calon Menteri BUMN ke depan? Masihkah bandar besar berperan di balik penunjukan petinggi di BUMN seperti Pertamina? BUMN harus dibebaskan dari politisasi dan birokratisasi!

Infobank Edisi Agustus 2014
Rp 49.000

Infobank Edisi Agustus 2014

PERTUMBUHAN pembiayaan industri multifi nance terus melambat tiga tahun terakhir. Bahkan, ada 38 perusahaan yang pembiayaannya tumbuh minus. Akibat tak kuat menahan beban, 56 perusahaan labanya anjlok. Musim pancaroba ekonomi kini menggiring industri multifi nance ke jalur lambat. Seperti apa kinerja perusahaan multifi nance menurut “Rating 169 Multifinance Versi Infobank 2014”? Bagaimana prospek pembiayaan hingga akhir tahun ini?

Infobank Edisi Desember 2014
Rp 49.000

Infobank Edisi Desember 2014

REGULATOR terus mendorong bankbank mengucurkan kredit ke sektor UMKM. Lalu, apa yang menyebabkan kredit UMKM melemah setahun terakhir dan merontokkan laba banyak bank yang bermain di segmen mikro? Pasar usaha kecil dan menengah sudah menjadi zona panas. Pasar mikro masih besar. Tapi, setelah kenaikan harga BBM bersubsidi, berhati-hatilah terhadap jebakan maut kredit macet di segmen mikro.

Infobank Edisi Oktober 2014
Rp 49.000

Infobank Edisi Oktober 2014

MARGIN bank tak setebal dulu. Bagi industri perbankan, 2015 belum tentu lebih mudah daripada 2014. Masih ada ketidakpastian global dan ancaman infl asi akibat kenaikan harga BBM bersubsidi. Setelah pertumbuhan kredit 2014 tak sederas tahun-tahun sebelumnya, bagaimana peluang kredit 2015? Bagaimana peluang dan tantangan industri keuangan nonbank tahun depan?

Infobank Edisi Juni 2014
Rp 49.000

Infobank Edisi Juni 2014

PADA 2014 bank kedodoran menanggung biaya dana dan operasional sehingga harus berpikir keras agar tetap mencetak profi t ketika NIM terus menurun. Selain risiko likuiditas, risiko kredit bermasalah patut diantisipasi. Bagaimana hasil rating 120 bank umum? Bagaimana prospek laba perbankan 2014?

Infobank Edisi Mei 2014
Rp 49.000

Infobank Edisi Mei 2014

BANK-BANK berlomba menggenjot mutu pelayanan dan meningkatkan basis bisnisnya untuk menyambut era pasar terbuka ASEAN. Bagaimana peta pelayanan dalam “Bank Service Excellence Monitor 2014”? Mengapa kualitas pelayanan prima bank pelat merah kian mengalahkan bank swasta?

Infobank Edisi April 2014
Rp 49.000

Infobank Edisi April 2014

Dari 3.410 eksekutif yang ada di lembaga keuangan Indonesia, 286 orang di antaranya adalah wanita. Di industri perbankan ada 84 orang yang menjadi anggota dewan direksi dan 34 orang sebagai komisaris. Bank Niaga dan Citibank adalah bank yang paling produktif menghasilkan bankir-bankir wanita hebat. Bagaimana dengan eksekutif wanita di industri keuangan nonbank? Apa ciri wanita sukses sebagai eksekutif di lembaga keuangan?

Infobank Edisi Maret 2014
Rp 49.000

Infobank Edisi Maret 2014

Margin bank tak setebal dulu, tapi laba bank-bank masih ciamik. Laba bank-bank pelat merah makin gendut, tapi sebagian laba bank swasta tertekan biaya dana dan operasional, bahkan sekitar 20 bank menderita penurunan laba. Bank-bank yang kedodoran menanggung biaya dana kini menghadapi ancaman kredit macet. Bagaimana prospek laba perbankan 2014?

Infobank Edisi Februari 2014
Rp 49.000

Infobank Edisi Februari 2014

Industri keuangan Indonesia memasuki era baru pengawasan dalam satu atap di bawah payung OJK. OJK yang akan dibiayai melalui saweran dari lembaga keuangan harus tetap independen dan akuntabel. BI masih punya taring untuk mengawasi bank. Bank-bank mana saja yang masuk kategori bank berdampak sistemik dan bagaimana langkah OJK melakukan pengawasan?

Infobank Edisi Januari 2014
Rp 49.000

Infobank Edisi Januari 2014

Peta likuiditas kini dipengaruhi perilaku deposan yang mengejar suku bunga tinggi. Dan, bank-bank kian menghadapi ujian berat untuk menjaga loyalitas deposan besar yang cenderung mencari untung. Seperti apa peta loyalitas nasabah menurut “Indonesian Bank Loyalty Index (IBLI) 2014”?