Belum ada produk di keranjang belanja kamu

Pentingnya Meningkatkan Literasi Keuangan di Era Digital

Pemahaman akan literasi keuangan tak hanya mendukung individu dalam mengambil keputusan yang lebih bijak terkait pengelolaan keuangan, tapi juga menjadi faktor penting dalam mewujudkan stabilitas finansial jangka panjang.

Oleh Alfi Salima Puteri dan Galih Pratama
Acara Gen Z Melek Keuangan; cerdas finansial

Acara Gen Z Melek Keuangan; cerdas finansial

PERKEMBANGAN teknologi dan digitalisasi telah membuka akses masyarakat terhadap berbagai produk dan jasa keuangan. Namun, kemudahan akses ini belum sepenuhnya diimbangi dengan peningkatan pemahaman masyarakat tentang literasi keuangan. Padahal, literasi keuangan berperan penting dalam membantu individu mengelola keuangan dengan bijak dan membuat keputusan finansial yang lebih cerdas. Pemahaman yang lebih baik mengenai pengelolaan keuangan juga menjadi kunci untuk mencapai kestabilan dan kebebasan finansial di masa depan.

Selain pengelolaan keuangan, pemahaman mengenai investasi juga sangat penting. Investasi menjadi salah satu elemen utama dalam mencapai tujuan keuangan, khususnya bagi mereka yang menginginkan kebebasan finansial.

Menurut Bryan Soetopo, seorang investment specialist dari Sucorinvest Asset Management, investasi adalah langkah yang tepat untuk memastikan uang dapat bekerja bagi pemiliknya, bukan sebaliknya. Ia menjelaskan konsep “siklus keuangan dan kebutuhan”, yang menekankan pentingnya perencanaan keuangan di setiap tahap kehidupan manusia.

“Investasi adalah cara untuk membuat uang bekerja bagi kita, bukan sebaliknya,” ujarnya dalam kegiatan literasi keuangan yang diselenggarakan Infobank Digital di Universitas Udayana, Bali, beberapa waktu lalu.

Bryan menyoroti berbagai manfaat investasi, termasuk untuk memenuhi kebutuhan dana darurat, membeli rumah, atau mempersiapkan biaya pensiun. Salah satu instrumen investasi yang dianggap cocok untuk mahasiswa atau pemula adalah reksa dana.

Menurut Bryan, reksa dana merupakan pilihan yang ideal karena dikelola oleh profesional sehingga dapat membantu mereka yang belum memiliki pengalaman dalam berinvestasi. Selain itu, reksa dana menawarkan diversifikasi otomatis yang mampu mengurangi risiko serta membutuhkan modal awal yang relatif terjangkau. Hal ini memungkinkan mahasiswa untuk mulai berinvestasi, meski dengan dana kecil.

Lebih jauh, Bryan juga menekankan pentingnya memahami profil risiko sebelum memulai investasi. Ia mengelompokkan investor ke dalam tiga kategori utama, yakni konservatif, yang fokus pada keamanan dan investasi jangka pendek; moderat, yang memiliki toleransi terhadap risiko menengah; dan agresif, yang berani mengambil risiko tinggi untuk potensi hasil yang maksimal.

“Investasi tidak bebas risiko, tapi risiko tersebut dapat diminimalkan dengan strategi yang tepat, seperti diversifikasi dan pemahaman mendalam tentang instrumen yang dipilih,” tukasnya.

Pada kesempatan yang sama, Juniar Firdaus Imran, Department Head Product Development Asuransi Tri Pakarta, menjelaskan tentang pentingnya asuransi sebagai alat mitigasi risiko dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, asuransi menawarkan solusi untuk memberikan kepastian biaya, rasa aman, dan efisiensi dalam menghadapi risiko tak terduga.

Juniar juga memaparkan tentang pelbagai jenis asuransi yang relevan bagi masyarakat dan generasi muda. Di antaranya, asuransi kesehatan untuk melindungi diri dari biaya medis yang tidak terduga, asuransi jiwa berjangka untuk memberikan perlindungan finansial bagi keluarga, dan asuransi kendaraan bermotor untuk melindungi dari risiko kerusakan atau kehilangan kendaraan.

“Langkah pertama untuk mendapatkan perlindungan yang tepat adalah memahami kebutuhan dan risiko masing-masing individu. Sementara, asuransi adalah langkah mitigasi risiko yang dapat melindungi stabilitas keuangan,” tegas Juniar.

Edukasi finansial yang kontinu diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan secara lebih baik. Dengan pemahaman yang komprehensif tentang pengelolaan keuangan, termasuk investasi dan asuransi, masyarakat, terutama generasi muda, dapat mengambil langkah konkret untuk mencapai tujuan keuangan mereka, melindungi diri dari risiko, dan menghadapi tantangan finansial di era digital.

Selain pengelolaan keuangan, pemahaman mengenai investasi juga sangat penting. Investasi menjadi salah satu elemen utama dalam mencapai tujuan keuangan, khususnya bagi mereka yang menginginkan kebebasan finansial.

Menurut Bryan Soetopo, seorang investment specialist dari Sucorinvest Asset Management, investasi adalah langkah yang tepat untuk memastikan uang dapat bekerja bagi pemiliknya, bukan sebaliknya. Ia menjelaskan konsep “siklus keuangan dan kebutuhan”, yang menekankan pentingnya perencanaan keuangan di setiap tahap kehidupan manusia.

Lanjut baca artikel

Rekomendasi Terbaik

Mulai Berlangganan
Premium Infobank Digital

  • Akses ke Semua Artikel dari Semua Edisi Majalah Infobank

  • Baca Artikel & Majalah Tanpa Iklan

  • Kemudahan Akses di Berbagai Perangkat Web & Mobile

MULAI LANGGANAN

Beli majalah
Infobank Edisi Januari 2025

Rp 65.000

BELI