Muhammad Iqbal Direktur Keuangan Orion Reasuransi Indonesia
MUHAMMAD Iqbal, Direktur Keuangan Orion Reasuransi Indonesia, berhasil memiliki karier cemerlang di usia yang masih terbilang cukup muda. Ia menduduki kursi direktur saat usianya baru menginjak 30 tahun. Capaian yang luar biasa itu tentu tak lepas dari perjuangan dan kerja kerasnya.
Iqbal awalnya bercita-cita menjadi dokter. Namun, biaya pendidikan kedokteran yang tinggi memaksanya untuk memilih jalur lain, yakni kuliah di jurusan akuntansi. Sambil kuliah, Iqbal bekerja di Asuransi Jiwa Tugu Mandiri (kini Pertalife Insurance) demi membantu perekonomian keluarga.
“Saya berasal dari keluarga sederhana. Saya punya dua adik perempuan. Jika semua biaya hanya untuk saya, mereka tidak bisa kuliah,” ujar pria kelahiran 1982 ini kepada Infobank, beberapa waktu lalu.
Bekerja di industri asuransi memberinya banyak pengalaman. Di industri asuransi pula, Iqbal mendapatkan beasiswa kuliah, bertemu pasangan hidup, hingga biaya persalinan anak-anaknya yang dibantu asuransi.
Ayah empat anak yang hobi traveling ini juga menekankan pentingnya “memanusiakan manusia”. “Tak ada alasan untuk mencaci atau menyalahkan orang di depan banyak orang. Jika ada bawahan yang tidak memanusiakan orang lain, lebih baik pindah saja daripada jadi toxic,” tegas pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua AAUI Bidang Kerja Sama Antar Anggota & Lembaga dan Hubungan Internasional ini.
Iqbal tercatat sebagai peraih penghargaan Top 200 Future Leaders 2024 dari Infobank. Capaiannya itu adalah bukti bahwa ketekunan dan sikap saling menghargai bisa membawa kesuksesan. Dan, bagi Iqbal, keberhasilannya hari ini juga tak lepas dari peran pimpinan yang dulu memberikan kepercayaan kepadanya.
Iqbal awalnya bercita-cita menjadi dokter. Namun, biaya pendidikan kedokteran yang tinggi memaksanya untuk memilih jalur lain, yakni kuliah di jurusan akuntansi. Sambil kuliah, Iqbal bekerja di Asuransi Jiwa Tugu Mandiri (kini Pertalife Insurance) demi membantu perekonomian keluarga.