Belum ada produk di keranjang belanja kamu

Inovasi, Loyalitas Nasabah, dan Sinergi untuk Tumbuh Berkelanjutan

Oleh Infobank

Kinerja BCA stabil dan terus bertumbuh. Apa kunci keberhasilan BCA selama ini?

Kami tentunya sangat bersyukur dan menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh insan BCA atas kerja keras yang telah diberikan sehingga BCA dapat terus membukukan kinerja yang positif dan berkelanjutan. Keberhasilan ini juga bisa terjadi berkat loyalitas nasabah yang masih memercayakan kebutuhan akan produk dan layanan perbankan mereka kepada BCA hingga hari ini.

Tak hanya itu, sinergi pemerintah, regulator, dan otoritas perbankan juga merupakan faktor kunci di balik keberhasilan BCA. Dalam menjalankan bisnis, kami senantiasa sejalan dan mengikuti regulasi serta kebijakan pemerintah, regulator, maupun otoritas perbankan, sambil turut berperan dalam meningkatkan aksesibilitas dan ketersediaan layanan perbankan bagi masyarakat Indonesia. Selain itu, kami secara aktif mendukung program-program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR), seperti Bakti BCA, yang memberikan dampak positif bagi lingkungan dan komunitas sekitar, menciptakan hubungan baik yang turut berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan bisnis kami di Indonesia.

Ke depan, kami optimistis untuk melanjutkan pertumbuhan kinerja. Sebagai informasi, laba bersih BCA dan entitas anak tumbuh 12,8% year on year (yoy) menjadi Rp41,1 triliun pada sembilan bulan pertama 2024, ditopang ekspansi pembiayaan berkualitas serta peningkatan volume transaksi dan pendanaan. BCA juga berhasil membukukan peningkatan total kredit sebesar 14,5% secara tahunan menjadi Rp877 triliun per September 2024. Hal ini berhasil tercapai berkat dukungan berbagai lini bisnis BCA. Di sisi penyaluran kredit, BCA tetap optimistis dengan senantiasa mempertimbangkan prinsip kehati-hatian sesuai dengan dinamika makro-ekonomi.

Kinerja BCA yang konsisten positif dan solid tentu tak lepas dari dukungan nasabah. Seperti apa BCA melihat nasabah?

Kepercayaan nasabah adalah kunci utama atas keberhasilan BCA menjadi perusahaan swasta dengan valuasi terbesar di Indonesia. Kami senantiasa mengutamakan kepentingan nasabah di setiap langkah yang kami ambil. Mulai dari perancangan hingga pengembangan produk dan layanan berkualitas, fokus utama kami adalah memberikan pengalaman yang aman dan nyaman bagi nasabah dalam mengakses layanan keuangan milik BCA.

Tak hanya itu, BCA juga senantiasa berinovasi untuk menghadirkan solusi perbankan yang relevan dan inovatif sesuai dengan kebutuhan nasabah. Fleksibilitas dalam menyesuaikan diri dengan perubahan ekonomi dan kebijakan bisnis memperkuat posisi kami sebagai pelaku perbankan yang adaptif dan tanggap terhadap dinamika industri perbankan terkini.

Ditopang likuiditas yang memadai serta prospek perekonomian Indonesia yang positif, kami optimistis untuk menjaga pertumbuhan kinerja di 2024. BCA juga akan senantiasa mendukung pertumbuhan ekonomi melalui penyaluran kredit ke berbagai sektor, dengan tetap mengedepankan prinsip kehatihatian.

Sejalan dengan slogan ‘Senantiasa di Sisi Anda’, BCA berkomitmen untuk selalu memproyeksikan kebutuhan nasabah di masa depan. Hal ini menjadi kunci penting bagi perseroan untuk senantiasa berinovasi dan memberikan pelayanan berkualitas bagi kebutuhan nasabah yang beragam. BCA secara berkesinambungan melakukan investasi untuk memperkuat ekosistem hybrid banking dan memberikan pelayanan berkualitas bagi nasabah yang beragam.

Untuk menunjang seluruh kebutuhan layanan keuangan nasabah saat ini, BCA telah memiliki 1.259 kantor cabang dan 19.163 ATM yang tersebar di penjuru Indonesia. Tak hanya itu, BCA juga memiliki berbagai produk layanan digital untuk mempermudah nasabah melakukan transaksi, seperti BCA Mobile, myBCA, KlikBCA, dan berbagai platform lainnya.

(Frekuensi) transaksi mobile banking dan internet banking BCA dalam sembilan bulan pertama 2024 mencapai 23 miliar, naik 24% yoy. Sementara itu, pengguna aplikasi terintegrasi masa depan myBCA tumbuh 8 kali dalam 2 tahun terakhir. Pertumbuhan pesat itu turut menopang jumlah pengguna layanan internet dan mobile banking BCA sebanyak lebih dari 31 juta.

Beberapa waktu terakhir, situasi ekonomi sedang menantang, terkait dengan konflik geopolitik di Barat dan Timur Tengah yang berkepanjangan, juga perlambatan ekonomi di sejumlah negara ekonomi utama. Sementara, di dalam negeri, ada isu pelemahan daya beli masyarakat kelas menengah, fenomena judi online, gelombang PHK di sejumlah industri padat karya, dan lain-lain. Berangkat dari hal-hal itu, seperti apa Anda melihat peluang dan tantangan bagi bisnis bank, khususnya BCA, di 2025?

Pada prinsipnya, kami senantiasa mencermati kondisi makro-ekonomi domestik maupun global, termasuk pergerakan nilai tukar rupiah, tingkat inflasi, hingga suku bunga acuan. Kami optimistis 2025 akan menawarkan berbagai peluang baru bagi industri perbankan, mengingat prospek ekonomi Indonesia yang masih akan tetap positif pada tahun depan di tengah ketidakpastian global.

Pertumbuhan ekonomi domestik diperkirakan akan terjaga di sekitar 5% dengan tingkat inflasi moderat seiring dengan berkurangnya tren pengetatan moneter global, apalagi setelah The Fed mulai menurunkan suku bunga acuan pada paruh kedua tahun ini hingga tahun depan. Kami juga meyakini Bank Indonesia (BI) akan merespons kebijakan tersebut dengan baik untuk menjaga stabilitas nilai tukar sekaligus memacu kembali pertumbuhan ekonomi nasional. Hal ini menjadi peluang penting bagi bisnis perbankan di Indonesia, termasuk BCA.

Kami juga menyadari bahwa tantangan tetap ada, baik dari domestik maupun global. Meski demikian, fundamental ekonomi Indonesia masih memberikan sinyal pertumbuhan yang baik. Hal ini tidak terlepas dari peran aktif pemerintah dan regulator dalam menjaga stabilitas sistem keuangan serta memberikan stimulus bagi pertumbuhan ekonomi. Dengan sinergi yang kuat antara berbagai pemangku kepentingan, kami berharap, sektor perbankan, termasuk BCA, dapat terus mencatatkan pertumbuhan positif dan memberikan kontribusi optimal bagi perekonomian nasional di tahun mendatang.

Indonesia juga sudah dipimpin presiden dan pemerintahan baru. Menurut Anda, apa saja peluang yang akan muncul, dan bagaimana BCA menangkap peluang-peluang itu?

Terkait dengan pergantian pemerintahan di Indonesia, kami berharap, pemerintahan baru akan memberikan sentimen yang positif bagi peningkatan investasi ke pasar domestik. Kami juga berharap, pemerintahan baru dapat melanjutkan program yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional ke depannya.

Terkait dengan peluang di era pemerintahan baru, pada prinsipnya kami senantiasa akan mencermati berbagai peluang yang ada. BCA juga senantiasa memastikan fungsinya sebagai lembaga intermediasi keuangan dengan menyalurkan kredit secara prudent dan mempertimbangkan prinsip kehatihatian.

Kami berharap, penyaluran kredit ke depannya masih akan mencatatkan pertumbuhan positif. Di 2024, kami menargetkan pertumbuhan total kredit sebesar 9%-10%, meskipun kami bersyukur pencapaian pertumbuhan total kredit kami pada sembilan bulan pertama tahun ini sudah melampaui target tersebut. Ke depan, BCA akan senantiasa mendorong penyaluran kredit di berbagai sektor dengan senantiasa mempertimbangkan prinsip kehati-hatian sesuai dengan dinamika makro-ekonomi domestik maupun global.

Seperti apa target BCA untuk 2025?

Terkait dengan rencana bisnis 2025, kami masih dalam tahap menyusun rencana bisnis bank. Namun, pada prinsipnya, BCA akan terus menjajaki berbagai kesempatan untuk melakukan penyaluran kredit di berbagai segmen serta memperkuat platform perbankan transaksi secara berkelanjutan guna memperkokoh pendanaan. Kami optimistis 2025 akan menawarkan berbagai peluang baru bagi industri perbankan, mengingat prospek ekonomi Indonesia yang masih akan tetap positif pada tahun depan di tengah ketidakpastian global.

Kami tentunya sangat bersyukur dan menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh insan BCA atas kerja keras yang telah diberikan sehingga BCA dapat terus membukukan kinerja yang positif dan berkelanjutan. Keberhasilan ini juga bisa terjadi berkat loyalitas nasabah yang masih memercayakan kebutuhan akan produk dan layanan perbankan mereka kepada BCA hingga hari ini.

Lanjut baca artikel

Rekomendasi Terbaik

Mulai Berlangganan
Premium Infobank Digital

  • Akses ke Semua Artikel dari Semua Edisi Majalah Infobank

  • Baca Artikel & Majalah Tanpa Iklan

  • Kemudahan Akses di Berbagai Perangkat Web & Mobile

MULAI LANGGANAN

Beli majalah
Infobank Edisi Januari 2025

Rp 65.000

BELI